Inovasi Pelayanan Perizinan Melalui Website Perizinan Berusaha Cerdas Untuk Krama Bangli (PUCUK BANG) (Studi Kasus; Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Bangli)

This study examines the innovation in licensing services through the "Perizinan Berusaha Cerdas untuk Krama Bangli" (PUCUK BANG) website implemented by the Investment and One-Stop Integrated Services Office (DPMPTSP) of Bangli Regency. This innovation is a response to the challenges of slow bureaucracy and the public's need for fast, efficient, and transparent services. The PUCUK BANG website simplifies the licensing process by providing online access to two main types of licenses, namely advertising permits and research permits, which were previously only accessible manually. This research uses a qualitative approach with a case study method and analyzes this innovation using the innovation success theory from Bugge et al. (2018), focusing on six main indicators: governance and innovation, sources of ideas, innovation culture, capabilities and tools, objectives and barriers, and innovation data collection. The findings indicate that PUCUK BANG has facilitated public access and increased service efficiency. However, there are several challenges, such as technical disruptions in the system, limited supporting facilities, and suboptimal socialization. To enhance the effectiveness and sustainability of this innovation, improvements in technology infrastructure, human resource (HR) training, and the strengthening of public communication strategies are needed to ensure wider public understanding and participation. Abstrak Penelitian ini mengkaji inovasi pelayanan perizinan melalui website Perizinan Berusaha Cerdas untuk Krama Bangli (PUCUK BANG) yang diterapkan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bangli. Inovasi ini merupakan respons terhadap tantangan birokrasi yang lambat serta kebutuhan masyarakat akan layanan yang cepat, efisien, dan transparan. Website PUCUK BANG menyederhanakan proses perizinan dengan memberikan akses daring untuk dua jenis perizinan utama, yaitu izin reklame dan surat izin penelitian, yang sebelumnya hanya dapat diakses secara manual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, serta menganalisis inovasi ini menggunakan teori keberhasilan inovasi dari Bugge dkk. (2018), dengan fokus pada enam indikator utama: tata kelola dan inovasi, sumber ide, budaya inovasi, kemampuan dan alat, tujuan dan hambatan, serta pengumpulan data inovasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PUCUK BANG telah mempermudah akses masyarakat dan meningkatkan efisiensi pelayanan. Namun, terdapat beberapa hambatan, seperti gangguan teknis pada sistem, keterbatasan fasilitas pendukung, dan sosialisasi yang belum maksimal. Untuk meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan inovasi ini, diperlukan perbaikan infrastruktur teknologi, pelatihan sumber daya manusia (SDM), serta peningkatan strategi komunikasi publik untuk memastikan pemahaman dan partisipasi masyarakat yang lebih luas. Kata Kunci: inovasi pelayanan publik, perizinan online, PUCUK BANG, pelayanan digital, DPMPTSP Bangli.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Socio-political Communication and Policy Review
Published
2025-05-17
DOI
https://doi.org/10.61292/shkr.232
Citations
1
Primary Topic
SMEs Development and Digital Marketing
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
5.59
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Inovasi Pelayanan Perizinan Melalui Website Perizinan Berusaha Cerdas Untuk Krama Bangli (PUCUK BANG) (Studi Kasus; Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Bangli)

Komang Adi Sastra Wijaya, ⁠I Putu Dharmanu Yudartha, I Gusti Made Agung Aditya Cahyadi Putra
1 citations
Socio-political Communication and Policy Review
SMEs Development and Digital Marketing
5.59
article

Inovasi Pelayanan Perizinan Melalui Website Perizinan Berusaha Cerdas Untuk Krama Bangli (PUCUK BANG) (Studi Kasus; Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Bangli)

Komang Adi Sastra Wijaya, ⁠I Putu Dharmanu Yudartha, I Gusti Made Agung Aditya Cahyadi Putra
article en
1 citations

Abstract

This study examines the innovation in licensing services through the "Perizinan Berusaha Cerdas untuk Krama Bangli" (PUCUK BANG) website implemented by the Investment and One-Stop Integrated Services Office (DPMPTSP) of Bangli Regency. This innovation is a response to the challenges of slow bureaucracy and the public's need for fast, efficient, and transparent services. The PUCUK BANG website simplifies the licensing process by providing online access to two main types of licenses, namely advertising permits and research permits, which were previously only accessible manually. This research uses a qualitative approach with a case study method and analyzes this innovation using the innovation success theory from Bugge et al. (2018), focusing on six main indicators: governance and innovation, sources of ideas, innovation culture, capabilities and tools, objectives and barriers, and innovation data collection. The findings indicate that PUCUK BANG has facilitated public access and increased service efficiency. However, there are several challenges, such as technical disruptions in the system, limited supporting facilities, and suboptimal socialization. To enhance the effectiveness and sustainability of this innovation, improvements in technology infrastructure, human resource (HR) training, and the strengthening of public communication strategies are needed to ensure wider public understanding and participation. Abstrak Penelitian ini mengkaji inovasi pelayanan perizinan melalui website Perizinan Berusaha Cerdas untuk Krama Bangli (PUCUK BANG) yang diterapkan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bangli. Inovasi ini merupakan respons terhadap tantangan birokrasi yang lambat serta kebutuhan masyarakat akan layanan yang cepat, efisien, dan transparan. Website PUCUK BANG menyederhanakan proses perizinan dengan memberikan akses daring untuk dua jenis perizinan utama, yaitu izin reklame dan surat izin penelitian, yang sebelumnya hanya dapat diakses secara manual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, serta menganalisis inovasi ini menggunakan teori keberhasilan inovasi dari Bugge dkk. (2018), dengan fokus pada enam indikator utama: tata kelola dan inovasi, sumber ide, budaya inovasi, kemampuan dan alat, tujuan dan hambatan, serta pengumpulan data inovasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PUCUK BANG telah mempermudah akses masyarakat dan meningkatkan efisiensi pelayanan. Namun, terdapat beberapa hambatan, seperti gangguan teknis pada sistem, keterbatasan fasilitas pendukung, dan sosialisasi yang belum maksimal. Untuk meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan inovasi ini, diperlukan perbaikan infrastruktur teknologi, pelatihan sumber daya manusia (SDM), serta peningkatan strategi komunikasi publik untuk memastikan pemahaman dan partisipasi masyarakat yang lebih luas. Kata Kunci: inovasi pelayanan publik, perizinan online, PUCUK BANG, pelayanan digital, DPMPTSP Bangli.

Socio-political Communication and Policy Review
Udayana University (ID)
Openalex Percentile: Top 6%
SMEs Development and Digital Marketing
5.59
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.