Stimulating Oral Communication through Drawing and Storytelling Activities at KBTK Al Hikmah Surabaya

Abstract This study was motivated by the post-COVID-19 pandemic phenomenon, which revealed that early childhood children experienced challenges and delays in developing communication skills. Communication skills need to be fostered from an early age. This study aims to describe the use of drawing and storytelling activities as a strategy to stimulate oral communication skills among 5–6-year-old children in Group B of TK Al Hikmah Surabaya. Using a descriptive qualitative approach, the research involved 20 children as subjects over a period of two months. Data were collected through observation, interviews, and documentation. Observations were conducted during the drawing and storytelling activities, focusing on visible behaviors and the storytelling processes carried out by the children. Interviews were conducted with teachers and parents to explore perceived developments in the children's communication skills. The results showed that free drawing and storytelling activities increased the frequency of children's speech, enriched their vocabulary, improved sentence structure, and fostered their confidence in expressing ideas orally. The study concludes that this visual-verbal strategy is highly effective in supporting early childhood communication development and is suitable for integration into character-based Islamic education. Drawing and storytelling activities are strongly recommended as a regular approach in early childhood education. This approach should be integrated into curricula that emphasize character formation and holistic language development. Abstrak Penelitian ini dilatarbelakngi oleh adanya fenomena pasca pandemi covid 19 yang menunjukkan anak usia dini mengalami hambatan dan keterlambatan pada kemampuan komunikasi. Kemampuan komunikasi anak perlu dilatihkan sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kegiatan menggambar dan bercerita sebagai strategi stimulasi kemampuan komunikasi lisan pada anak usia 5-6 tahun di kelompok B TK Al Hikmah Surabaya. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini melibatkan 20 anak sebagai subjek serta dilakukan selama dua bulan dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Observasi dilakukan selama kegiatan menggambar dan bercerita berlangsung. Observasi ini meliputi pengamatan perilaku yang tampak dan proses bercerita yang disampaikan anak. Adapun wawancara berfokus pada menggali perkembangan yang dirasaka oleh guru dan orang tua siswa. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan menggambar dan bercerita secara bebas dapat meningkatkan frekuensi berbicara, memperkaya kosakata, membentuk struktur kalimat yang lebih baik, serta membangun kepercayaan diri anak untuk menyampaikan ide secara lisan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi visual-verbal ini sangat efektif untuk mendukung perkembangan komunikasi anak usia dini dan layak diintegrasikan dalam pembelajaran berbasis nilai karakter Islam. Kegiatan menggambar dan bercerita sangat layak dijadikan pendekatan rutin dalam pembelajaran PAUD. Pendekatan ini direkomendasikan untuk diintegrasikan dalam kurikulum yang menekankan pembentukan karakter dan pengembangan bahasa secara holistik. Kata kunci: Komunikasi Lisan; Menggambar dan Bercerita; Stimulasi Bahasa

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
PAUDIA JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
Published
2025-05-17
DOI
https://doi.org/10.26877/paudia.v14i2.1544
Primary Topic
Digital Storytelling and Education
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Stimulating Oral Communication through Drawing and Storytelling Activities at KBTK Al Hikmah Surabaya

Andi Kristanto, Kartika Rinakit Adhe, Noor Iz Zumara, Ruqoyya Fitri
PAUDIA JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
Digital Storytelling and Education
article

Stimulating Oral Communication through Drawing and Storytelling Activities at KBTK Al Hikmah Surabaya

Andi Kristanto, Kartika Rinakit Adhe, Noor Iz Zumara, Ruqoyya Fitri
article en

Abstract

Abstract This study was motivated by the post-COVID-19 pandemic phenomenon, which revealed that early childhood children experienced challenges and delays in developing communication skills. Communication skills need to be fostered from an early age. This study aims to describe the use of drawing and storytelling activities as a strategy to stimulate oral communication skills among 5–6-year-old children in Group B of TK Al Hikmah Surabaya. Using a descriptive qualitative approach, the research involved 20 children as subjects over a period of two months. Data were collected through observation, interviews, and documentation. Observations were conducted during the drawing and storytelling activities, focusing on visible behaviors and the storytelling processes carried out by the children. Interviews were conducted with teachers and parents to explore perceived developments in the children's communication skills. The results showed that free drawing and storytelling activities increased the frequency of children's speech, enriched their vocabulary, improved sentence structure, and fostered their confidence in expressing ideas orally. The study concludes that this visual-verbal strategy is highly effective in supporting early childhood communication development and is suitable for integration into character-based Islamic education. Drawing and storytelling activities are strongly recommended as a regular approach in early childhood education. This approach should be integrated into curricula that emphasize character formation and holistic language development. Abstrak Penelitian ini dilatarbelakngi oleh adanya fenomena pasca pandemi covid 19 yang menunjukkan anak usia dini mengalami hambatan dan keterlambatan pada kemampuan komunikasi. Kemampuan komunikasi anak perlu dilatihkan sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kegiatan menggambar dan bercerita sebagai strategi stimulasi kemampuan komunikasi lisan pada anak usia 5-6 tahun di kelompok B TK Al Hikmah Surabaya. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini melibatkan 20 anak sebagai subjek serta dilakukan selama dua bulan dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Observasi dilakukan selama kegiatan menggambar dan bercerita berlangsung. Observasi ini meliputi pengamatan perilaku yang tampak dan proses bercerita yang disampaikan anak. Adapun wawancara berfokus pada menggali perkembangan yang dirasaka oleh guru dan orang tua siswa. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan menggambar dan bercerita secara bebas dapat meningkatkan frekuensi berbicara, memperkaya kosakata, membentuk struktur kalimat yang lebih baik, serta membangun kepercayaan diri anak untuk menyampaikan ide secara lisan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi visual-verbal ini sangat efektif untuk mendukung perkembangan komunikasi anak usia dini dan layak diintegrasikan dalam pembelajaran berbasis nilai karakter Islam. Kegiatan menggambar dan bercerita sangat layak dijadikan pendekatan rutin dalam pembelajaran PAUD. Pendekatan ini direkomendasikan untuk diintegrasikan dalam kurikulum yang menekankan pembentukan karakter dan pengembangan bahasa secara holistik. Kata kunci: Komunikasi Lisan; Menggambar dan Bercerita; Stimulasi Bahasa

PAUDIA JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
Universitas Negeri Surabaya (ID)
Openalex Percentile: Top 86%
Digital Storytelling and Education
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.