Critique of the Hadith Matan of Salah al-Din al-Idlibi as a Method of Countering Hoaxes on Social Media

Abstract Social media is a more dominant channel for spreading hoaxes than other channels. Hoaxes or fake news can be dangerous because they can lead the recipient to the wrong understanding. Therefore, the spread of hoaxes needs to be addressed. This can be done by borrowing the methods used by hadith scholars in selecting hadith. One aspect that has come to the attention of hadith scholars is matan criticism. This study is a literature research that elaborates on the method of criticism of hadith matan by ?al?? al-D?n al-Idlib?. The rules of matan criticism expressed by al-Idlib? can be applied to select information on social media by identifying the characteristics of hoaxes. In terms of language, hoaxes can be identified by: provocative titles; excessive punctuation; imperative elements; non-standard language; and sarcasm. In terms of comparison, it can be done by comparing it with news from credible sources. Abstrak Media sosial menjadi saluran penyebaran hoaks yang lebih dominan dibandingkan saluran lain. Hoaks atau berita palsu dapat membahayakan sebab dapat menggiring penerima kepada pemahaman yang keliru. Oleh sebab itu penyebaran hoaks perlu diatasi. Hal ini dapat dilakukan dengan meminjam metode yang digunakan oleh ahli hadis dalam menyeleksi hadis. Salah satu aspek yang menjadi perhatian ulama hadis adalah kritik matan. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan yang mengelaborasi metode kritik matan hadis oleh ?al?? al-D?n al-Idlib?. Kaidah kritik matan yang diungkapkan oleh al-Idlib? dapat diterapkan untuk menyeleksi informasi di media sosial dengan mengidentifikasi ciri-ciri hoaks. Dari segi bahasa, hoaks dapat diketahui dengan: judul yang provokatif; tanda baca yang berlebihan; terdapat unsur imperatif; bahasa tidak baku; dan mengandung sarkasme. Sedangkan dari segi perbandingan, dapat dilakukan dengan membandingkannya dengan berita dari sumber yang kredibel.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
RUSYDIAH Jurnal Pemikiran Islam
Published
2025-03-27
DOI
https://doi.org/10.35961/rsd.v5i2.1764
Primary Topic
Islamic Finance and Communication
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Critique of the Hadith Matan of Salah al-Din al-Idlibi as a Method of Countering Hoaxes on Social Media

Fajar Syarif Mubarok, Fahrur Razi, Muammar Qadafi, Imam Supriyadi
RUSYDIAH Jurnal Pemikiran Islam
Islamic Finance and Communication
article

Critique of the Hadith Matan of Salah al-Din al-Idlibi as a Method of Countering Hoaxes on Social Media

Fajar Syarif Mubarok, Fahrur Razi, Muammar Qadafi, Imam Supriyadi
article en

Abstract

Abstract Social media is a more dominant channel for spreading hoaxes than other channels. Hoaxes or fake news can be dangerous because they can lead the recipient to the wrong understanding. Therefore, the spread of hoaxes needs to be addressed. This can be done by borrowing the methods used by hadith scholars in selecting hadith. One aspect that has come to the attention of hadith scholars is matan criticism. This study is a literature research that elaborates on the method of criticism of hadith matan by ?al?? al-D?n al-Idlib?. The rules of matan criticism expressed by al-Idlib? can be applied to select information on social media by identifying the characteristics of hoaxes. In terms of language, hoaxes can be identified by: provocative titles; excessive punctuation; imperative elements; non-standard language; and sarcasm. In terms of comparison, it can be done by comparing it with news from credible sources. Abstrak Media sosial menjadi saluran penyebaran hoaks yang lebih dominan dibandingkan saluran lain. Hoaks atau berita palsu dapat membahayakan sebab dapat menggiring penerima kepada pemahaman yang keliru. Oleh sebab itu penyebaran hoaks perlu diatasi. Hal ini dapat dilakukan dengan meminjam metode yang digunakan oleh ahli hadis dalam menyeleksi hadis. Salah satu aspek yang menjadi perhatian ulama hadis adalah kritik matan. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan yang mengelaborasi metode kritik matan hadis oleh ?al?? al-D?n al-Idlib?. Kaidah kritik matan yang diungkapkan oleh al-Idlib? dapat diterapkan untuk menyeleksi informasi di media sosial dengan mengidentifikasi ciri-ciri hoaks. Dari segi bahasa, hoaks dapat diketahui dengan: judul yang provokatif; tanda baca yang berlebihan; terdapat unsur imperatif; bahasa tidak baku; dan mengandung sarkasme. Sedangkan dari segi perbandingan, dapat dilakukan dengan membandingkannya dengan berita dari sumber yang kredibel.

RUSYDIAH Jurnal Pemikiran IslamVol. 5(2)
University of Southern Queensland (AU), UIN Sunan Ampel Surabaya (ID), Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (ID), Institut Agama Islam Negeri Bengkulu (ID)
Openalex Percentile: Top 86%
Islamic Finance and Communication
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.