Sosialisasi Model Multikultural Sebagai Peningkatan Sikap Toleransi Beragama bagi Masyarakat di Pantai Zore Barelang

Multiculturalism is a social reality that demands tolerance between religious communities in order to maintain harmony and diversity in society. However, various challenges such as stereotypes, prejudice, and inter-religious conflicts often hinder efforts to create true tolerance. Meanwhile, this paper offers an approach based on multicultural education, inter-group dialogue, and inclusive policies as a strategy to strengthen attitudes of religious tolerance in Pantai Zore. By increasing inter-religious understanding and encouraging equal rights and dignity for every individual, society can build a more inclusive and harmonious environment. This community service activity is carried out through lectures, interactive discussion sessions, and the implementation of holistic strategies to increase awareness of diversity, reduce inter-religious tensions, and strengthen social relations. Thus, this program is expected to provide a positive contribution in strengthening religious harmony and building a strong foundation for a more inclusive and just community life. Keywords: multicultural; religion; socialization; tolerance Abstrak Multikulturalisme merupakan realitas sosial yang menuntut adanya toleransi antar umat beragama guna menjaga keharmonisan dan keberagaman dalam masyarakat. Namun, berbagai tantangan seperti stereotip, prasangka, dan konflik antaragama sering kali menghambat upaya menciptakan toleransi yang sejati. Sementara itu, dalam tulisan ini ditawarkan pendekatan berbasis pendidikan multikultural, dialog antar kelompok, dan kebijakan inklusif sebagai strategi untuk memperkuat sikap toleransi beragama di Pantai Zore. Dengan meningkatkan pemahaman lintas agama serta mendorong kesetaraan hak dan martabat bagi setiap individu, masyarakat dapat membangun lingkungan yang lebih inklusif dan harmonis. Kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui ceramah, sesi diskusi interaktif, serta implementasi strategi yang bersifat holistik guna meningkatkan kesadaran akan keberagaman, mengurangi ketegangan antaragama, dan memperkuat hubungan sosial. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam memperkokoh kerukunan beragama serta membangun fondasi yang kuat bagi kehidupan masyarakat yang lebih inklusif dan berkeadilan. Kata Kunci: beragama ; multikultural ; sosialisasi ; toleransi

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
REAL COSTER Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Published
2025-03-28
DOI
https://doi.org/10.53547/d5jz9v38
Primary Topic
Public Administration in Developing Nations
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Sosialisasi Model Multikultural Sebagai Peningkatan Sikap Toleransi Beragama bagi Masyarakat di Pantai Zore Barelang

Yudhy Sanjaya, Ronald Sianipar, Haposan Simanjuntak, Manahan Uji Simanjuntak et al.
1 links
REAL COSTER Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Public Administration in Developing Nations
article

Sosialisasi Model Multikultural Sebagai Peningkatan Sikap Toleransi Beragama bagi Masyarakat di Pantai Zore Barelang

Yudhy Sanjaya, Ronald Sianipar, Haposan Simanjuntak, Manahan Uji Simanjuntak, Puja Maharani Sijabat, Elroy Manalu
article en

Abstract

Multiculturalism is a social reality that demands tolerance between religious communities in order to maintain harmony and diversity in society. However, various challenges such as stereotypes, prejudice, and inter-religious conflicts often hinder efforts to create true tolerance. Meanwhile, this paper offers an approach based on multicultural education, inter-group dialogue, and inclusive policies as a strategy to strengthen attitudes of religious tolerance in Pantai Zore. By increasing inter-religious understanding and encouraging equal rights and dignity for every individual, society can build a more inclusive and harmonious environment. This community service activity is carried out through lectures, interactive discussion sessions, and the implementation of holistic strategies to increase awareness of diversity, reduce inter-religious tensions, and strengthen social relations. Thus, this program is expected to provide a positive contribution in strengthening religious harmony and building a strong foundation for a more inclusive and just community life. Keywords: multicultural; religion; socialization; tolerance Abstrak Multikulturalisme merupakan realitas sosial yang menuntut adanya toleransi antar umat beragama guna menjaga keharmonisan dan keberagaman dalam masyarakat. Namun, berbagai tantangan seperti stereotip, prasangka, dan konflik antaragama sering kali menghambat upaya menciptakan toleransi yang sejati. Sementara itu, dalam tulisan ini ditawarkan pendekatan berbasis pendidikan multikultural, dialog antar kelompok, dan kebijakan inklusif sebagai strategi untuk memperkuat sikap toleransi beragama di Pantai Zore. Dengan meningkatkan pemahaman lintas agama serta mendorong kesetaraan hak dan martabat bagi setiap individu, masyarakat dapat membangun lingkungan yang lebih inklusif dan harmonis. Kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui ceramah, sesi diskusi interaktif, serta implementasi strategi yang bersifat holistik guna meningkatkan kesadaran akan keberagaman, mengurangi ketegangan antaragama, dan memperkuat hubungan sosial. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam memperkokoh kerukunan beragama serta membangun fondasi yang kuat bagi kehidupan masyarakat yang lebih inklusif dan berkeadilan. Kata Kunci: beragama ; multikultural ; sosialisasi ; toleransi

REAL COSTER Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya (ID)
Openalex Percentile: Top 89%
Public Administration in Developing Nations
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.