Analysis of religious moderation values in students' extracurricular religious guidance activities

In education, religious moderation is considered an approach to building harmony, tolerance, and mutual respect among religious communities. This study explores the values of religious moderation in extracurricular activities for the religious development of students at SMA Negeri 2 Padangsidimpuan. This study uses a qualitative approach with a descriptive method, collecting data through interviews with school officials and students who actively participate in religious extracurricular activities. The research results show that the values of religious moderation in schools include a commitment to nationalism, tasamuh (tolerance), i'tidal (justice), shura' (deliberation), and anti-violence. Implementing the values of religious moderation begins with the internalization of values through three stages: value transformation, value transaction, and value transinternalization. The supervisor evaluates the members of religious extracurricular activities to determine the extent to which the values of religious moderation are applied. The results of applying these values in extracurricular activities to develop students' religion are reflected in attitudes of care, helpful deliberation, and justice in words and deeds. The importance of religious moderation in promoting harmony, mutual respect, and tolerance among students can develop a more loving and respectful environment. Abstrak Pada konteks pendidikan, moderasi beragama dianggap sebagai pendekatan untuk membangun harmoni, toleransi, dan saling menghormati antar umat beragama. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi nilai-nilai moderasi beragama dalam kegiatan ekstrakurikuler untuk pengembangan keagamaan siswa di SMA Negeri 2 Padangsidimpuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, mengumpulkan data melalui wawancara dengan pejabat sekolah dan siswa yang aktif berpartisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler keagamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai moderasi beragama di sekolah mencakup komitmen kebangsaan, tasamuh (toleransi), i'tidal (keadilan), shura' (musyawarah), dan anti-kekerasan. Proses penerapan nilai-nilai moderasi beragama dimulai dengan proses internalisasi nilai dengan tiga tahap: transformasi nilai, transaksi nilai, dan transinternalisasi nilai. Pengawas melakukan evaluasi terhadap anggota ekstrakurikuler keagamaan untuk menentukan sejauh mana nilai-nilai moderasi beragama diterapkan. Hasil penerapan nilai-nilai ini dalam kegiatan ekstrakurikuler untuk pengembangan agama siswa tercermin dalam sikap peduli, musyawarah yang membantu, dan keadilan baik dalam kata-kata maupun perbuatan. Pentingnya moderasi agama dalam mempromosikan harmoni, saling menghormati, dan toleransi antara siswadapat mengembangkan lingkungan yang lebih penuh kasih dan saling menghormati. Kata Kunci: ekstrakurikuler keagamaan; moderasi beragama; pembinaan keagamaan

Authors

Publication Details

Journal
Inovasi Kurikulum
Published
2025-02-28
DOI
https://doi.org/10.17509/jik.v22i1.78115
Primary Topic
Islamic Studies and Radicalism
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Analysis of religious moderation values in students' extracurricular religious guidance activities

Kholidah Nur, Yuni Sarah, Rahilah Supina Nst
1 links
Inovasi Kurikulum
Islamic Studies and Radicalism
article

Analysis of religious moderation values in students' extracurricular religious guidance activities

Kholidah Nur, Yuni Sarah, Rahilah Supina Nst
article en

Abstract

In education, religious moderation is considered an approach to building harmony, tolerance, and mutual respect among religious communities. This study explores the values of religious moderation in extracurricular activities for the religious development of students at SMA Negeri 2 Padangsidimpuan. This study uses a qualitative approach with a descriptive method, collecting data through interviews with school officials and students who actively participate in religious extracurricular activities. The research results show that the values of religious moderation in schools include a commitment to nationalism, tasamuh (tolerance), i'tidal (justice), shura' (deliberation), and anti-violence. Implementing the values of religious moderation begins with the internalization of values through three stages: value transformation, value transaction, and value transinternalization. The supervisor evaluates the members of religious extracurricular activities to determine the extent to which the values of religious moderation are applied. The results of applying these values in extracurricular activities to develop students' religion are reflected in attitudes of care, helpful deliberation, and justice in words and deeds. The importance of religious moderation in promoting harmony, mutual respect, and tolerance among students can develop a more loving and respectful environment. Abstrak Pada konteks pendidikan, moderasi beragama dianggap sebagai pendekatan untuk membangun harmoni, toleransi, dan saling menghormati antar umat beragama. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi nilai-nilai moderasi beragama dalam kegiatan ekstrakurikuler untuk pengembangan keagamaan siswa di SMA Negeri 2 Padangsidimpuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, mengumpulkan data melalui wawancara dengan pejabat sekolah dan siswa yang aktif berpartisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler keagamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai moderasi beragama di sekolah mencakup komitmen kebangsaan, tasamuh (toleransi), i'tidal (keadilan), shura' (musyawarah), dan anti-kekerasan. Proses penerapan nilai-nilai moderasi beragama dimulai dengan proses internalisasi nilai dengan tiga tahap: transformasi nilai, transaksi nilai, dan transinternalisasi nilai. Pengawas melakukan evaluasi terhadap anggota ekstrakurikuler keagamaan untuk menentukan sejauh mana nilai-nilai moderasi beragama diterapkan. Hasil penerapan nilai-nilai ini dalam kegiatan ekstrakurikuler untuk pengembangan agama siswa tercermin dalam sikap peduli, musyawarah yang membantu, dan keadilan baik dalam kata-kata maupun perbuatan. Pentingnya moderasi agama dalam mempromosikan harmoni, saling menghormati, dan toleransi antara siswadapat mengembangkan lingkungan yang lebih penuh kasih dan saling menghormati. Kata Kunci: ekstrakurikuler keagamaan; moderasi beragama; pembinaan keagamaan

Inovasi KurikulumVol. 22(1)
Gender equality
Openalex Percentile: Top 87%
Islamic Studies and Radicalism
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.