High Wave Events in The Java Sea to Support Maritime Transportation Safety

The Java Sea plays a strategic role in supporting maritime transportation and trade in Indonesia, particularly as a key connector between Java Island and surrounding regions. However, the high intensity of maritime activity in this area is accompanied by a significant risk of maritime accidents, often triggered by high waves and extreme weather conditions. This study aims to analyze the characteristics of high wave events in the Java Sea to support maritime safety and disaster risk mitigation, in accordance with the SOLAS (Safety of Life at Sea) international standards. The analysis utilizes numerical wave model data from Wavewatch III and wind speed data from the Semarang Maritime Meteorological Station for the period of 2004–2023. The results reveal a bimodal annual pattern, with two peaks and two troughs in both wave height and wind speed cycles. Monthly occurrences of high wave events are most frequent in January and August. Annual trend analysis shows an increase of 1–2 events per year for waves with heights of 1.25–1.5 meters, and 1–3 events per year for waves of 1.5–2.5 meters. Meanwhile, waves exceeding 2.5 meters exhibit either a constant trend or statistically insignificant changes. These findings are expected to contribute to the development of early warning systems and policy frameworks aimed at enhancing maritime safety in the Java Sea region. Keywords: Java sea, high wave, wind speed, numerical model, SOLAS ABSTRAK Laut Jawa memiliki peran strategis dalam mendukung pelayaran dan perdagangan laut di Indonesia, khususnya sebagai penghubung utama Pulau Jawa dengan wilayah sekitarnya. Namun, tingginya intensitas aktivitas maritim di kawasan ini juga disertai dengan tingginya risiko kecelakaan laut, yang salah satunya dipicu oleh kondisi gelombang tinggi dan cuaca ekstrem. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik kejadian gelombang tinggi di Laut Jawa sebagai upaya mendukung keselamatan pelayaran dan mitigasi bencana maritim, sejalan dengan standar internasional SOLAS (Safety Of Life At Sea). Analisis dilakukan menggunakan data model numerik Wavewatch III serta data kecepatan angin dari Stasiun Meteorologi Maritim Semarang selama periode 2004–2023. Hasil menunjukkan adanya pola dua puncak maksimum dan dua minimum dalam siklus tahunan tinggi gelombang dan kecepatan angin. Kejadian gelombang tinggi bulanan tertinggi terjadi pada Januari dan Agustus. Tren tahunan memperlihatkan peningkatan kejadian gelombang dengan ketinggian 1,25–1,5 m sebanyak 1–2 kejadian per tahun, serta gelombang 1,5–2,5 m sebanyak 1–3 kejadian per tahun. Sementara itu, gelombang lebih dari 2,5 m menunjukkan tren yang cenderung konstan atau tidak signifikan secara statistik. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengembangan sistem peringatan dini serta kebijakan keselamatan pelayaran di wilayah Laut Jawa. Kata kunci: laut Jawa, gelombang tinggi, kecepatan angin, model numerik, SOLAS

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS
Published
2025-05-05
DOI
https://doi.org/10.35800/jplt.13.2.2025.61485
Primary Topic
Maritime Navigation and Safety
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

High Wave Events in The Java Sea to Support Maritime Transportation Safety

Revols D.Ch. Pamikiran, Rose O. S. E. Mantiri, Wilhelmina Patty, Usman Efendi et al.
JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS
Maritime Navigation and Safety
article

High Wave Events in The Java Sea to Support Maritime Transportation Safety

Revols D.Ch. Pamikiran, Rose O. S. E. Mantiri, Wilhelmina Patty, Usman Efendi, Johnny Budiman, Deiske A. Sumilat, Triyono Triyono, Billy Th. Wagey
article en

Abstract

The Java Sea plays a strategic role in supporting maritime transportation and trade in Indonesia, particularly as a key connector between Java Island and surrounding regions. However, the high intensity of maritime activity in this area is accompanied by a significant risk of maritime accidents, often triggered by high waves and extreme weather conditions. This study aims to analyze the characteristics of high wave events in the Java Sea to support maritime safety and disaster risk mitigation, in accordance with the SOLAS (Safety of Life at Sea) international standards. The analysis utilizes numerical wave model data from Wavewatch III and wind speed data from the Semarang Maritime Meteorological Station for the period of 2004–2023. The results reveal a bimodal annual pattern, with two peaks and two troughs in both wave height and wind speed cycles. Monthly occurrences of high wave events are most frequent in January and August. Annual trend analysis shows an increase of 1–2 events per year for waves with heights of 1.25–1.5 meters, and 1–3 events per year for waves of 1.5–2.5 meters. Meanwhile, waves exceeding 2.5 meters exhibit either a constant trend or statistically insignificant changes. These findings are expected to contribute to the development of early warning systems and policy frameworks aimed at enhancing maritime safety in the Java Sea region. Keywords: Java sea, high wave, wind speed, numerical model, SOLAS ABSTRAK Laut Jawa memiliki peran strategis dalam mendukung pelayaran dan perdagangan laut di Indonesia, khususnya sebagai penghubung utama Pulau Jawa dengan wilayah sekitarnya. Namun, tingginya intensitas aktivitas maritim di kawasan ini juga disertai dengan tingginya risiko kecelakaan laut, yang salah satunya dipicu oleh kondisi gelombang tinggi dan cuaca ekstrem. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik kejadian gelombang tinggi di Laut Jawa sebagai upaya mendukung keselamatan pelayaran dan mitigasi bencana maritim, sejalan dengan standar internasional SOLAS (Safety Of Life At Sea). Analisis dilakukan menggunakan data model numerik Wavewatch III serta data kecepatan angin dari Stasiun Meteorologi Maritim Semarang selama periode 2004–2023. Hasil menunjukkan adanya pola dua puncak maksimum dan dua minimum dalam siklus tahunan tinggi gelombang dan kecepatan angin. Kejadian gelombang tinggi bulanan tertinggi terjadi pada Januari dan Agustus. Tren tahunan memperlihatkan peningkatan kejadian gelombang dengan ketinggian 1,25–1,5 m sebanyak 1–2 kejadian per tahun, serta gelombang 1,5–2,5 m sebanyak 1–3 kejadian per tahun. Sementara itu, gelombang lebih dari 2,5 m menunjukkan tren yang cenderung konstan atau tidak signifikan secara statistik. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengembangan sistem peringatan dini serta kebijakan keselamatan pelayaran di wilayah Laut Jawa. Kata kunci: laut Jawa, gelombang tinggi, kecepatan angin, model numerik, SOLAS

JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPISVol. 13(2)
Sam Ratulangi University (ID)
Openalex Percentile: Top 88%
Maritime Navigation and Safety
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.