KONTROL DIRI, POLA ASUH DEMOKRATIS DAN KECANDUAN MEDIA SOSIAL PADA REMAJA

Social media addiction is a phenomenon that occurs among teenagers seen from the rapid development of current technology in accessing the internet, especially in the use of social media. This research aims to determine the influence of self-control and democratic parenting on social media addiction in adolescents. This research involved 108 teenage boys or girls who used social media, aged 12-20 years, who accessed social media more than 3 hours a day. Data collection in this research used a questionnaire. The data analysis technique in this research uses multiple regression tests. The results of this study show that there is an influence between self-control and democratic parenting on social media addiction of 38.2%. This research shows that self-control has a stronger influence at 59.6% compared to democratic parenting at 4.5%. This is because individuals have low self-control and social media addiction behavior may be caused by other, stronger factors besides democratic parenting patterns. ABSTRAK Kecanduan media sosial menjadi salah satu fenomena yang terjadi di kalangan remaja dilihat dari berkembang pesatnya teknologi saat ini dalam mengakses internet khususnya dalam penggunaan media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kontrol diri dan pola asuh demokratis terhadap kecanduan media sosial pada remaja. Penelitian ini melibatkan 108 orang remaja laki-laki atau perempuan yang menggunakan media sosial, berusia 12-20 tahun, dengan mengakses media sosial lebih dari 3 jam sehari. Pengumpulan data pada penelitian ini dengan menggunakan kuesioner. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan uji regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara kontrol diri dan pola asuh demokratis terhadap kecanduan media sosial sebesar 38,2%. Penelitian ini menunjukkan bahwa kontrol diri memiliki pengaruh yang lebih kuat sebesar 59,6% dibandingkan dengan pola asuh demokratis sebesar 4,5%. Hal ini dikarenakan rendahnya kontrol diri yang dimiliki individu serta perilaku kecanduan media sosial kemungkinan disebabkan oleh faktor lain yang lebih kuat selain pola asuh orang tua demokratis.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
PAEDAGOGY Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi
Published
2025-05-05
DOI
https://doi.org/10.51878/paedagogy.v5i1.4763
Primary Topic
Education, Sociology, Communication Studies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

KONTROL DIRI, POLA ASUH DEMOKRATIS DAN KECANDUAN MEDIA SOSIAL PADA REMAJA

Puteri Saleha Rahmatillah
PAEDAGOGY Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi
Education, Sociology, Communication Studies
article

KONTROL DIRI, POLA ASUH DEMOKRATIS DAN KECANDUAN MEDIA SOSIAL PADA REMAJA

Puteri Saleha Rahmatillah
article en

Abstract

Social media addiction is a phenomenon that occurs among teenagers seen from the rapid development of current technology in accessing the internet, especially in the use of social media. This research aims to determine the influence of self-control and democratic parenting on social media addiction in adolescents. This research involved 108 teenage boys or girls who used social media, aged 12-20 years, who accessed social media more than 3 hours a day. Data collection in this research used a questionnaire. The data analysis technique in this research uses multiple regression tests. The results of this study show that there is an influence between self-control and democratic parenting on social media addiction of 38.2%. This research shows that self-control has a stronger influence at 59.6% compared to democratic parenting at 4.5%. This is because individuals have low self-control and social media addiction behavior may be caused by other, stronger factors besides democratic parenting patterns. ABSTRAK Kecanduan media sosial menjadi salah satu fenomena yang terjadi di kalangan remaja dilihat dari berkembang pesatnya teknologi saat ini dalam mengakses internet khususnya dalam penggunaan media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kontrol diri dan pola asuh demokratis terhadap kecanduan media sosial pada remaja. Penelitian ini melibatkan 108 orang remaja laki-laki atau perempuan yang menggunakan media sosial, berusia 12-20 tahun, dengan mengakses media sosial lebih dari 3 jam sehari. Pengumpulan data pada penelitian ini dengan menggunakan kuesioner. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan uji regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara kontrol diri dan pola asuh demokratis terhadap kecanduan media sosial sebesar 38,2%. Penelitian ini menunjukkan bahwa kontrol diri memiliki pengaruh yang lebih kuat sebesar 59,6% dibandingkan dengan pola asuh demokratis sebesar 4,5%. Hal ini dikarenakan rendahnya kontrol diri yang dimiliki individu serta perilaku kecanduan media sosial kemungkinan disebabkan oleh faktor lain yang lebih kuat selain pola asuh orang tua demokratis.

PAEDAGOGY Jurnal Ilmu Pendidikan dan PsikologiVol. 5(1)
Gunadarma University (ID)
Openalex Percentile: Top 89%
Education, Sociology, Communication Studies
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

KONTROL DIRI, POLA ASUH DEMOKRATIS DAN KECANDUAN MEDIA SOSIAL PADA REMAJA — Puteri Saleha Rahmatillah · PAEDAGOGY Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi (2025) | TGRS Research Map | TGRS