OPTIMIZING BASIC HEALTH SERVICES IN CENTRAL BENGKULU REGENCY
Primary health care (PHC) is a vital foundation in the health care system, yet its role is often overlooked. The study on optimizing primary health services in Central Bengkulu Regency seeks to create excellent and beneficial primary health services for the community. This research uses qualitative methods and SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats) analysis. The activity targets 20 Community Health Centers in the Bengkulu region, with a five-month implementation in the District Primary Health Care Unit. Central Bengkulu falls in Quadrant I of the strategy matrix (aggressive strategy), indicating the District Primary Health Care Unit has a competitive position, with strengths outweighing weaknesses. These strengths can be optimized to seize opportunities and improve the quality and quantity of primary health services. Programs for optimizing services will be implemented gradually, focusing on increasing accessibility, enhancing education and health promotion, improving service quality, driving continuous innovation, collaborating with stakeholders, and expanding information on primary health services. Furthermore, steps for monitoring and evaluation at each administrative level will be applied to ensure the long-term success and sustainability of the primary health care system in Central Bengkulu. Keywords: primary health services, community health centers, optimization ABSTRAK Pelayanan kesehatan primer (puskesmas) merupakan fondasi penting dalam sistem pelayanan kesehatan, namun perannya sering diabaikan. Penelitian tentang optimalisasi pelayanan kesehatan primer di Kabupaten Bengkulu Tengah ini bertujuan untuk mewujudkan pelayanan kesehatan primer yang prima dan bermanfaat bagi masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats). Kegiatan ini dilakukan pada 20 Puskesmas di wilayah Bengkulu Tengah, dengan waktu pelaksanaan selama lima bulan. Hasil penelitian menunjukkan berada di Kuadran I pada matriks strategi (strategi agresif), yang menunjukkan bahwa Puskesmas memiliki posisi yang kompetitif, dengan kekuatan yang lebih besar daripada kelemahan. Kekuatan ini dapat dioptimalkan untuk meraih peluang dan meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan kesehatan primer. Program-program untuk mengoptimalkan layanan akan dilaksanakan secara bertahap, dengan fokus pada peningkatan aksesibilitas, peningkatan edukasi dan promosi kesehatan, peningkatan kualitas layanan, mendorong inovasi yang berkesinambungan, berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan, dan perluasan informasi layanan kesehatan primer. Selain itu, langkah-langkah pemantauan dan evaluasi di setiap tingkat administratif akan diterapkan untuk memastikan keberhasilan jangka panjang dan keberlanjutan sistem layanan kesehatan primer di Bengkulu Tengah. Kata kunci: layanan kesehatan primer, pusat kesehatan masyarakat, optimalisasi
Authors
- Ayu Pravita Sari
- Emy Yuliantini
- Hertoni Agus Satria
- Johnny Oktapriza
- Edi Darmawan
- Fajar Rustiano
- Mamat Ahmad Syafei
- Ferdika Winata
Institutions
- Universitas Dehasen Bengkulu (ID)
- University of Bengkulu (ID)
Publication Details
- Journal
- Gizi Indonesia
- Published
- 2025-05-03
- DOI
- https://doi.org/10.36457/gizindo.v48i1.1085
- Primary Topic
- Healthcare Quality and Satisfaction
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00