Gambaran Frekuensi, Lama Paparan, dan Tingkat Volume Penggunaan Headphone atau Earphone pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran
Abstract: Noise Induced Hearing Loss (NIHL) is a hearing impairment caused by exposure to noise. Excessive use of headphones or earphones beyond hearing thresholds can lead to NIHL. This study aimed to determine the frequency, duration of exposure, and volume level of headphone or earphone usage among medical students of Universitas Sam Ratulangi, Manado. This was a descriptive study with a cross-sectional design. Primary data were obtained using questionnaires through google form. The results showed that from 364 respondents, the majority were female (75%), used earphones only (77%), and preferred wireless devices (61%). Highest percentage were found in being exposed for 5–10 years (31%), using devices 1–2 days per week (44%), using devices for 1–2 hours per day (44%), preferred volume level below 60% (57%), while the others (43%) used ≥60%. In conclusion, a small proportion of 3rd semester students of the medical faculty of Universitas Sam Ratulangi are at risk of hearing loss due to using devices for more than five years with a volume level ≥60%, and a total weekly frequency exceeding seven hours, or fall into the unsafe category due to using devices more than four hours per day with a total weekly frequency exceeding 28 hours even though the volume level is <60%. Keywords: headphone; earphone; frequency of usage; duration of exposure; volume level Abstrak: Noise Induced Hearing Loss (NIHL) adalah gangguan pendengaran akibat pajanan bising. Penggunaan headphone/earphone berlebihan dan melebihi ambang batas pendengaran dapat menyebabkan NIHL. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran frekuensi, lama paparan, dan tingkat volume penggunaan headphone atau earphone pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan desain potong lintang. Data primer diperoleh dari pengisian kuesioner melalui google form. Hasil penelitian mendapatkan dari 364 responden, mayoritas berjenis kelamin perempuan (75%), hanya menggunakan earphone (77%), dan menggunakan wireless (61%). Persentase tertinggi didapatkan pada responden telah terpapar perangkat 5-10 tahun (31%), memiliki kebiasaan menggunakan 1–2 hari dalam seminggu (44%), menggunakan 1–2 jam dalam sehari (44%), lebih menyukai tingkat volume <60% (57%) sedangkan responden lainnya (43%) menyukai tingkat volume ≥60%. Simpulan penelitian ini ialah sebagian kecil mahasiswa semester 3 Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado berisiko mengalami gangguan pendengaran karena menggunakan perangkat selama lebih dari 5 tahun dengan tingkat volume ≥60% dan total frekuensi mingguan melebihi 7 jam, atau termasuk dalam kategori tidak aman karena menggunakan lebih dari empat jam perhari dengan total frekuensi mingguan melebihi 28 jam meskipun tingkat volume <60%. Kata kunci: headphone; earphone; frekuensi penggunaan; lama paparan; tingkat volume
Authors
- Olivia C. P. Pelealu
- Rizki Rivaldo Najoan
- Evelyn Catalina
Institutions
- Sam Ratulangi University (ID)
Publication Details
- Journal
- e-CliniC
- Published
- 2025-05-01
- DOI
- https://doi.org/10.35790/ecl.v13i2.61265
- Primary Topic
- Educational Methods and Media Use
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00