Pengetahuan Calon Pengantin Wanita Tentang Persiapan Prakonsepsi di Kota Tarakan Kalimantan Utara

Abstract: Stunting is a major health challenge in Indonesia, with a national prevalence of 21.6 percent in 2022. Prospective brides (catin) are a strategic target in efforts to prevent stunting through increased knowledge about preconception preparation. This study aims to analyze the level of knowledge of female prospective brides regarding preconception preparation. This descriptive study was conducted at the Ministry of Religious Affairs in Tarakan City, North Kalimantan, from September to November 2023, involving 53 respondents selected through purposive sampling. Data were collected using a structured questionnaire and analyzed using frequency distribution. The results showed that the age group of 20 until 30 years had good knowledge (43.4 percent), followed by respondents with a high school education or equivalent (41.5 percent good and sufficient). Respondents who were employed had better knowledge (11.3 percent good) compared to those who were unemployed (41.5 percent insufficient). Factors such as age, education, and employment were found to influence the level of knowledge of prospective brides. This study recommends strengthening community-based reproductive health education and pre marital counseling focused on at risk groups, to support the reduction of stunting and improve pregnancy quality in Indonesia. Abstrak: Stunting menjadi tantangan kesehatan utama di Indonesia dengan prevalensi nasional 21,6 persen pada tahun 2022. Calon pengantin (catin) merupakan sasaran strategis dalam upaya pencegahan stunting melalui peningkatan pengetahuan tentang persiapan prakonsepsi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pengetahuan calon pengantin wanita terhadap persiapan prakonsepsi. Studi deskriptif ini dilakukan di Kementerian Agama Kota Tarakan, Kalimantan Utara, pada September-November 2023, dengan melibatkan 53 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis dengan distribusi frekuensi. Hasil menunjukkan kelompok usia 20 sampai 30 tahun memiliki tingkat pengetahuan baik (43,4 persen), diikuti oleh responden dengan pendidikan SMA/sederajat (41,5 persen baik dan cukup). Responden yang bekerja memiliki pengetahuan lebih baik (11,3 persen baik) dibandingkan yang tidak bekerja (41,5 persen kurang). Faktor usia, pendidikan, dan pekerjaan terbukti memengaruhi tingkat pengetahuan catin. Penelitian ini merekomendasikan penguatan edukasi kesehatan reproduksi berbasis komunitas dan penyuluhan pranikah yang terfokus pada kelompok berisiko, untuk mendukung penurunan stunting dan meningkatkan kualitas kehamilan di Indonesia.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Sport Science and Health
Published
2025-02-27
DOI
https://doi.org/10.17977/um062v7i22025p75-80
Primary Topic
Plant Growth and Agriculture Techniques
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Pengetahuan Calon Pengantin Wanita Tentang Persiapan Prakonsepsi di Kota Tarakan Kalimantan Utara

Gusriani Gusriani, Idha Farahdiba, Nur Aisyah Laily
Sport Science and Health
Plant Growth and Agriculture Techniques
article

Pengetahuan Calon Pengantin Wanita Tentang Persiapan Prakonsepsi di Kota Tarakan Kalimantan Utara

Gusriani Gusriani, Idha Farahdiba, Nur Aisyah Laily
article en

Abstract

Abstract: Stunting is a major health challenge in Indonesia, with a national prevalence of 21.6 percent in 2022. Prospective brides (catin) are a strategic target in efforts to prevent stunting through increased knowledge about preconception preparation. This study aims to analyze the level of knowledge of female prospective brides regarding preconception preparation. This descriptive study was conducted at the Ministry of Religious Affairs in Tarakan City, North Kalimantan, from September to November 2023, involving 53 respondents selected through purposive sampling. Data were collected using a structured questionnaire and analyzed using frequency distribution. The results showed that the age group of 20 until 30 years had good knowledge (43.4 percent), followed by respondents with a high school education or equivalent (41.5 percent good and sufficient). Respondents who were employed had better knowledge (11.3 percent good) compared to those who were unemployed (41.5 percent insufficient). Factors such as age, education, and employment were found to influence the level of knowledge of prospective brides. This study recommends strengthening community-based reproductive health education and pre marital counseling focused on at risk groups, to support the reduction of stunting and improve pregnancy quality in Indonesia. Abstrak: Stunting menjadi tantangan kesehatan utama di Indonesia dengan prevalensi nasional 21,6 persen pada tahun 2022. Calon pengantin (catin) merupakan sasaran strategis dalam upaya pencegahan stunting melalui peningkatan pengetahuan tentang persiapan prakonsepsi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pengetahuan calon pengantin wanita terhadap persiapan prakonsepsi. Studi deskriptif ini dilakukan di Kementerian Agama Kota Tarakan, Kalimantan Utara, pada September-November 2023, dengan melibatkan 53 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis dengan distribusi frekuensi. Hasil menunjukkan kelompok usia 20 sampai 30 tahun memiliki tingkat pengetahuan baik (43,4 persen), diikuti oleh responden dengan pendidikan SMA/sederajat (41,5 persen baik dan cukup). Responden yang bekerja memiliki pengetahuan lebih baik (11,3 persen baik) dibandingkan yang tidak bekerja (41,5 persen kurang). Faktor usia, pendidikan, dan pekerjaan terbukti memengaruhi tingkat pengetahuan catin. Penelitian ini merekomendasikan penguatan edukasi kesehatan reproduksi berbasis komunitas dan penyuluhan pranikah yang terfokus pada kelompok berisiko, untuk mendukung penurunan stunting dan meningkatkan kualitas kehamilan di Indonesia.

Sport Science and HealthVol. 7(2)
Universitas Borneo Tarakan (ID)
Openalex Percentile: Top 89%
Plant Growth and Agriculture Techniques
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.