Kelelahan Kerja: Gambaran Beban Kerja Fisik, Kualitas Tidur, dan Status Pernikahan pada Tenaga Kesehatan
Abstract: Fatigue is a contributor to work accidents with an average of 414 cases per day with a percentage of 27.8 percent caused by high work fatigue. The case was obtained based on data from the Ministry of Manpower and Transmigration. Health workers in two health centers in Malang City provide health services for six working days so that health workers in two health centers in Malang City show symptoms of work fatigue. The purpose of this study was to see the picture of the level of work fatigue of health workers based on physical workload, sleep quality, and marital status in two health centers in Malang City. The research method used an analytical observational type with a quantitative and qualitative descriptive method approach (mix method) with a cross-sectional research study. The study population was 81 health workers. Data collection techniques used questionnaires, oximeter measuring instruments, and in-depth interviews. The study showed that health workers in two health centers in Malang City were in the category of fatigue and poor sleep quality with a percentage of 53.7 percent. So there is a relationship between sleep quality and work fatigue in health workers in two health centers in Malang City with a p value of 0.036 (less than 0.05). Abstrak: Kelelahan merupakan penyumbang kecelakaan kerja dengan rata-rata kasus dalam setiap hari mencapai 414 kecelakaan kerja dengan persentase sebanyak 27,8 persen disebabkan akibat kelelahan kerja yang tinggi. Kasus tersebut diperoleh berdasarkan data kementrian tenaga kerja dan transmigrasi. Tenaga kesehatan di dua puskesmas Kota Malang memberikan pelayanan kesehatan selama enam hari kerja sehingga tenaga kesehatan di dua puskesmas Kota Malang menunjukkan gejala-gejala kelelahan kerja. Tujuan penelitian ini adalah melihat gambaran tingkat kelelahan kerja tenaga kesehatan berdasarkan beban kerja fisik, kualitas tidur, dan status pernikahan di dua puskesmas Kota Malang. Metode penelitian menggunakan jenis observasional analitik dengan pendekatan metode deskriptif kuantitatif dan kualitatif (mix methode) dengan studi penelitian cross sectional. Populasi penelitian adalah tenaga kesehatan sebanyak 81 orang. Teknik pengambilan data menggunakan kuesioner, alat ukur oximeter, dan wawancara mendalam. Penelitian menunjukkan hasil bahwa tenaga kesehatan di dua Puskesmas Kota Malang berada pada kategori lelah dan kualitas tidur buruk dengan persentase sebesar 53,7 persen. Sehingga terdapat hubungan antara kualitas tidur dengan kelelahan kerja pada tenaga kesehatan di dua puskesmas Kota Malang dengan nilai p value 0,036 ( kurang dari 0,05).
Authors
- Supriyadi Supriyadi
- Muthia Aisyah
- Marji Marji
- Dian Puspitaningtyas Laksana
Institutions
- State University of Malang (ID)
Publication Details
- Journal
- Sport Science and Health
- Published
- 2025-03-14
- DOI
- https://doi.org/10.17977/um062v7i12025p1-14
- Primary Topic
- Occupational Health and Safety Management
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00