Hubungan Faktor Individu dan Waktu Kerja dengan Stres Kerja Karyawan Laundry PT. AMNT Kabupaten Sumbawa Barat

Abstract: The body responds to tense, dangerous, or urgent conditions as work stress. Workplace stress can be caused by individual factors, work duration and length of service. The purpose of this study was to identify how individual factors and work time factors relate to work stress experienced by laundry employees at PT. Amman Mineral Nusa Tenggara. This study was cross-sectional and involved 70 workers. The research instrument used a questionnaire that was collaborated with the Regulation of the Minister of Manpower of the Republic of Indonesia Number 5 of 2018 and a short interview regarding workload and work environment conditions. The research data used the chi square test which showed that work stress of laundry employees at PT. Amman Mineral Nusa Tenggara has a relationship with individual factor variables, namely age (sig 0.04 less than 0.05), gender (sig 0.04 less than 0.05), sleep patterns (sig 0.02 less than 0.05) and work time factor variables, namely work duration (sig 0.02 less than 0.05). The variables of sleep patterns and work duration have the strongest relationship, so one way to reduce work stress is to improve employees' sleep patterns and work duration. Abstrak: Tubuh menanggapi keadaan yang tegang, berbahaya, atau mendesak sebagai stres kerja. Stres di tempat kerja dapat disebabkan faktor individu, durasi kerja dan masa kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bagaimana faktor individu dan faktor waktu kerja berhubungan dengan stres kerja yang dialami oleh karyawan laundry PT. Amman Mineral Nusa Tenggara. Penelitian ini berjenis cross sectional dan melibatkan 70 pekerja. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang dikolaborasikan dengan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2018 serta wawancara singkat mengenai beban kerja dan kondisi lingkungan kerja. Data hasil penelitian menggunakan uji chi square yang menunjukkan bahwa stres kerja karyawan laundry di PT. Amman Mineral Nusa Tenggara memiliki hubungan dengan variabel faktor individu, yaitu usia (sig 0,04 kurang dari 0,05), jenis kelamin (sig 0,04 kurang dari 0,05), pola tidur (sig 0,02 kurang dari 0,05) dan variabel faktor waktu kerja, yaitu durasi kerja (sig 0,02 kurang dari 0,05). Variabel pola tidur dan durasi kerja memiliki hubungan paling kuat, sehingga salah satu cara untuk mengurangi stres kerja adalah memperbaiki pola tidur dan durasi kerja karyawan.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Sport Science and Health
Published
2025-03-11
DOI
https://doi.org/10.17977/um062v6i122024p1311-1324
Primary Topic
Occupational Health and Safety Management
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Hubungan Faktor Individu dan Waktu Kerja dengan Stres Kerja Karyawan Laundry PT. AMNT Kabupaten Sumbawa Barat

Marji Marji, Supriyadi Supriyadi, Varelde Novenia Muda, Erianto Fanani
Sport Science and Health
Occupational Health and Safety Management
article

Hubungan Faktor Individu dan Waktu Kerja dengan Stres Kerja Karyawan Laundry PT. AMNT Kabupaten Sumbawa Barat

Marji Marji, Supriyadi Supriyadi, Varelde Novenia Muda, Erianto Fanani
article en

Abstract

Abstract: The body responds to tense, dangerous, or urgent conditions as work stress. Workplace stress can be caused by individual factors, work duration and length of service. The purpose of this study was to identify how individual factors and work time factors relate to work stress experienced by laundry employees at PT. Amman Mineral Nusa Tenggara. This study was cross-sectional and involved 70 workers. The research instrument used a questionnaire that was collaborated with the Regulation of the Minister of Manpower of the Republic of Indonesia Number 5 of 2018 and a short interview regarding workload and work environment conditions. The research data used the chi square test which showed that work stress of laundry employees at PT. Amman Mineral Nusa Tenggara has a relationship with individual factor variables, namely age (sig 0.04 less than 0.05), gender (sig 0.04 less than 0.05), sleep patterns (sig 0.02 less than 0.05) and work time factor variables, namely work duration (sig 0.02 less than 0.05). The variables of sleep patterns and work duration have the strongest relationship, so one way to reduce work stress is to improve employees' sleep patterns and work duration. Abstrak: Tubuh menanggapi keadaan yang tegang, berbahaya, atau mendesak sebagai stres kerja. Stres di tempat kerja dapat disebabkan faktor individu, durasi kerja dan masa kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bagaimana faktor individu dan faktor waktu kerja berhubungan dengan stres kerja yang dialami oleh karyawan laundry PT. Amman Mineral Nusa Tenggara. Penelitian ini berjenis cross sectional dan melibatkan 70 pekerja. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang dikolaborasikan dengan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2018 serta wawancara singkat mengenai beban kerja dan kondisi lingkungan kerja. Data hasil penelitian menggunakan uji chi square yang menunjukkan bahwa stres kerja karyawan laundry di PT. Amman Mineral Nusa Tenggara memiliki hubungan dengan variabel faktor individu, yaitu usia (sig 0,04 kurang dari 0,05), jenis kelamin (sig 0,04 kurang dari 0,05), pola tidur (sig 0,02 kurang dari 0,05) dan variabel faktor waktu kerja, yaitu durasi kerja (sig 0,02 kurang dari 0,05). Variabel pola tidur dan durasi kerja memiliki hubungan paling kuat, sehingga salah satu cara untuk mengurangi stres kerja adalah memperbaiki pola tidur dan durasi kerja karyawan.

Sport Science and HealthVol. 6(12)
State University of Malang (ID)
Openalex Percentile: Top 87%
Occupational Health and Safety Management
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.