Tumpek Wariga: Integrasi Hukum Agama dan Peraturan Daerah untuk Ketahanan Pangan Lokal

This research was conducted to reveal the integration of law and Hindu religious teachings, namely tumpek wariga with Regional Regulation Number 8 of 2019 concerning Organic Farming Systems. This research is a descriptive qualitative model with data collection techniques through direct observation in the field (observation), in-depth interviews, and document searches. The results of the research show that the integration of the laws and teachings of the Hindu religion tumpek wariga and Regional Regulation Number 8 of 2019 can increase rice production in Bali, so that it can become a strategy for local food security in the Bali region. It is known that since the regulation was implemented in 2020, the amount of rice production in Bali has continued to increase. In fact, in 2023 it will be able to meet the needs of all Balinese people. In practice, this research contributes to the harmonization of the relationship between religion and the state, and theoretically there needs to be further research regarding system theory in the religious and state system more broadly. Penelitian ini dilakukan untuk mengungkap integrasi hukum dan ajaran Agama Hindu, yaitu tumpek wariga dengan Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2019 tentang Sistem Pertanian Organik. Penelitian ini model kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui pengamatan langsung ke lapangan (observasi), wawancara mendalam, dan penelusuran dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi hukum dan ajaran Agama Hindu tumpek wariga dan Perda Nomor 8 Tahun 2019 dapat meningkatkan produksi tanaman padi di Bali, sehingga dapat menjadi strategi ketahanan pangan lokal daerah Bali. Hal ini diketahui sejak diberlakukan Perda tersebut tahun 2020, jumlah produksi beras di Bali terus mengalami kenaikan. Bahkan tahun 2023 mampu memenuhi kebutuhan seluruh warga Bali. Secara praktik, penelitian ini memberi sumbangsih pada harmonisasi hubungan agama dan negara, dan secara teoritis perlu ada penelitian lebih lanjut mengenai teori sistem dalam sistem agama dan negara secara lebih luas.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Jurnal Magister Hukum Udayana (Udayana Master Law Journal)
Published
2025-04-25
DOI
https://doi.org/10.24843/jmhu.2025.v14.i01.p16
Primary Topic
Legal Studies and Policies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Tumpek Wariga: Integrasi Hukum Agama dan Peraturan Daerah untuk Ketahanan Pangan Lokal

I Nengah Suriata
Jurnal Magister Hukum Udayana (Udayana Master Law Journal)
Legal Studies and Policies
article

Tumpek Wariga: Integrasi Hukum Agama dan Peraturan Daerah untuk Ketahanan Pangan Lokal

I Nengah Suriata
article en

Abstract

This research was conducted to reveal the integration of law and Hindu religious teachings, namely tumpek wariga with Regional Regulation Number 8 of 2019 concerning Organic Farming Systems. This research is a descriptive qualitative model with data collection techniques through direct observation in the field (observation), in-depth interviews, and document searches. The results of the research show that the integration of the laws and teachings of the Hindu religion tumpek wariga and Regional Regulation Number 8 of 2019 can increase rice production in Bali, so that it can become a strategy for local food security in the Bali region. It is known that since the regulation was implemented in 2020, the amount of rice production in Bali has continued to increase. In fact, in 2023 it will be able to meet the needs of all Balinese people. In practice, this research contributes to the harmonization of the relationship between religion and the state, and theoretically there needs to be further research regarding system theory in the religious and state system more broadly. Penelitian ini dilakukan untuk mengungkap integrasi hukum dan ajaran Agama Hindu, yaitu tumpek wariga dengan Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2019 tentang Sistem Pertanian Organik. Penelitian ini model kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui pengamatan langsung ke lapangan (observasi), wawancara mendalam, dan penelusuran dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi hukum dan ajaran Agama Hindu tumpek wariga dan Perda Nomor 8 Tahun 2019 dapat meningkatkan produksi tanaman padi di Bali, sehingga dapat menjadi strategi ketahanan pangan lokal daerah Bali. Hal ini diketahui sejak diberlakukan Perda tersebut tahun 2020, jumlah produksi beras di Bali terus mengalami kenaikan. Bahkan tahun 2023 mampu memenuhi kebutuhan seluruh warga Bali. Secara praktik, penelitian ini memberi sumbangsih pada harmonisasi hubungan agama dan negara, dan secara teoritis perlu ada penelitian lebih lanjut mengenai teori sistem dalam sistem agama dan negara secara lebih luas.

Jurnal Magister Hukum Udayana (Udayana Master Law Journal)Vol. 14(1)
Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta (ID)
Openalex Percentile: Top 86%
Legal Studies and Policies
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Tumpek Wariga: Integrasi Hukum Agama dan Peraturan Daerah untuk Ketahanan Pangan Lokal — I Nengah Suriata · Jurnal Magister Hukum Udayana (Udayana Master Law Journal) (2025) | TGRS Research Map | TGRS