OPTIMALISASI CERITA RAKYAT NUSANTARA SEBAGAI SARANA INTERNALISASI ETIKA DALAM PENDIDIKAN KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR

Abstract: Character education plays an important role in forming students with high morals and ethics. This study aims to examine the optimization of folklore as a means of internalizing ethics in character education in elementary schools. The method used is qualitative through literature studies and observations of folklore-based learning practices. The results of the study indicate that the use of folklore interactively through reflective discussions, role-playing, and digital media can improve students' understanding and involvement in moral values. Teachers who apply creative methods in conveying stories are also able to foster students' interest in character values such as honesty, hard work, and mutual cooperation. This optimization not only strengthens character education, but also contributes to the preservation of local culture. Keywords: Folklore, Internalization of Ethics, Character EducationAbstrak: Pendidikan karakter memegang peranan penting dalam membentuk siswa yang berakhlak dan bermoral tinggi. Penelitian ini bertujuan mengkaji optimalisasi cerita rakyat sebagai sarana internalisasi etika dalam pendidikan karakter di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah kualitatif melalui studi literatur dan observasi praktik pembelajaran berbasis cerita rakyat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan cerita rakyat secara interaktif melalui diskusi reflektif, permainan peran, dan media digital dapat meningkatkan pemahaman serta keterlibatan siswa terhadap nilai-nilai moral. Guru yang menerapkan metode kreatif dalam menyampaikan cerita juga mampu menumbuhkan minat siswa terhadap nilai-nilai karakter seperti kejujuran, kerja keras dan gotong royong. Optimalisasi ini tidak hanya memperkuat pendidikan karakter, tetapi juga berkontribusi dalam pelestarian budaya lokal.Kata kunci: Cerita Rakyat, Internalisasi Etika, Pendidikan Karakter

Authors

Publication Details

Journal
Bestari Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Published
2025-04-25
DOI
https://doi.org/10.46368/bjpd.v1i1.3634
Primary Topic
Islamic Finance and Communication
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

OPTIMALISASI CERITA RAKYAT NUSANTARA SEBAGAI SARANA INTERNALISASI ETIKA DALAM PENDIDIKAN KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR

Trisnawati Trisnawati, Septi Riyani
Bestari Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Islamic Finance and Communication
article

OPTIMALISASI CERITA RAKYAT NUSANTARA SEBAGAI SARANA INTERNALISASI ETIKA DALAM PENDIDIKAN KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR

Trisnawati Trisnawati, Septi Riyani
article en

Abstract

Abstract: Character education plays an important role in forming students with high morals and ethics. This study aims to examine the optimization of folklore as a means of internalizing ethics in character education in elementary schools. The method used is qualitative through literature studies and observations of folklore-based learning practices. The results of the study indicate that the use of folklore interactively through reflective discussions, role-playing, and digital media can improve students' understanding and involvement in moral values. Teachers who apply creative methods in conveying stories are also able to foster students' interest in character values such as honesty, hard work, and mutual cooperation. This optimization not only strengthens character education, but also contributes to the preservation of local culture. Keywords: Folklore, Internalization of Ethics, Character EducationAbstrak: Pendidikan karakter memegang peranan penting dalam membentuk siswa yang berakhlak dan bermoral tinggi. Penelitian ini bertujuan mengkaji optimalisasi cerita rakyat sebagai sarana internalisasi etika dalam pendidikan karakter di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah kualitatif melalui studi literatur dan observasi praktik pembelajaran berbasis cerita rakyat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan cerita rakyat secara interaktif melalui diskusi reflektif, permainan peran, dan media digital dapat meningkatkan pemahaman serta keterlibatan siswa terhadap nilai-nilai moral. Guru yang menerapkan metode kreatif dalam menyampaikan cerita juga mampu menumbuhkan minat siswa terhadap nilai-nilai karakter seperti kejujuran, kerja keras dan gotong royong. Optimalisasi ini tidak hanya memperkuat pendidikan karakter, tetapi juga berkontribusi dalam pelestarian budaya lokal.Kata kunci: Cerita Rakyat, Internalisasi Etika, Pendidikan Karakter

Bestari Jurnal Pendidikan dan KebudayaanVol. 6(1)
Openalex Percentile: Top 89%
Islamic Finance and Communication
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.