Assessment of Service Quality at the Credit Cooperative: A SERVQUAL and Importance-Performance Analysis Approach

In the competitive financial sector of Indonesia, the expansion of savings and loan Cooperatives, exemplified by the Sangosay Credit Cooperative established in 1983, faces challenges in retaining members and meeting their service expectations, particularly due to increasing competition from online lending platforms. This research investigates the service quality of Sangosay Credit Cooperative by utilizing the SERVQUAL framework, focusing on nineteen attributes based on five service quality dimensions. A qualitative approach was employed, involving a questionnaire distributed to 100 participants. The findings reveal that the services provided do not fully align with member expectations, as evidenced by gap scores ranging in reliability and in tangibles. The analysis highlighted notable deficiencies between the cooperative's offerings and member expectations, particularly in reliability, responsiveness, empathy, assurance, and tangibles. Critical areas for improvement identified include the timeliness of services, transaction simplicity, staff accountability, communication skills, and overall operational efficiency. The study recommends several actionable strategies, such as regular employee performance evaluations, comprehensive training programs, member feedback surveys, and enhanced customer service strategies to elevate service quality and better serve the cooperative's members. Abstrak - Dalam lanskap keuangan Indonesia yang kompetitif, pertumbuhan Koperasi simpan pinjam, seperti Koperasi Kredit Sangosay yang didirikan pada tahun 1983, menghadapi tantangan dalam mempertahankan anggota dan memenuhi harapan layanan mereka, terutama karena meningkatnya persaingan dari platform pinjaman daring. Penelitian ini menyelidiki kualitas layanan Koperasi Kredit Sangosay dengan memanfaatkan kerangka kerja SERVQUAL, dengan fokus pada sembilan belas atribut berdasarkan lima dimensi kualitas layanan. Pendekatan kualitatif digunakan, yang melibatkan kuesioner yang dibagikan kepada 100 peserta. Temuan tersebut mengungkapkan bahwa layanan yang diberikan tidak sepenuhnya selaras dengan harapan anggota, sebagaimana dibuktikan oleh skor kesenjangan dalam reliability dan dalam tangibles. Analisis tersebut menyoroti kekurangan penting antara penawaran koperasi dan harapan anggota, khususnya dalam reliability, responsiveness, empathy, assurance, dan tangibles. Area utama yang teridentifikasi untuk perbaikan meliputi ketepatan waktu layanan, kesederhanaan transaksi, akuntabilitas staf, keterampilan komunikasi, dan efisiensi operasional secara keseluruhan. Studi ini merekomendasikan beberapa strategi yang dapat ditindaklanjuti, seperti evaluasi kinerja karyawan secara berkala, program pelatihan yang komprehensif, survei umpan balik anggota, dan strategi layanan pelanggan yang ditingkatkan untuk meningkatkan kualitas layanan dan melayani anggota koperasi dengan lebih baik.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Jurnal Manajemen dan Perbankan (JUMPA)
Published
2025-04-24
DOI
https://doi.org/10.55963/jumpa.v12i1.735
Primary Topic
Efficiency Analysis Using DEA
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Assessment of Service Quality at the Credit Cooperative: A SERVQUAL and Importance-Performance Analysis Approach

Febriana Wurjaningrum, Karolina Wako Lenga
Jurnal Manajemen dan Perbankan (JUMPA)
Efficiency Analysis Using DEA
article

Assessment of Service Quality at the Credit Cooperative: A SERVQUAL and Importance-Performance Analysis Approach

Febriana Wurjaningrum, Karolina Wako Lenga
article en

Abstract

In the competitive financial sector of Indonesia, the expansion of savings and loan Cooperatives, exemplified by the Sangosay Credit Cooperative established in 1983, faces challenges in retaining members and meeting their service expectations, particularly due to increasing competition from online lending platforms. This research investigates the service quality of Sangosay Credit Cooperative by utilizing the SERVQUAL framework, focusing on nineteen attributes based on five service quality dimensions. A qualitative approach was employed, involving a questionnaire distributed to 100 participants. The findings reveal that the services provided do not fully align with member expectations, as evidenced by gap scores ranging in reliability and in tangibles. The analysis highlighted notable deficiencies between the cooperative's offerings and member expectations, particularly in reliability, responsiveness, empathy, assurance, and tangibles. Critical areas for improvement identified include the timeliness of services, transaction simplicity, staff accountability, communication skills, and overall operational efficiency. The study recommends several actionable strategies, such as regular employee performance evaluations, comprehensive training programs, member feedback surveys, and enhanced customer service strategies to elevate service quality and better serve the cooperative's members. Abstrak - Dalam lanskap keuangan Indonesia yang kompetitif, pertumbuhan Koperasi simpan pinjam, seperti Koperasi Kredit Sangosay yang didirikan pada tahun 1983, menghadapi tantangan dalam mempertahankan anggota dan memenuhi harapan layanan mereka, terutama karena meningkatnya persaingan dari platform pinjaman daring. Penelitian ini menyelidiki kualitas layanan Koperasi Kredit Sangosay dengan memanfaatkan kerangka kerja SERVQUAL, dengan fokus pada sembilan belas atribut berdasarkan lima dimensi kualitas layanan. Pendekatan kualitatif digunakan, yang melibatkan kuesioner yang dibagikan kepada 100 peserta. Temuan tersebut mengungkapkan bahwa layanan yang diberikan tidak sepenuhnya selaras dengan harapan anggota, sebagaimana dibuktikan oleh skor kesenjangan dalam reliability dan dalam tangibles. Analisis tersebut menyoroti kekurangan penting antara penawaran koperasi dan harapan anggota, khususnya dalam reliability, responsiveness, empathy, assurance, dan tangibles. Area utama yang teridentifikasi untuk perbaikan meliputi ketepatan waktu layanan, kesederhanaan transaksi, akuntabilitas staf, keterampilan komunikasi, dan efisiensi operasional secara keseluruhan. Studi ini merekomendasikan beberapa strategi yang dapat ditindaklanjuti, seperti evaluasi kinerja karyawan secara berkala, program pelatihan yang komprehensif, survei umpan balik anggota, dan strategi layanan pelanggan yang ditingkatkan untuk meningkatkan kualitas layanan dan melayani anggota koperasi dengan lebih baik.

Jurnal Manajemen dan Perbankan (JUMPA)Vol. 12(1)
Universitas Airlangga (ID)
Openalex Percentile: Top 90%
Efficiency Analysis Using DEA
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.