Pandangan Masyarakat Terhadap Pencak Silat Saat Ini di Kabupaten Nganjuk

Abstract: Pencak Silat is one of Indonesia’s intangible cultural heritages that embodies values of martial arts, morality, and social harmony. In Nganjuk Regency, pencak silat has developed not only as a martial art but also as an integral part of the community's social dynamics. However, its public image has often fluctuated due to various perceptions and evolving social contexts. This study aims to assess the impact of social activities conducted by pencak silat organizations in improving their public image within the community of Nganjuk Regency. A qualitative research method was employed, with data collected through observation, in-depth interviews, and documentation involving local residents. The findings reveal that: (1) The majority of the community in Nganjuk acknowledges the role of pencak silat in character development and fostering social solidarity; and (2) Social initiatives organized by pencak silat groups-such as communal work, security assistance during village events, and youth training programs-have proven effective in shifting public perception towards a more positive view of pencak silat. The study concludes that the public image of pencak silat in Nganjuk can be enhanced through the active involvement of silat communities in social engagement, although addressing inter-organizational conflicts remains an ongoing challenge. Abstrak: Pencak silat merupakan salah satu warisan budaya tak benda Indonesia yang mengandung nilai-nilai bela diri, moral, dan sosial. Di Kabupaten Nganjuk, pencak silat tidak hanya berkembang sebagai seni bela diri, tetapi juga menjadi bagian dari dinamika sosial masyarakat. Namun, citra pencak silat di tengah masyarakat kerap mengalami pasang surut akibat berbagai persepsi dan dinamika yang berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk menilai dampak kegiatan sosial yang dilakukan oleh organisasi pencak silat dalam memperbaiki citra mereka di masyarakat Kabupaten Nganjuk. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi pada sejumlah warga masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Sebagian besar masyarakat di Kabupaten Nganjuk mengakui manfaat pencak silat dalam pembentukan karakter dan solidaritas sosial; dan (2) Kegiatan sosial yang dilakukan oleh organisasi pencak silat, seperti kerja bakti, pengamanan acara desa, serta pelatihan untuk generasi muda, terbukti efektif dalam mengubah pandangan masyarakat terhadap pencak silat menjadi lebih positif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa citra pencak silat di Kabupaten Nganjuk dapat ditingkatkan melalui peran aktif komunitas silat dalam kegiatan sosial, meskipun upaya penyelesaian konflik antar perguruan tetap menjadi tantangan yang perlu diatasi.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Sport Science and Health
Published
2025-04-23
DOI
https://doi.org/10.17977/um062v7i42025p199-205
Primary Topic
Community-based Tourism Development and Sustainability
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Pandangan Masyarakat Terhadap Pencak Silat Saat Ini di Kabupaten Nganjuk

Muhammad Daffa Ainur Rokhim, Ardhi Mardiyanto Indra Purnomo, Septyaning Lusianti
Sport Science and Health
Community-based Tourism Development and Sustainability
article

Pandangan Masyarakat Terhadap Pencak Silat Saat Ini di Kabupaten Nganjuk

Muhammad Daffa Ainur Rokhim, Ardhi Mardiyanto Indra Purnomo, Septyaning Lusianti
article en

Abstract

Abstract: Pencak Silat is one of Indonesia’s intangible cultural heritages that embodies values of martial arts, morality, and social harmony. In Nganjuk Regency, pencak silat has developed not only as a martial art but also as an integral part of the community's social dynamics. However, its public image has often fluctuated due to various perceptions and evolving social contexts. This study aims to assess the impact of social activities conducted by pencak silat organizations in improving their public image within the community of Nganjuk Regency. A qualitative research method was employed, with data collected through observation, in-depth interviews, and documentation involving local residents. The findings reveal that: (1) The majority of the community in Nganjuk acknowledges the role of pencak silat in character development and fostering social solidarity; and (2) Social initiatives organized by pencak silat groups-such as communal work, security assistance during village events, and youth training programs-have proven effective in shifting public perception towards a more positive view of pencak silat. The study concludes that the public image of pencak silat in Nganjuk can be enhanced through the active involvement of silat communities in social engagement, although addressing inter-organizational conflicts remains an ongoing challenge. Abstrak: Pencak silat merupakan salah satu warisan budaya tak benda Indonesia yang mengandung nilai-nilai bela diri, moral, dan sosial. Di Kabupaten Nganjuk, pencak silat tidak hanya berkembang sebagai seni bela diri, tetapi juga menjadi bagian dari dinamika sosial masyarakat. Namun, citra pencak silat di tengah masyarakat kerap mengalami pasang surut akibat berbagai persepsi dan dinamika yang berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk menilai dampak kegiatan sosial yang dilakukan oleh organisasi pencak silat dalam memperbaiki citra mereka di masyarakat Kabupaten Nganjuk. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi pada sejumlah warga masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Sebagian besar masyarakat di Kabupaten Nganjuk mengakui manfaat pencak silat dalam pembentukan karakter dan solidaritas sosial; dan (2) Kegiatan sosial yang dilakukan oleh organisasi pencak silat, seperti kerja bakti, pengamanan acara desa, serta pelatihan untuk generasi muda, terbukti efektif dalam mengubah pandangan masyarakat terhadap pencak silat menjadi lebih positif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa citra pencak silat di Kabupaten Nganjuk dapat ditingkatkan melalui peran aktif komunitas silat dalam kegiatan sosial, meskipun upaya penyelesaian konflik antar perguruan tetap menjadi tantangan yang perlu diatasi.

Sport Science and HealthVol. 7(4)
Universitas Nusantara PGRI Kediri
Openalex Percentile: Top 89%
Community-based Tourism Development and Sustainability
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.