THE RELATIONSHIP BETWEEN MATHEMATICAL EXPLORATION ABILITY AND STUDENTS MATHEMATICAL PROBLEM SOLVING ABILITY USING K-MEANS CLUSTERING

Given the significance of mathematical exploration and problem-solving skills in students' learning, this research aims to examine the relationship between these two abilities and their mutual influence. By utilizing the K-Means clustering method, this study provides a systematic analysis of students' competencies while offering valuable insights for educators to design more effective and tailored learning experiences based on individual student needs. This study seeks to categorize students' abilities into different levels based on various characteristics. The research population consists of grade IX students from SMP Negeri 1 Klari Karawang during the 2024/2025 academic year, totaling 440 students across 11 classes. A simple random sampling technique was applied, selecting 25% of the total population, resulting in a research sample of 110 students. This quantitative study employs the K-Means clustering method, analyzed through manual calculations. The research instrument consists of descriptive test questions designed to measure both mathematical exploration and problem-solving abilities based on relevant indicators. The sampled students are classified into three clusters using K-Means clustering: cluster 1 represents high-ability students, cluster 2 indicates medium-ability students, and cluster 3 corresponds to low-ability students. The clustering results reveal that cluster 1 includes 45 students, cluster 2 comprises 49 students and cluster 3 consists of 16 students. These findings suggest that the majority of students at SMP Negeri 1 Klari Karawang fall into the medium ability category for both mathematical exploration and problem-solving skills. Mengingat pentingnya kemampuan eksplorasi matematis dan pemecahan masalah matematis bagi siswa, penelitian ini berkontribusi untuk memahami bagaimana kedua kemampuan tersebut saling terkait dan mempengaruhi satu sama lain. Dengan menerapkan metode K-Means clustering, penelitian ini tidak hanya menawarkan analisis yang sistematis mengenai kemampuan siswa, tetapi juga memberikan wawasan yang berharga bagi pendidik dalam menciptakan pembelajaran yang lebih efektif dan terarah sesuai dengan kebutuhan individu siswa. Penelitian ini bermaksud mengkategorikan tingkat kemampuan yang berbeda berdasarkan sejumlah karakteristik yang berbeda. Siswa SMP Negeri 1 Klari Karawang pada tahun ajaran 2024/2025 yang terdaftar di kelas IX termasuk dalam populasi penelitian ini, dengan total 440 siswa dari 11 kelas. Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik simple random sampling, yaitu 25% dari total populasi, sehingga diperoleh sebanyak 110 siswa. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan metode K-Means clustering, yang dianalisis dengan perhitungan manual. Instrumen penelitian berupa tes soal uraian yang telah dirancang guna mengukur kemampuan eksplorasi matematis dengan kemampuan pemecahan masalah matematis, berdasarkan indikator-indikator terkait. Sampel penelitian ini dikelompokkan menjadi tiga klaster menggunakan metode K-Means clustering, yaitu klaster 1 untuk kotegori kemampuan tinggi, klaster 2 untuk kategori kemampuan sedang, dan klaster 3 untuk kategori kemampuan rendah. Hasil klasterisasi menunjukkan bahwa klaster 1 terdiri dari 45 siswa, klaster 2 berisi 49 siswa, dan klaster 3 mencakup 16 siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa tingkat kemampuan kedua variabel pada siswa di SMP Negeri 1 Klari Karawang sebagian besar berada pada kategori sedang.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
EMTEKA Jurnal Pendidikan Matematika
Published
2025-04-22
DOI
https://doi.org/10.24127/emteka.v6i1.8036
Primary Topic
Mathematics Education and Pedagogy
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

THE RELATIONSHIP BETWEEN MATHEMATICAL EXPLORATION ABILITY AND STUDENTS MATHEMATICAL PROBLEM SOLVING ABILITY USING K-MEANS CLUSTERING

Mokhammad Ridwan Yudhanegara, Disa Gayatri
EMTEKA Jurnal Pendidikan Matematika
Mathematics Education and Pedagogy
article

THE RELATIONSHIP BETWEEN MATHEMATICAL EXPLORATION ABILITY AND STUDENTS MATHEMATICAL PROBLEM SOLVING ABILITY USING K-MEANS CLUSTERING

Mokhammad Ridwan Yudhanegara, Disa Gayatri
article en

Abstract

Given the significance of mathematical exploration and problem-solving skills in students' learning, this research aims to examine the relationship between these two abilities and their mutual influence. By utilizing the K-Means clustering method, this study provides a systematic analysis of students' competencies while offering valuable insights for educators to design more effective and tailored learning experiences based on individual student needs. This study seeks to categorize students' abilities into different levels based on various characteristics. The research population consists of grade IX students from SMP Negeri 1 Klari Karawang during the 2024/2025 academic year, totaling 440 students across 11 classes. A simple random sampling technique was applied, selecting 25% of the total population, resulting in a research sample of 110 students. This quantitative study employs the K-Means clustering method, analyzed through manual calculations. The research instrument consists of descriptive test questions designed to measure both mathematical exploration and problem-solving abilities based on relevant indicators. The sampled students are classified into three clusters using K-Means clustering: cluster 1 represents high-ability students, cluster 2 indicates medium-ability students, and cluster 3 corresponds to low-ability students. The clustering results reveal that cluster 1 includes 45 students, cluster 2 comprises 49 students and cluster 3 consists of 16 students. These findings suggest that the majority of students at SMP Negeri 1 Klari Karawang fall into the medium ability category for both mathematical exploration and problem-solving skills. Mengingat pentingnya kemampuan eksplorasi matematis dan pemecahan masalah matematis bagi siswa, penelitian ini berkontribusi untuk memahami bagaimana kedua kemampuan tersebut saling terkait dan mempengaruhi satu sama lain. Dengan menerapkan metode K-Means clustering, penelitian ini tidak hanya menawarkan analisis yang sistematis mengenai kemampuan siswa, tetapi juga memberikan wawasan yang berharga bagi pendidik dalam menciptakan pembelajaran yang lebih efektif dan terarah sesuai dengan kebutuhan individu siswa. Penelitian ini bermaksud mengkategorikan tingkat kemampuan yang berbeda berdasarkan sejumlah karakteristik yang berbeda. Siswa SMP Negeri 1 Klari Karawang pada tahun ajaran 2024/2025 yang terdaftar di kelas IX termasuk dalam populasi penelitian ini, dengan total 440 siswa dari 11 kelas. Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik simple random sampling, yaitu 25% dari total populasi, sehingga diperoleh sebanyak 110 siswa. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan metode K-Means clustering, yang dianalisis dengan perhitungan manual. Instrumen penelitian berupa tes soal uraian yang telah dirancang guna mengukur kemampuan eksplorasi matematis dengan kemampuan pemecahan masalah matematis, berdasarkan indikator-indikator terkait. Sampel penelitian ini dikelompokkan menjadi tiga klaster menggunakan metode K-Means clustering, yaitu klaster 1 untuk kotegori kemampuan tinggi, klaster 2 untuk kategori kemampuan sedang, dan klaster 3 untuk kategori kemampuan rendah. Hasil klasterisasi menunjukkan bahwa klaster 1 terdiri dari 45 siswa, klaster 2 berisi 49 siswa, dan klaster 3 mencakup 16 siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa tingkat kemampuan kedua variabel pada siswa di SMP Negeri 1 Klari Karawang sebagian besar berada pada kategori sedang.

EMTEKA Jurnal Pendidikan MatematikaVol. 6(1)
University of Singaperbangsa Karawang (ID)
Openalex Percentile: Top 88%
Mathematics Education and Pedagogy
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.