Makna Kebahagiaan Pada Remaja Yatim Piatu di Banda Aceh

Happiness is an important aspect of life that is closely related to mental and emotional well-being. Orphaned adolescents can face more difficulties in achieving happiness. This study aims to explore the meaning of happiness in orphaned adolescents. This research uses a qualitative method with a phenomenological approach. The sampling technique used was purposive sampling with the number of respondents five orphaned teenagers with age criteria between 12-20 years who lost both parents due to death. Data collection was carried out through interviews and observations and then the results obtained were analyzed using Braun and Clarke’s thematic analysis. The findings of this study reveal that happiness in orphaned adolescents is closely related to social support and spiritual meaning. This study emphasizes the importance of programs that enhance social support and spiritual development, as well as greater psychological support and understanding of happiness from the perspective of the orphans themselves.Kebahagiaan merupakan aspek penting dalam hidup yang terkait erat dengan kesejahteraan mental dan emosional. Remaja yatim piatu dapat menghadapi lebih banyak kesulitan dalam mencapai kebahagiaan. Penelitian ini bertujuan untuk menggali makna kebahagiaan pada remaja yatim piatu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah responden lima orang remaja yatim piatu dengan kriteria usia antara 12-20 tahun yang kehilangan kedua orang tua karena meninggal dunia. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi lalu hasil yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis tematik Braun dan Clarke. Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa kebahagiaan pada remaja yatim piatu sangat berkaitan erat dengan dukungan sosial dan makna spiritual. Penelitian ini menekankan pentingnya program yang meningkatkan dukungan sosial dan pengembangan spiritual, serta dukungan psikologis yang lebih besar dan pemahaman kebahagiaan dari perspektif anak yatim piatu itu sendiri.

Authors

Publication Details

Journal
Syiah Kuala Psychology Journal
Published
2025-04-22
DOI
https://doi.org/10.24815/skpj.v3i1.30772
Primary Topic
Gender and Women's Rights
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Makna Kebahagiaan Pada Remaja Yatim Piatu di Banda Aceh

Muhammad Aulia, Kartika Sari, Tara Nurjihan, Win Junaidi et al.
Syiah Kuala Psychology Journal
Gender and Women's Rights
article

Makna Kebahagiaan Pada Remaja Yatim Piatu di Banda Aceh

Muhammad Aulia, Kartika Sari, Tara Nurjihan, Win Junaidi, Fauzia Aulia Adha, Nasywa Alifah Suyida
article en

Abstract

Happiness is an important aspect of life that is closely related to mental and emotional well-being. Orphaned adolescents can face more difficulties in achieving happiness. This study aims to explore the meaning of happiness in orphaned adolescents. This research uses a qualitative method with a phenomenological approach. The sampling technique used was purposive sampling with the number of respondents five orphaned teenagers with age criteria between 12-20 years who lost both parents due to death. Data collection was carried out through interviews and observations and then the results obtained were analyzed using Braun and Clarke’s thematic analysis. The findings of this study reveal that happiness in orphaned adolescents is closely related to social support and spiritual meaning. This study emphasizes the importance of programs that enhance social support and spiritual development, as well as greater psychological support and understanding of happiness from the perspective of the orphans themselves.Kebahagiaan merupakan aspek penting dalam hidup yang terkait erat dengan kesejahteraan mental dan emosional. Remaja yatim piatu dapat menghadapi lebih banyak kesulitan dalam mencapai kebahagiaan. Penelitian ini bertujuan untuk menggali makna kebahagiaan pada remaja yatim piatu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah responden lima orang remaja yatim piatu dengan kriteria usia antara 12-20 tahun yang kehilangan kedua orang tua karena meninggal dunia. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi lalu hasil yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis tematik Braun dan Clarke. Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa kebahagiaan pada remaja yatim piatu sangat berkaitan erat dengan dukungan sosial dan makna spiritual. Penelitian ini menekankan pentingnya program yang meningkatkan dukungan sosial dan pengembangan spiritual, serta dukungan psikologis yang lebih besar dan pemahaman kebahagiaan dari perspektif anak yatim piatu itu sendiri.

Syiah Kuala Psychology JournalVol. 3(1)
Openalex Percentile: Top 90%
Gender and Women's Rights
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Makna Kebahagiaan Pada Remaja Yatim Piatu di Banda Aceh — Muhammad Aulia, Kartika Sari, et al. · Syiah Kuala Psychology Journal (2025) | TGRS Research Map | TGRS