Hubungan Antara Flexible Working Arrangement Terhadap Beban Kerja Subjektif Pada Dosen Universitas X

Lecturers are educators who have the main responsibility for disseminating knowledge through educational activities, research and community service. Lecture workload is defined as the average frequency of activities carried out within a certain period, in accordance with academic and professional responsibilities. Flexible Working Arrangement (FWA) was introduced as a flexible work scheme that allows adjustments to work time and location in a structured and sustainable manner. This research aims to determine the relationship between flexible working arrangements and subjective workload on lecturers at X University. This research uses a quantitative approach with a correlation type. The sampling technique uses quota sampling with a total sample size of 286 lecturers. The research data collectors involved lecturers who had a minimum position of Assistant Expert, did not hold a structural position, and were not on study assignments. The results of the research analysis showed that there was a negative relationship between flexible working arrangements and subjective workload for lecturers at X University, with a significant value (p)=0.006 and correlation coefficient value (r)=-0.163. This can be interpreted that the higher the flexible working arrangement, the lower the subjective workload. The results of the study also showed that the implementation of flexible working arrangements provides flexibility for workers to arrange work schedules according to personal preferences, thereby reducing the perception of workload. These results indicate that universities, including X University, can implement flexible working arrangements as a strategic policy to improve lecturer welfare, reduce perceived work pressure, and maintain productivity that the relationship between the flexible working arrangement variable is low on subjective workload in lecturers at X University.Dosen merupakan tenaga pendidik yang memiliki tanggung jawab utama dalam penyebarluasan ilmu pengetahuan melalui kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Beban kerja dosen didefinisikan sebagai frekuensi rata-rata aktivitas yang dijalankan dalam kurun waktu tertentu, sesuai dengan tanggung jawab akademik dan profesional. Flexible working arrangement diperkenalkan sebagai salah satu skema kerja fleksibel yang memungkinkan penyesuaian waktu dan lokasi kerja secara terstruktur dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan flexible working arrangement dengan beban kerja subjektif pada dosen Universitas X. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis korelasi. Teknik penentuan sampel menggunakan quota sampling dengan jumlah sampel sebanyak 286 dosen. Pengumpulan data penelitian melibatkan dosen yang memiliki jabatan minimal asisten ahli tidak menduduki jabatan struktural, dan tidak sedang tugas belajar. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang negative antara flexible working arrangement dengan beban kerja subjektif pada dosen Universitas X, dengan nilai signifikansi (p)=0,006 dan nilai koefisien korelasi (r)=-0,163. Hal ini dapat diartikan bahwa semakin tinggi flexible working arrangement maka semakin rendah beban kerja subjektif. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa penerapan flexible working arrangement memberikan keleluasaan bagi pekerja untuk mengatur jadwal kerja sesuai preferensi pribadi, sehingga mengurangi persepsi beban kerja. Hasil ini mengindikasikan bahwa perguruan tinggi, termasuk Universitas X, dapat menerapkan flexible working arrangement sebagai kebijakan strategis untuk meningkatkan kesejahteraan dosen, mengurangi tekanan kerja yang dirasakan, dan tetap menjaga produktivitas bahwa hubungan variabel flexible working arrangement rendah terhadap beban kerja subjektif pada dosen Universitas X.

Authors

Publication Details

Journal
Syiah Kuala Psychology Journal
Published
2025-04-22
DOI
https://doi.org/10.24815/skpj.v3i1.32136
Primary Topic
Employee Performance and Management
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Hubungan Antara Flexible Working Arrangement Terhadap Beban Kerja Subjektif Pada Dosen Universitas X

Risana Rachmatan, Irin Riamanda, Safratul Ghina Dilla Afifa, Santi Julita
1 links
Syiah Kuala Psychology Journal
Employee Performance and Management
article

Hubungan Antara Flexible Working Arrangement Terhadap Beban Kerja Subjektif Pada Dosen Universitas X

Risana Rachmatan, Irin Riamanda, Safratul Ghina Dilla Afifa, Santi Julita
article en

Abstract

Lecturers are educators who have the main responsibility for disseminating knowledge through educational activities, research and community service. Lecture workload is defined as the average frequency of activities carried out within a certain period, in accordance with academic and professional responsibilities. Flexible Working Arrangement (FWA) was introduced as a flexible work scheme that allows adjustments to work time and location in a structured and sustainable manner. This research aims to determine the relationship between flexible working arrangements and subjective workload on lecturers at X University. This research uses a quantitative approach with a correlation type. The sampling technique uses quota sampling with a total sample size of 286 lecturers. The research data collectors involved lecturers who had a minimum position of Assistant Expert, did not hold a structural position, and were not on study assignments. The results of the research analysis showed that there was a negative relationship between flexible working arrangements and subjective workload for lecturers at X University, with a significant value (p)=0.006 and correlation coefficient value (r)=-0.163. This can be interpreted that the higher the flexible working arrangement, the lower the subjective workload. The results of the study also showed that the implementation of flexible working arrangements provides flexibility for workers to arrange work schedules according to personal preferences, thereby reducing the perception of workload. These results indicate that universities, including X University, can implement flexible working arrangements as a strategic policy to improve lecturer welfare, reduce perceived work pressure, and maintain productivity that the relationship between the flexible working arrangement variable is low on subjective workload in lecturers at X University.Dosen merupakan tenaga pendidik yang memiliki tanggung jawab utama dalam penyebarluasan ilmu pengetahuan melalui kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Beban kerja dosen didefinisikan sebagai frekuensi rata-rata aktivitas yang dijalankan dalam kurun waktu tertentu, sesuai dengan tanggung jawab akademik dan profesional. Flexible working arrangement diperkenalkan sebagai salah satu skema kerja fleksibel yang memungkinkan penyesuaian waktu dan lokasi kerja secara terstruktur dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan flexible working arrangement dengan beban kerja subjektif pada dosen Universitas X. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis korelasi. Teknik penentuan sampel menggunakan quota sampling dengan jumlah sampel sebanyak 286 dosen. Pengumpulan data penelitian melibatkan dosen yang memiliki jabatan minimal asisten ahli tidak menduduki jabatan struktural, dan tidak sedang tugas belajar. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang negative antara flexible working arrangement dengan beban kerja subjektif pada dosen Universitas X, dengan nilai signifikansi (p)=0,006 dan nilai koefisien korelasi (r)=-0,163. Hal ini dapat diartikan bahwa semakin tinggi flexible working arrangement maka semakin rendah beban kerja subjektif. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa penerapan flexible working arrangement memberikan keleluasaan bagi pekerja untuk mengatur jadwal kerja sesuai preferensi pribadi, sehingga mengurangi persepsi beban kerja. Hasil ini mengindikasikan bahwa perguruan tinggi, termasuk Universitas X, dapat menerapkan flexible working arrangement sebagai kebijakan strategis untuk meningkatkan kesejahteraan dosen, mengurangi tekanan kerja yang dirasakan, dan tetap menjaga produktivitas bahwa hubungan variabel flexible working arrangement rendah terhadap beban kerja subjektif pada dosen Universitas X.

Syiah Kuala Psychology JournalVol. 3(1)
Openalex Percentile: Top 87%
Employee Performance and Management
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.