Pendekatan Syarah Ibn al-‘Attar dalam Al-Uddah fi Sharh Umdah fi al-Ahadith al-Ahkam: Analisis Sosio-Historis

This study examines the sharh methodology employed by Ibn al-‘Attar in his work Al-Uddah fi Sharh Umdah fi al-Ahadith al-Ahkam. Using a qualitative method and a library research approach, this research focuses on the socio-historical analysis of Ibn al-‘Attar's intellectual background and the influence of the Shafi’i school on his works. The findings indicate that Ibn al-‘Attar applied the tahlili (analytical) method in his sharh, aimed at facilitating readers, particularly beginners, in understanding legal hadiths. Social factors, especially the Shafi’i culture in Damascus, along with the significant influence of his teacher, Imam Nawawi, greatly shaped Ibn al-‘Attar's approach. The book demonstrates a clear system, providing detailed explanations based on the companions' narrations and their associated rulings. This study contributes significantly to understanding the role of sharh in the development of hadith studies and the influence of the Shafi’i school on hadith interpretation within Islamic scholarly traditions.Abstrak: Kajian ini membahas metodologi syarah yang digunakan oleh Ibn al-‘Attar dalam karyanya Al-Uddah fi Sharh Umdah fi al-Ahadith al-Ahkam. Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan kepustakaan, penelitian ini berfokus pada analisis sosio-historis yang melatarbelakangi pemikiran Ibn al-‘Attar serta pengaruh mazhab Syafi’i terhadap karya-karyanya. Temuan menunjukkan bahwa Ibn al-‘Attar menerapkan metode tahlili (analisis) dalam syarahnya, yang ditujukan untuk memudahkan pembaca, terutama pelajar pemula, dalam memahami hadis-hadis hukum. Faktor sosial, terutama budaya Syafi’i di Damaskus, serta pengaruh besar dari gurunya, Imam Nawawi, sangat memengaruhi pendekatan Ibn al-‘Attar. Kitab ini juga menunjukkan sistematika yang jelas, dengan penjelasan yang rinci dan berbasis pada riwayat sahabat serta hukum-hukumnya. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami peran syarah dalam perkembangan ilmu hadis dan pengaruh mazhab Syafi’i terhadap interpretasi hadis dalam tradisi keilmuan Islam.

Authors

Publication Details

Journal
Substantia/Substantia : Jurnal Ilmu-ilmu Ushuluddin
Published
2024-10-30
DOI
https://doi.org/10.22373/substantia.v26i2.21224
Primary Topic
Education and Islamic Studies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Pendekatan Syarah Ibn al-‘Attar dalam Al-Uddah fi Sharh Umdah fi al-Ahadith al-Ahkam: Analisis Sosio-Historis

Andris Nurita, Muhid Muhid, Anisatul Chovifah, Moh Hasbulloh et al.
Substantia/Substantia : Jurnal Ilmu-ilmu Ushuluddin
Education and Islamic Studies
article

Pendekatan Syarah Ibn al-‘Attar dalam Al-Uddah fi Sharh Umdah fi al-Ahadith al-Ahkam: Analisis Sosio-Historis

Andris Nurita, Muhid Muhid, Anisatul Chovifah, Moh Hasbulloh, Sellyana Verawati
article en

Abstract

This study examines the sharh methodology employed by Ibn al-‘Attar in his work Al-Uddah fi Sharh Umdah fi al-Ahadith al-Ahkam. Using a qualitative method and a library research approach, this research focuses on the socio-historical analysis of Ibn al-‘Attar's intellectual background and the influence of the Shafi’i school on his works. The findings indicate that Ibn al-‘Attar applied the tahlili (analytical) method in his sharh, aimed at facilitating readers, particularly beginners, in understanding legal hadiths. Social factors, especially the Shafi’i culture in Damascus, along with the significant influence of his teacher, Imam Nawawi, greatly shaped Ibn al-‘Attar's approach. The book demonstrates a clear system, providing detailed explanations based on the companions' narrations and their associated rulings. This study contributes significantly to understanding the role of sharh in the development of hadith studies and the influence of the Shafi’i school on hadith interpretation within Islamic scholarly traditions.Abstrak: Kajian ini membahas metodologi syarah yang digunakan oleh Ibn al-‘Attar dalam karyanya Al-Uddah fi Sharh Umdah fi al-Ahadith al-Ahkam. Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan kepustakaan, penelitian ini berfokus pada analisis sosio-historis yang melatarbelakangi pemikiran Ibn al-‘Attar serta pengaruh mazhab Syafi’i terhadap karya-karyanya. Temuan menunjukkan bahwa Ibn al-‘Attar menerapkan metode tahlili (analisis) dalam syarahnya, yang ditujukan untuk memudahkan pembaca, terutama pelajar pemula, dalam memahami hadis-hadis hukum. Faktor sosial, terutama budaya Syafi’i di Damaskus, serta pengaruh besar dari gurunya, Imam Nawawi, sangat memengaruhi pendekatan Ibn al-‘Attar. Kitab ini juga menunjukkan sistematika yang jelas, dengan penjelasan yang rinci dan berbasis pada riwayat sahabat serta hukum-hukumnya. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami peran syarah dalam perkembangan ilmu hadis dan pengaruh mazhab Syafi’i terhadap interpretasi hadis dalam tradisi keilmuan Islam.

Substantia/Substantia : Jurnal Ilmu-ilmu UshuluddinVol. 26(2)
Openalex Percentile: Top 59%
Education and Islamic Studies
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Pendekatan Syarah Ibn al-‘Attar dalam Al-Uddah fi Sharh Umdah fi al-Ahadith al-Ahkam: Analisis Sosio-Historis — Andris Nurita, Muhid Muhid, et al. · Substantia/Substantia : Jurnal Ilmu-ilmu Ushuluddin (2024) | TGRS Research Map | TGRS