Self Leadership dalam Membangun Kepercayaan Diri Siswa Melayu di SMPN 5 Sanggau

The capacity of a person to direct and control their own resources internally to achieve predetermined goals is referred to as Self Leadership. Using qualitative research methods with interview techniques, this study aims to determine the ability of Grade 8A Malay students at SMPN 5 Sanggau to use self-leadership to build self-confidence. The results of the study found that the leadership of grade 8A Malay students was determined by their ability to communicate effectively and their leadership attitudes which were responsible, firm, and confident. To develop their leadership skills, many students join school organizations. Abstrak: Kapasitas seseorang untuk mengarahkan dan mengendalikan sumber daya mereka sendiri secara internal untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya disebut sebagai Self Leadership. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik wawancara, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan siswa Melayu SMPN 5 Sanggau kelas 8A menggunakan self leadership untuk membangun kepercayaan diri. Hasil penelitian menemukan bahwa kepemimpinan siswa Melayu kelas 8A ditentukan oleh kemampuan mereka berkomunikasi secara efektif dan sikap kepemimpinan mereka yang bertanggung jawab, tegas, dan percaya diri. Untuk mengembangkan keterampilan kepemimpinan mereka, banyak siswa bergabung dengan organisasi sekolah. Kata Kunci: Suku Melayu, Self Leadership, Kepercayaan Diri

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Ngaji Jurnal Pendidikan Islam
Published
2025-04-24
DOI
https://doi.org/10.24260/ngaji.v3i2.59
Primary Topic
Education and Character Development
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Self Leadership dalam Membangun Kepercayaan Diri Siswa Melayu di SMPN 5 Sanggau

Efi Arfiani
Ngaji Jurnal Pendidikan Islam
Education and Character Development
article

Self Leadership dalam Membangun Kepercayaan Diri Siswa Melayu di SMPN 5 Sanggau

Efi Arfiani
article en

Abstract

The capacity of a person to direct and control their own resources internally to achieve predetermined goals is referred to as Self Leadership. Using qualitative research methods with interview techniques, this study aims to determine the ability of Grade 8A Malay students at SMPN 5 Sanggau to use self-leadership to build self-confidence. The results of the study found that the leadership of grade 8A Malay students was determined by their ability to communicate effectively and their leadership attitudes which were responsible, firm, and confident. To develop their leadership skills, many students join school organizations. Abstrak: Kapasitas seseorang untuk mengarahkan dan mengendalikan sumber daya mereka sendiri secara internal untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya disebut sebagai Self Leadership. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik wawancara, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan siswa Melayu SMPN 5 Sanggau kelas 8A menggunakan self leadership untuk membangun kepercayaan diri. Hasil penelitian menemukan bahwa kepemimpinan siswa Melayu kelas 8A ditentukan oleh kemampuan mereka berkomunikasi secara efektif dan sikap kepemimpinan mereka yang bertanggung jawab, tegas, dan percaya diri. Untuk mengembangkan keterampilan kepemimpinan mereka, banyak siswa bergabung dengan organisasi sekolah. Kata Kunci: Suku Melayu, Self Leadership, Kepercayaan Diri

Ngaji Jurnal Pendidikan IslamVol. 3(2)
Universitas Muhammadiyah Pontianak (ID)
Openalex Percentile: Top 92%
Education and Character Development
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.