Implementasi Fungsi Perencanaan Pendidikan Karakter Santri Melalui Peran Asatidz di Pesantren Modern Daarul ‘Uluum Lido

Students at the Daarul Uluum Lido Modern Islamic Boarding School apply asatidz (teacher) courtesy, especially by establishing friendships intensively. Doing work outside the classroom, such as helping out at the asatidz’s house in their spare time or cleaning Islamic boarding schools’ operational vehicles, is one way to build strong friendships. Students do this not to take advantage of asatidz; rather, they do so solely to show their respect and tahrim to a teacher and to practice what they have learned so far, especially during the study of the book which is held every Friday at noon. The authors use a qualitative approach by examining the condition of natural objects. The authors use case studies as a more suitable method for answering research questions about how or why this phenomenon can occur. According to the findings of this study, the role of asatidz as an example is one of the main factors in helping to create a generation that is noble and civilized in shaping the character and morals of the students. Generations that have decency and morality will be able to distinguish between good and bad deeds. In this case, it is the generation that can put things in their place and make people more likable in good relationships. Abstrak: Santri-santri di Pondok Pesantren Modern Daarul Uluum Lido menerapkan adab asatidz (guru), khususnya dengan intens menjalin silaturahmi. Melakukan pekerjaan di luar kelas, seperti membantu pekerjaan di rumah asatidz di waktu senggang atau membersihkan kendaraan operasional pondok pesantren, merupakan salah satu cara membangun silaturahmi yang kuat. Santri melakukan hal ini bukan untuk memanfaatkan asatidz; melainkan, mereka melakukannya semata-mata untuk menunjukkan penghormatan dan tahrim mereka kepada seorang guru dan untuk mempraktekkan apa yang telah mereka pelajari selama ini, terutama selama belajar kitab yang diadakan setiap hari Jumat di siang hari. Penulis menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengkaji kondisi objek alam. Penulis menggunakan studi kasus sebagai metode yang lebih cocok untuk menjawab pertanyaan penelitian tentang bagaimana atau mengapa fenomena ini dapat terjadi. Menurut temuan penelitian ini, peran asatidz sebagai keteladanan merupakan salah satu faktor utama dalam membantu terciptanya generasi yang berakhlak mulia dan beradab dalam membentuk watak dan akhlak santri. Generasi yang memiliki kesopanan dan moralitas akan dapat membedakan antara perbuatan baik dan buruk. Dalam hal ini adalah generasi yang mampu menempatkan sesuatu pada tempatnya dan membuat orang lebih disukai dalam hubungan yang baik. Kata kunci: Adab, Etika, Figur

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Ngaji Jurnal Pendidikan Islam
Published
2025-04-24
DOI
https://doi.org/10.24260/ngaji.v3i1.46
Primary Topic
Education and Character Development
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Implementasi Fungsi Perencanaan Pendidikan Karakter Santri Melalui Peran Asatidz di Pesantren Modern Daarul ‘Uluum Lido

Nisa Hasanah, Hasbiyallah Hasbiyallah, Siti Nabilah Sina
Ngaji Jurnal Pendidikan Islam
Education and Character Development
article

Implementasi Fungsi Perencanaan Pendidikan Karakter Santri Melalui Peran Asatidz di Pesantren Modern Daarul ‘Uluum Lido

Nisa Hasanah, Hasbiyallah Hasbiyallah, Siti Nabilah Sina
article en

Abstract

Students at the Daarul Uluum Lido Modern Islamic Boarding School apply asatidz (teacher) courtesy, especially by establishing friendships intensively. Doing work outside the classroom, such as helping out at the asatidz’s house in their spare time or cleaning Islamic boarding schools’ operational vehicles, is one way to build strong friendships. Students do this not to take advantage of asatidz; rather, they do so solely to show their respect and tahrim to a teacher and to practice what they have learned so far, especially during the study of the book which is held every Friday at noon. The authors use a qualitative approach by examining the condition of natural objects. The authors use case studies as a more suitable method for answering research questions about how or why this phenomenon can occur. According to the findings of this study, the role of asatidz as an example is one of the main factors in helping to create a generation that is noble and civilized in shaping the character and morals of the students. Generations that have decency and morality will be able to distinguish between good and bad deeds. In this case, it is the generation that can put things in their place and make people more likable in good relationships. Abstrak: Santri-santri di Pondok Pesantren Modern Daarul Uluum Lido menerapkan adab asatidz (guru), khususnya dengan intens menjalin silaturahmi. Melakukan pekerjaan di luar kelas, seperti membantu pekerjaan di rumah asatidz di waktu senggang atau membersihkan kendaraan operasional pondok pesantren, merupakan salah satu cara membangun silaturahmi yang kuat. Santri melakukan hal ini bukan untuk memanfaatkan asatidz; melainkan, mereka melakukannya semata-mata untuk menunjukkan penghormatan dan tahrim mereka kepada seorang guru dan untuk mempraktekkan apa yang telah mereka pelajari selama ini, terutama selama belajar kitab yang diadakan setiap hari Jumat di siang hari. Penulis menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengkaji kondisi objek alam. Penulis menggunakan studi kasus sebagai metode yang lebih cocok untuk menjawab pertanyaan penelitian tentang bagaimana atau mengapa fenomena ini dapat terjadi. Menurut temuan penelitian ini, peran asatidz sebagai keteladanan merupakan salah satu faktor utama dalam membantu terciptanya generasi yang berakhlak mulia dan beradab dalam membentuk watak dan akhlak santri. Generasi yang memiliki kesopanan dan moralitas akan dapat membedakan antara perbuatan baik dan buruk. Dalam hal ini adalah generasi yang mampu menempatkan sesuatu pada tempatnya dan membuat orang lebih disukai dalam hubungan yang baik. Kata kunci: Adab, Etika, Figur

Ngaji Jurnal Pendidikan IslamVol. 3(1)
Sunan Gunung Djati State Islamic University Bandung (ID)
Openalex Percentile: Top 92%
Education and Character Development
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.