SKRINING KADAR VITAMIN D SERUM PADA WANITA USIA SUBUR

Abstract: WUS are women aged 15-49 years who are ready to face pregnancy. The services that can be provided in preparation for pregnancy include physical examinations, supporting examinations, nutritional supplementation and health consultation. One of the supporting examinations that can be provided is checking serum vitamin D levels which is associated with reproductive health problems such as infertility and also pregnancy complications such as preeclampsia. The research aims to examine serum vitamin D levels in WUS. This research was conducted on WUS who came to the RSKIA Sadewa Midwifery Polyclinic. The sampling technique used purposive sampling with a total of 40 respondents. Inclusion criteria: Women aged 20-35 years, want to have serum Vitamin D levels checked, female adolescents aged 13-18 years, registered. Exclusion criteria: Women of childbearing age who are pregnant. The results of screening for serum vitamin D levels in fertile women had found 28 (70%) respondents with infertility, 21 (52.5%) respondents with abnormal BMi and 27 (67.5%) respondents with vitamin D deficiency. countries with tropical climates, 67,5% of WUS experiences vitamin D deficiency and 52.5% infertility. The suggestion is that by getting an overview of Vitamin D levels in women of childbearing age, it can reduce complications in pregnancy.Abstrak: WUS merupakan Wanita usia 15-49 tahun yang siap menghadapai kehamilan. Adapun pelayanan yang dapat diberikan dalam persiapan kehamilan diantaranya pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, suplementasi gizi dan kosnultasi Kesehatan Pemeriksaan penunjang yang dapat diberikan salah satunya dengan pemeriksaan kadar vitamin D serum yang dikaitkan dengan salah satu masalah kesehatan reproduksi seperti infertilitas dan juga komplikasi kehamilan seperti preeklamsia. Penelitian bertujuan melakukan skrining kadar vitamin D serum pada WUS. Penelitian ini dilakukan pada WUS yang datang di poli Kebidanan RSKIA Sadewa. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah 40 responden. Kriteria inklusi: Wanita usia 20-35 tahun, bersedia dilakukan cek kadar serum Vitamin D, remaja putri usia 13- 18 tahun, tercatat. Kriteria eksklusi: Wanita usia subur yang sedang hamil. Hasil skrining kadar vitamin D serum pada wanita subur didapatkan 28 (70%) reponden dengan infertilitas, 21 (52,5%) responden dengan IMT tidak normal dan 27 (67,5%) responden dengan defisiensi vitamin D. Kesimpulan penelitian walaupun Indonesia sebagai negara dengan iklim tropis, 67,5% WUS mengalami defisiensi vitamin D dan 52,5% mengalami infertilitas. Saran dengan di dapatkan gambaran kadar Vitamin D pada wanita usia subur dapat mengurangi komplikasi pada kehamilan.

Authors

Publication Details

Journal
Midwifery Journal Jurnal Kebidanan UM Mataram
Published
2025-03-15
DOI
https://doi.org/10.31764/mj.v10i1.19984
Primary Topic
Public Health and Nutrition
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

SKRINING KADAR VITAMIN D SERUM PADA WANITA USIA SUBUR

Evi Wahyuntari, Pratika Wahyuhidaya, Oktavianus Wahyu P
Midwifery Journal Jurnal Kebidanan UM Mataram
Public Health and Nutrition
article

SKRINING KADAR VITAMIN D SERUM PADA WANITA USIA SUBUR

Evi Wahyuntari, Pratika Wahyuhidaya, Oktavianus Wahyu P
article en

Abstract

Abstract: WUS are women aged 15-49 years who are ready to face pregnancy. The services that can be provided in preparation for pregnancy include physical examinations, supporting examinations, nutritional supplementation and health consultation. One of the supporting examinations that can be provided is checking serum vitamin D levels which is associated with reproductive health problems such as infertility and also pregnancy complications such as preeclampsia. The research aims to examine serum vitamin D levels in WUS. This research was conducted on WUS who came to the RSKIA Sadewa Midwifery Polyclinic. The sampling technique used purposive sampling with a total of 40 respondents. Inclusion criteria: Women aged 20-35 years, want to have serum Vitamin D levels checked, female adolescents aged 13-18 years, registered. Exclusion criteria: Women of childbearing age who are pregnant. The results of screening for serum vitamin D levels in fertile women had found 28 (70%) respondents with infertility, 21 (52.5%) respondents with abnormal BMi and 27 (67.5%) respondents with vitamin D deficiency. countries with tropical climates, 67,5% of WUS experiences vitamin D deficiency and 52.5% infertility. The suggestion is that by getting an overview of Vitamin D levels in women of childbearing age, it can reduce complications in pregnancy.Abstrak: WUS merupakan Wanita usia 15-49 tahun yang siap menghadapai kehamilan. Adapun pelayanan yang dapat diberikan dalam persiapan kehamilan diantaranya pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, suplementasi gizi dan kosnultasi Kesehatan Pemeriksaan penunjang yang dapat diberikan salah satunya dengan pemeriksaan kadar vitamin D serum yang dikaitkan dengan salah satu masalah kesehatan reproduksi seperti infertilitas dan juga komplikasi kehamilan seperti preeklamsia. Penelitian bertujuan melakukan skrining kadar vitamin D serum pada WUS. Penelitian ini dilakukan pada WUS yang datang di poli Kebidanan RSKIA Sadewa. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah 40 responden. Kriteria inklusi: Wanita usia 20-35 tahun, bersedia dilakukan cek kadar serum Vitamin D, remaja putri usia 13- 18 tahun, tercatat. Kriteria eksklusi: Wanita usia subur yang sedang hamil. Hasil skrining kadar vitamin D serum pada wanita subur didapatkan 28 (70%) reponden dengan infertilitas, 21 (52,5%) responden dengan IMT tidak normal dan 27 (67,5%) responden dengan defisiensi vitamin D. Kesimpulan penelitian walaupun Indonesia sebagai negara dengan iklim tropis, 67,5% WUS mengalami defisiensi vitamin D dan 52,5% mengalami infertilitas. Saran dengan di dapatkan gambaran kadar Vitamin D pada wanita usia subur dapat mengurangi komplikasi pada kehamilan.

Midwifery Journal Jurnal Kebidanan UM MataramVol. 10(1)
Openalex Percentile: Top 89%
Public Health and Nutrition
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.