Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pembuatan Pembatas Antara Air Laut dan Air Tawar untuk Ketahanan Sumber Daya Air

The community empowerment program in Tunjungrejo Village, Margoyoso, Pati, focuses on building a barrier between saltwater and freshwater to support the sustainability of agriculture and aquaculture. This program aims to address the irrigation issues faced by local residents, particularly the need for saltwater in fish ponds and freshwater in rice fields. KKN Team 38 from Universitas Muria Kudus participated in this activity by conducting surveys, measurements, and constructing the water barrier. The program not only helps maintain ecosystem balance and improve the efficiency of water resource management, but also encourages active community participation in its implementation. The results of this activity have had a positive impact on the sustainability of agriculture and aquaculture in the village, while also increasing public awareness of the importance of environmental preservation.Program pemberdayaan masyarakat di Desa Tunjungrejo, Margoyoso Pati melalui pembuatan pembatas antara air asin dan air tawar bertujuan untuk mendukung keberlanjutan pertanian dan perikanan. Program ini bertujuan untuk mengatasi masalah irigasi yang dihadapi masyarakat setempat, terutama karena kebutuhan akan air asin untuk tambak dan air tawar untuk sawah. Tim KKN 38 dari Universitas Muria Kudus terlibat dalam kegiatan ini dengan melakukan survei, pengukuran, serta pembangunan pembatas air. Progam ini tidak hanya membantu menjaga keseimbangan ekosistem dan meningkatkan efisiensi pengelolaan sumber daya air, tetapi juga melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam proses pembangunannya. Hasil dari kegiatan ini berdampak positif terhadap keberlanjutan usaha pertanian dan perikanan di desa tersebut, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan.

Authors

Publication Details

Journal
Muria Jurnal Layanan Masyarakat
Published
2025-04-24
DOI
https://doi.org/10.24176/mjlm.v7i1.14901
Primary Topic
Architectural and Urban Studies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pembuatan Pembatas Antara Air Laut dan Air Tawar untuk Ketahanan Sumber Daya Air

Moh. Alvin Andriyansyah, Nova Ferdiansyah, Muhammad Yusuf Miftahuddin, Muhammad Dian Nugroho
Muria Jurnal Layanan Masyarakat
Architectural and Urban Studies
article

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pembuatan Pembatas Antara Air Laut dan Air Tawar untuk Ketahanan Sumber Daya Air

Moh. Alvin Andriyansyah, Nova Ferdiansyah, Muhammad Yusuf Miftahuddin, Muhammad Dian Nugroho
article en

Abstract

The community empowerment program in Tunjungrejo Village, Margoyoso, Pati, focuses on building a barrier between saltwater and freshwater to support the sustainability of agriculture and aquaculture. This program aims to address the irrigation issues faced by local residents, particularly the need for saltwater in fish ponds and freshwater in rice fields. KKN Team 38 from Universitas Muria Kudus participated in this activity by conducting surveys, measurements, and constructing the water barrier. The program not only helps maintain ecosystem balance and improve the efficiency of water resource management, but also encourages active community participation in its implementation. The results of this activity have had a positive impact on the sustainability of agriculture and aquaculture in the village, while also increasing public awareness of the importance of environmental preservation.Program pemberdayaan masyarakat di Desa Tunjungrejo, Margoyoso Pati melalui pembuatan pembatas antara air asin dan air tawar bertujuan untuk mendukung keberlanjutan pertanian dan perikanan. Program ini bertujuan untuk mengatasi masalah irigasi yang dihadapi masyarakat setempat, terutama karena kebutuhan akan air asin untuk tambak dan air tawar untuk sawah. Tim KKN 38 dari Universitas Muria Kudus terlibat dalam kegiatan ini dengan melakukan survei, pengukuran, serta pembangunan pembatas air. Progam ini tidak hanya membantu menjaga keseimbangan ekosistem dan meningkatkan efisiensi pengelolaan sumber daya air, tetapi juga melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam proses pembangunannya. Hasil dari kegiatan ini berdampak positif terhadap keberlanjutan usaha pertanian dan perikanan di desa tersebut, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan.

Muria Jurnal Layanan MasyarakatVol. 7(1)
Openalex Percentile: Top 90%
Architectural and Urban Studies
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pembuatan Pembatas Antara Air Laut dan Air Tawar untuk Ketahanan Sumber Daya Air — Moh. Alvin Andriyansyah, Nova Ferdiansyah, et al. · Muria Jurnal Layanan Masyarakat (2025) | TGRS Research Map | TGRS