Strategi Marketing Public Relations Parfum Lokal dalam Membangun Brand Awareness

The rapid growth of the perfume industry in Indonesia, especially in the local product segment, has created intense competition among business players. Aamodini, as a new brand, had to implement effective strategies to build brand awareness. This research aims to identify the Marketing Public Relations (MPR) strategy used by Aamodini in building brand awareness. The theory used in this research is the MPR Whalen's 7 Step Strategic Planning Process, namely situation analysis, objectives, strategy, targets, messages, tactics and evaluation. The method applied is qualitative with a case study approach, where data is collected through in-depth interviews. The research results show that MPR Aamodini focuses on creating active interactions with consumers, maximizing the use of social media, collaborating with influencers, and participating in offline bazaars. These strategies can build brand awareness, starting from the initial stage where consumers are not familiar with Aamodini to reaching a significant level of recognition in the local perfume market. This research confirms the importance of a planned MPR strategy in facing competitive challenges and building brand awareness. Pesatnya pertumbuhan industri parfum di Indonesia, khususnya di segmen produk lokal, telah menciptakan persaingan yang ketat di kalangan pelaku bisnis. Aamodini, sebagai brand baru, harus menerapkan strategi yang efektif untuk membangun brand awareness. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi Marketing Public Relations (MPR) yang digunakan Aamodini dalam membangun brand awareness. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Tahapan MPR Whalen’s 7 Step Strategic Planning Process, yakni analisis situasi, objektif, strategi, sasaran, pesan, taktik, dan evaluasi. Metode yang diterapkan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MPR Aamodini berfokus pada menciptakan interaksi aktif dengan konsumen, memaksimalkan penggunaan media sosial, berkolaborasi dengan influencer, dan berpartisipasi dalam bazaar offline. Strategi-strategi ini dapat membangun kesadaran merek, mulai dari tahap awal di mana konsumen tidak mengenal Aamodini hingga mencapai tingkat pengenalan yang signifikan di pasar parfum lokal. Penelitian ini menegaskan pentingnya strategi MPR yang terencana dalam menghadapi tantangan kompetisi dan membangun brand awareness.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Prologia
Published
2025-03-30
DOI
https://doi.org/10.24912/pr.v9i1.33179
Primary Topic
SMEs Development and Digital Marketing
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Strategi Marketing Public Relations Parfum Lokal dalam Membangun Brand Awareness

Farid Rusdi, Gabriella Diva Azaria
Prologia
SMEs Development and Digital Marketing
article

Strategi Marketing Public Relations Parfum Lokal dalam Membangun Brand Awareness

Farid Rusdi, Gabriella Diva Azaria
article en

Abstract

The rapid growth of the perfume industry in Indonesia, especially in the local product segment, has created intense competition among business players. Aamodini, as a new brand, had to implement effective strategies to build brand awareness. This research aims to identify the Marketing Public Relations (MPR) strategy used by Aamodini in building brand awareness. The theory used in this research is the MPR Whalen's 7 Step Strategic Planning Process, namely situation analysis, objectives, strategy, targets, messages, tactics and evaluation. The method applied is qualitative with a case study approach, where data is collected through in-depth interviews. The research results show that MPR Aamodini focuses on creating active interactions with consumers, maximizing the use of social media, collaborating with influencers, and participating in offline bazaars. These strategies can build brand awareness, starting from the initial stage where consumers are not familiar with Aamodini to reaching a significant level of recognition in the local perfume market. This research confirms the importance of a planned MPR strategy in facing competitive challenges and building brand awareness. Pesatnya pertumbuhan industri parfum di Indonesia, khususnya di segmen produk lokal, telah menciptakan persaingan yang ketat di kalangan pelaku bisnis. Aamodini, sebagai brand baru, harus menerapkan strategi yang efektif untuk membangun brand awareness. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi Marketing Public Relations (MPR) yang digunakan Aamodini dalam membangun brand awareness. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Tahapan MPR Whalen’s 7 Step Strategic Planning Process, yakni analisis situasi, objektif, strategi, sasaran, pesan, taktik, dan evaluasi. Metode yang diterapkan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MPR Aamodini berfokus pada menciptakan interaksi aktif dengan konsumen, memaksimalkan penggunaan media sosial, berkolaborasi dengan influencer, dan berpartisipasi dalam bazaar offline. Strategi-strategi ini dapat membangun kesadaran merek, mulai dari tahap awal di mana konsumen tidak mengenal Aamodini hingga mencapai tingkat pengenalan yang signifikan di pasar parfum lokal. Penelitian ini menegaskan pentingnya strategi MPR yang terencana dalam menghadapi tantangan kompetisi dan membangun brand awareness.

PrologiaVol. 9(1)
Tarumanagara University (ID)
Openalex Percentile: Top 87%
SMEs Development and Digital Marketing
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.