Peran Media Sosial Instagram dalam Meningkatkan Kesadaran Generasi Muda terdahap Isu Lingkungan

In recent years, environmental issues in Indonesia have posed a serious threat as air pollution has increased dramatically, making Indonesia one of the countries contributing to global air pollution. Instagram account @greenwelfare.id (GWF) is one of the organisations that focuses on the environment by initiating climate education for the younger generation. The object of this research is Instagram social media because of the large number of users, simple content, ease of understanding, and favor by the younger generation. The purpose of this research is to discover a communication strategy through social media that attracts young people's interest in environmental issues. This research analysis is based on Persuasive Communication Theory and the Elaboration Likelihood Model (ELM). The researcher used descriptive qualitative research with a case study method on GWF's followers and Instagram account managers. The results showed that Instagram is a medium used by GWF to deliver persuasive messages related to the environment. By using effective copywriting and optimising the features available on Instagram, persuasive messages are delivered on central and peripheral channels. The central channel is done by reporting the latest information and collaboration, while the peripheral is done by means of content in the form of organising events and strong visual power. ELM theory supports the influence of social media on the interest and awareness of the younger generation in voicing environmental issues. Beberapa tahun belakangan ini, persoalan lingkungan di Indonesia telah menimbulkan ancaman serius di mana polusi udara meningkat drastis menjadikan Indonesia salah satu negara yang berkontribusi terhadap polusi udara global. Akun instagram @greenwelfare.id (GWF) merupakan salah satu organisasi yang berfokus di bidang lingkungan dengan menginisiasi pendidikan iklim untuk generasi muda. Objek pada penelitian ini adalah media sosial Instagram karena jumlah pengguna yang besar, konten yang sederhana, mudah dipahami, dan digemari generasi muda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi komunikasi melalui media sosial dalam menarik minat generasi muda terhadap isu lingkungan. Analisis penelitian ini didasari Teori Komunikasi Persuasif dan Elaboration Likelihood Model (ELM). Peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus pada pengikut dan pengelola akun instagram GWF. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram menjadi media yang digunakan GWF untuk menyampaikan pesan persuasif terkait lingkungan. Dengan menggunakan copywriting yang efektif dan mengoptimalkan fitur-fitur yang tersedia di Instagram pesan persuasif disampaikan pada jalur sentral dan periferal. Jalur sentral dilakukan dengan memberitakan informasi terkini dan kolaborasi, sementara periferal dilakukan dengan cara konten berupa penyelenggaraan kegiatan atau aktivitas, dan kekuatan visual yang kuat. Teori ELM mendukung adanya pengaruh media sosial terhadap minat dan kesadaran generasi muda dalam menyuarakan isu lingkungan.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Prologia
Published
2025-03-30
DOI
https://doi.org/10.24912/pr.v9i1.27668
Primary Topic
Educational Methods and Impacts
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Peran Media Sosial Instagram dalam Meningkatkan Kesadaran Generasi Muda terdahap Isu Lingkungan

Elysia Elysia, Ahmad Junaidi
1 links
Prologia
Educational Methods and Impacts
article

Peran Media Sosial Instagram dalam Meningkatkan Kesadaran Generasi Muda terdahap Isu Lingkungan

Elysia Elysia, Ahmad Junaidi
article en

Abstract

In recent years, environmental issues in Indonesia have posed a serious threat as air pollution has increased dramatically, making Indonesia one of the countries contributing to global air pollution. Instagram account @greenwelfare.id (GWF) is one of the organisations that focuses on the environment by initiating climate education for the younger generation. The object of this research is Instagram social media because of the large number of users, simple content, ease of understanding, and favor by the younger generation. The purpose of this research is to discover a communication strategy through social media that attracts young people's interest in environmental issues. This research analysis is based on Persuasive Communication Theory and the Elaboration Likelihood Model (ELM). The researcher used descriptive qualitative research with a case study method on GWF's followers and Instagram account managers. The results showed that Instagram is a medium used by GWF to deliver persuasive messages related to the environment. By using effective copywriting and optimising the features available on Instagram, persuasive messages are delivered on central and peripheral channels. The central channel is done by reporting the latest information and collaboration, while the peripheral is done by means of content in the form of organising events and strong visual power. ELM theory supports the influence of social media on the interest and awareness of the younger generation in voicing environmental issues. Beberapa tahun belakangan ini, persoalan lingkungan di Indonesia telah menimbulkan ancaman serius di mana polusi udara meningkat drastis menjadikan Indonesia salah satu negara yang berkontribusi terhadap polusi udara global. Akun instagram @greenwelfare.id (GWF) merupakan salah satu organisasi yang berfokus di bidang lingkungan dengan menginisiasi pendidikan iklim untuk generasi muda. Objek pada penelitian ini adalah media sosial Instagram karena jumlah pengguna yang besar, konten yang sederhana, mudah dipahami, dan digemari generasi muda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi komunikasi melalui media sosial dalam menarik minat generasi muda terhadap isu lingkungan. Analisis penelitian ini didasari Teori Komunikasi Persuasif dan Elaboration Likelihood Model (ELM). Peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus pada pengikut dan pengelola akun instagram GWF. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram menjadi media yang digunakan GWF untuk menyampaikan pesan persuasif terkait lingkungan. Dengan menggunakan copywriting yang efektif dan mengoptimalkan fitur-fitur yang tersedia di Instagram pesan persuasif disampaikan pada jalur sentral dan periferal. Jalur sentral dilakukan dengan memberitakan informasi terkini dan kolaborasi, sementara periferal dilakukan dengan cara konten berupa penyelenggaraan kegiatan atau aktivitas, dan kekuatan visual yang kuat. Teori ELM mendukung adanya pengaruh media sosial terhadap minat dan kesadaran generasi muda dalam menyuarakan isu lingkungan.

PrologiaVol. 9(1)
Tarumanagara University (ID)
Openalex Percentile: Top 92%
Educational Methods and Impacts
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.