Nilai-Nilai Pendidikan Ahlus Sunnah wal Jamaah (Aswaja) dalam Novel Bidadari Bermata Bening Karya Habibburahman El Shiraz

Ahlus Sunnah wal Jamaah (Aswaja) are NU-based educational values that benefit Muslims’ life in society, nation, and state. These values appear in literary works, one of which is from novels. This study aims to determine the values of Islamic education in Ahlus Sunnah wal Jamaah (Aswaja) in the novel Bidadari Bermata Bening by Habiburrahman El Shirazy. The research method used is the descriptive qualitative method. The data used in this study is written data in the form of novel texts related to the character of Ahlus Sunnah wal Jamaah (Aswaja) in the novel Bidadari Bermata Bening by Habiburrahman El Shirazy. The data source in this study is the novel Bidadari Bermata Bening by Habiburrahman El Shirazy published by Republik second edition, in May 2017, with a total of 337 pages. The technique used to collect data in this study is the reading-note technique. The data analysis technique uses a character approach by looking at the contents and goals implied in literary works by interpreting the values of Ahlus Sunnah wal Jamaah (Aswaja). The results show that the values of Ahlus Sunnah wal Jamaah (Aswaja) in the novel Bidadari Bermata Bening by Habiburrahman El Shirazy include four attitudes. The first attitude is Tawasuth in doing justice and taking the middle way. The second attitude is Tawazun, balance in doing something (deliberation). The third attitude is Tasamuh, intolerance, mutual respect, and mutual respect for differences. And the fourth attitude is Amar Ma’ruf Nahi Munkar, in enjoining good deeds and forbidding bad deeds. Abstrak: Ahlus Sunnah wal Jamaah (Aswaja) merupakan nilai-nilai pendidikan berbasis ke-NU-an yang bermanfaat bagi kehidupan seorang muslim dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Nilai-nilai tersebut pun muncul dalam karya sastra, salah satunya di dalam novel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan Islam dalam Ahlus Sunnah wal Jamaah (Aswaja) dalam novel Bidadari Bermata Bening karya Habiburrahman El Shirazy. Metode penelitian yang dipakai adalah metode deskriptif kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data tertulis berupa teks novel yang berhubungan dengan karakter Ahlus Sunnah wal Jamaah (Aswaja) dalam novel Bidadari Bermata Bening karya Habiburrahman El Shirazy. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Bidadari Bermata Bening karya Habiburrahman El Shirazy yang diterbitkan oleh Repuplika cetakan kedua, bulan Mei 2017, dengan jumlah 337 halaman. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data pada penelitian ini adalah teknik baca-catat. Teknik analisis data menggunakan pendekatan karakter dengan melihat isi dan tujuan yang tersirat di dalam karya sastra dengan menginterpretasikan nilai-nilai Ahlus Sunnah wal Jamaah (Aswaja). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Ahlus Sunnah wal Jamaah (Aswaja) dalam novel Bidadari Bermata Bening karya Habiburrahman El Shirazy mencakup empat sikap. Sikap pertama adalah Tawasuth, dalam berbuat adil dan pengambilan jalan tengah. Sikap kedua adalah Tawazun, seimbang dalam bertindak (musyawarah). Sikap ketiga berupa Tasamuh, dalam tenggang rasa, saling menghormati, dan saling menghargai perbedaan. Dan sikap keempat adalah Amar Ma’ruf Nahi Munkar, menyuruh perbuatan baik dan melarang perbuatan buruk. Kata Kunci: Ahlus Sunnah wal Jamaah (Aswaja), Bidadari Bermata Bening, Novel

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Ngaji Jurnal Pendidikan Islam
Published
2025-04-24
DOI
https://doi.org/10.24260/ngaji.v2i2.31
Primary Topic
Islamic Finance and Communication
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Nilai-Nilai Pendidikan Ahlus Sunnah wal Jamaah (Aswaja) dalam Novel Bidadari Bermata Bening Karya Habibburahman El Shiraz

Rosita Sofyaningrum, Alfi Nurdina, Muchtar Asngari
Ngaji Jurnal Pendidikan Islam
Islamic Finance and Communication
article

Nilai-Nilai Pendidikan Ahlus Sunnah wal Jamaah (Aswaja) dalam Novel Bidadari Bermata Bening Karya Habibburahman El Shiraz

Rosita Sofyaningrum, Alfi Nurdina, Muchtar Asngari
article en

Abstract

Ahlus Sunnah wal Jamaah (Aswaja) are NU-based educational values that benefit Muslims’ life in society, nation, and state. These values appear in literary works, one of which is from novels. This study aims to determine the values of Islamic education in Ahlus Sunnah wal Jamaah (Aswaja) in the novel Bidadari Bermata Bening by Habiburrahman El Shirazy. The research method used is the descriptive qualitative method. The data used in this study is written data in the form of novel texts related to the character of Ahlus Sunnah wal Jamaah (Aswaja) in the novel Bidadari Bermata Bening by Habiburrahman El Shirazy. The data source in this study is the novel Bidadari Bermata Bening by Habiburrahman El Shirazy published by Republik second edition, in May 2017, with a total of 337 pages. The technique used to collect data in this study is the reading-note technique. The data analysis technique uses a character approach by looking at the contents and goals implied in literary works by interpreting the values of Ahlus Sunnah wal Jamaah (Aswaja). The results show that the values of Ahlus Sunnah wal Jamaah (Aswaja) in the novel Bidadari Bermata Bening by Habiburrahman El Shirazy include four attitudes. The first attitude is Tawasuth in doing justice and taking the middle way. The second attitude is Tawazun, balance in doing something (deliberation). The third attitude is Tasamuh, intolerance, mutual respect, and mutual respect for differences. And the fourth attitude is Amar Ma’ruf Nahi Munkar, in enjoining good deeds and forbidding bad deeds. Abstrak: Ahlus Sunnah wal Jamaah (Aswaja) merupakan nilai-nilai pendidikan berbasis ke-NU-an yang bermanfaat bagi kehidupan seorang muslim dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Nilai-nilai tersebut pun muncul dalam karya sastra, salah satunya di dalam novel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan Islam dalam Ahlus Sunnah wal Jamaah (Aswaja) dalam novel Bidadari Bermata Bening karya Habiburrahman El Shirazy. Metode penelitian yang dipakai adalah metode deskriptif kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data tertulis berupa teks novel yang berhubungan dengan karakter Ahlus Sunnah wal Jamaah (Aswaja) dalam novel Bidadari Bermata Bening karya Habiburrahman El Shirazy. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Bidadari Bermata Bening karya Habiburrahman El Shirazy yang diterbitkan oleh Repuplika cetakan kedua, bulan Mei 2017, dengan jumlah 337 halaman. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data pada penelitian ini adalah teknik baca-catat. Teknik analisis data menggunakan pendekatan karakter dengan melihat isi dan tujuan yang tersirat di dalam karya sastra dengan menginterpretasikan nilai-nilai Ahlus Sunnah wal Jamaah (Aswaja). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Ahlus Sunnah wal Jamaah (Aswaja) dalam novel Bidadari Bermata Bening karya Habiburrahman El Shirazy mencakup empat sikap. Sikap pertama adalah Tawasuth, dalam berbuat adil dan pengambilan jalan tengah. Sikap kedua adalah Tawazun, seimbang dalam bertindak (musyawarah). Sikap ketiga berupa Tasamuh, dalam tenggang rasa, saling menghormati, dan saling menghargai perbedaan. Dan sikap keempat adalah Amar Ma’ruf Nahi Munkar, menyuruh perbuatan baik dan melarang perbuatan buruk. Kata Kunci: Ahlus Sunnah wal Jamaah (Aswaja), Bidadari Bermata Bening, Novel

Ngaji Jurnal Pendidikan IslamVol. 2(2)
Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (ID)
Openalex Percentile: Top 89%
Islamic Finance and Communication
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.