Kualifikasi Penginjil yang Berintegritas

Deuteronomy 20 provides a significant biblical passage on the concept of war and its theological implications. This study aims to examine the meaning and message contained in Deuteronomy 20:12-13, exploring the historical, cultural, and theological context behind these verses. The research uses a descriptive qualitative approach, relying on a literature review and interviews with key informants to analyze the text. The findings suggest that these verses illustrate a complex divine approach to war, justice, and peace, offering valuable insights for modern Christian practice and understanding. The study also addresses common misinterpretations of these verses and proposes a clearer understanding of their relevance today. Contribution: This study contributes to a deeper understanding of biblical interpretations related to war theology. It also provides insights into the implications of ancient teachings on modern Christian practices. Finally, it challenges misconceptions about the relationship between faith and violence in the context of historical biblical teachings. Ulangan 20 memberikan suatu ayat Alkitab yang signifikan mengenai konsep perang dan implikasi teologisnya. Penelitian ini bertujuan untuk memeriksa makna dan pesan yang terkandung dalam Ulangan 20:12-13, serta mengeksplorasi konteks historis, budaya, dan teologis di balik ayat-ayat tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan mengandalkan tinjauan pustaka dan wawancara dengan narasumber utama untuk menganalisis teks tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ayat-ayat ini menggambarkan pendekatan ilahi yang kompleks terhadap perang, keadilan, dan perdamaian, serta memberikan wawasan berharga untuk praktik dan pemahaman Kristen masa kini. Penelitian ini juga mengaddress kesalahpahaman yang sering terjadi tentang ayat-ayat ini dan mengusulkan pemahaman yang lebih jelas mengenai relevansinya saat ini. Kontribusi: Studi ini memberikan kontribusi untuk pemahaman yang lebih dalam tentang interpretasi Alkitab terkait teologi perang. Penelitian ini juga memberikan wawasan tentang implikasi ajaran kuno terhadap praktik Kristen modern. Terakhir, penelitian ini menantang kesalahpahaman tentang hubungan antara iman dan kekerasan dalam konteks ajaran Alkitab historis.

Authors

Publication Details

Journal
MODERATE Journal of Religious Education and Social
Published
2025-04-20
DOI
https://doi.org/10.46362/moderate.v2i2.18
Citations
1
Primary Topic
Educational Research and Methods
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
8.93
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Kualifikasi Penginjil yang Berintegritas

Seno Lamsir, Rudy Budiatmaja, Dennie Franky Kilapong, Juan Ananta Tan
1 citations
MODERATE Journal of Religious Education and Social
Educational Research and Methods
8.93
article

Kualifikasi Penginjil yang Berintegritas

Seno Lamsir, Rudy Budiatmaja, Dennie Franky Kilapong, Juan Ananta Tan
article en
1 citations

Abstract

Deuteronomy 20 provides a significant biblical passage on the concept of war and its theological implications. This study aims to examine the meaning and message contained in Deuteronomy 20:12-13, exploring the historical, cultural, and theological context behind these verses. The research uses a descriptive qualitative approach, relying on a literature review and interviews with key informants to analyze the text. The findings suggest that these verses illustrate a complex divine approach to war, justice, and peace, offering valuable insights for modern Christian practice and understanding. The study also addresses common misinterpretations of these verses and proposes a clearer understanding of their relevance today. Contribution: This study contributes to a deeper understanding of biblical interpretations related to war theology. It also provides insights into the implications of ancient teachings on modern Christian practices. Finally, it challenges misconceptions about the relationship between faith and violence in the context of historical biblical teachings. Ulangan 20 memberikan suatu ayat Alkitab yang signifikan mengenai konsep perang dan implikasi teologisnya. Penelitian ini bertujuan untuk memeriksa makna dan pesan yang terkandung dalam Ulangan 20:12-13, serta mengeksplorasi konteks historis, budaya, dan teologis di balik ayat-ayat tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan mengandalkan tinjauan pustaka dan wawancara dengan narasumber utama untuk menganalisis teks tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ayat-ayat ini menggambarkan pendekatan ilahi yang kompleks terhadap perang, keadilan, dan perdamaian, serta memberikan wawasan berharga untuk praktik dan pemahaman Kristen masa kini. Penelitian ini juga mengaddress kesalahpahaman yang sering terjadi tentang ayat-ayat ini dan mengusulkan pemahaman yang lebih jelas mengenai relevansinya saat ini. Kontribusi: Studi ini memberikan kontribusi untuk pemahaman yang lebih dalam tentang interpretasi Alkitab terkait teologi perang. Penelitian ini juga memberikan wawasan tentang implikasi ajaran kuno terhadap praktik Kristen modern. Terakhir, penelitian ini menantang kesalahpahaman tentang hubungan antara iman dan kekerasan dalam konteks ajaran Alkitab historis.

MODERATE Journal of Religious Education and SocialVol. 2(2)
Openalex Percentile: Top 5%
Educational Research and Methods
8.93
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Kualifikasi Penginjil yang Berintegritas — Seno Lamsir, Rudy Budiatmaja, et al. · MODERATE Journal of Religious Education and Social (2025) | TGRS Research Map | TGRS