Verticality and Horizontality Monitoring of Mahakam Bridge Piers Post-Barge Collision Using Geodetic and Structural Instrumentation

This study evaluates the vertical and horizontal stability of Piers 2 and 3 of the Mahakam Bridge in Samarinda, East Kalimantan, a vital infrastructure subjected to heavy daily traffic loads. Monitoring was conducted using high-precision geodetic instruments, including Total Station, Geodetic GPS, Digital Level, and Tiltmeter, to accurately detect structural displacements. Data were collected over a 96-hour period and analyzed spatially using AutoCAD and ArcGIS. Results show that Pier 2 experienced lateral deflection ranging from 0.024% to 0.048%, while Pier 3 exhibited a maximum vertical deviation of 0.010% and horizontal shift up to 0.055%—within acceptable safety limits. The displacement patterns were linear and showed no abrupt angular changes. These findings confirm that the structure remains stable and safe for continued use, though periodic monitoring is recommended, especially during peak loads or after extreme weather events. This research provides a robust foundation for long-term bridge maintenance and technical decision-making.Penelitian ini mengevaluasi kestabilan vertikal dan horizontal Pilar 2 dan Pilar 3 Jembatan Mahakam di Samarinda, Kalimantan Timur, yang merupakan infrastruktur vital dengan beban lalu lintas tinggi. Pemantauan dilakukan menggunakan perangkat geodetik presisi tinggi, termasuk Total Station, GPS Geodetik, Digital Level, dan Tiltmeter, untuk mendeteksi pergeseran struktural secara akurat. Data dikumpulkan selama periode 96 jam dan dianalisis menggunakan AutoCAD dan ArcGIS untuk mendapatkan representasi spasial pergerakan. Hasil menunjukkan bahwa Pilar 2 mengalami defleksi lateral antara 0,024%–0,048%, sedangkan Pilar 3 menunjukkan deviasi maksimum sebesar 0,010% secara vertikal dan hingga 0,055% secara horizontal—masih dalam batas toleransi aman. Pola pergeseran menunjukkan kecenderungan linier dan tidak ada perubahan sudut ekstrem. Temuan ini menegaskan bahwa struktur masih stabil dan aman digunakan, namun tetap diperlukan pemantauan berkala, terutama setelah beban puncak atau kondisi cuaca ekstrem. Penelitian ini memberikan dasar kuat bagi pengambilan keputusan teknis dalam pemeliharaan jembatan jangka panjang.

Authors

Publication Details

Journal
Kurva S Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil
Published
2025-04-20
DOI
https://doi.org/10.31293/teknikd.v13i1.8625
Primary Topic
Ship Hydrodynamics and Maneuverability
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Verticality and Horizontality Monitoring of Mahakam Bridge Piers Post-Barge Collision Using Geodetic and Structural Instrumentation

M. Yusuf, Aco Wahyudi Efendi, Azan Zubran, Novia Safitri et al.
Kurva S Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil
Ship Hydrodynamics and Maneuverability
article

Verticality and Horizontality Monitoring of Mahakam Bridge Piers Post-Barge Collision Using Geodetic and Structural Instrumentation

M. Yusuf, Aco Wahyudi Efendi, Azan Zubran, Novia Safitri, Irwan Faisal Luzan
article en

Abstract

This study evaluates the vertical and horizontal stability of Piers 2 and 3 of the Mahakam Bridge in Samarinda, East Kalimantan, a vital infrastructure subjected to heavy daily traffic loads. Monitoring was conducted using high-precision geodetic instruments, including Total Station, Geodetic GPS, Digital Level, and Tiltmeter, to accurately detect structural displacements. Data were collected over a 96-hour period and analyzed spatially using AutoCAD and ArcGIS. Results show that Pier 2 experienced lateral deflection ranging from 0.024% to 0.048%, while Pier 3 exhibited a maximum vertical deviation of 0.010% and horizontal shift up to 0.055%—within acceptable safety limits. The displacement patterns were linear and showed no abrupt angular changes. These findings confirm that the structure remains stable and safe for continued use, though periodic monitoring is recommended, especially during peak loads or after extreme weather events. This research provides a robust foundation for long-term bridge maintenance and technical decision-making.Penelitian ini mengevaluasi kestabilan vertikal dan horizontal Pilar 2 dan Pilar 3 Jembatan Mahakam di Samarinda, Kalimantan Timur, yang merupakan infrastruktur vital dengan beban lalu lintas tinggi. Pemantauan dilakukan menggunakan perangkat geodetik presisi tinggi, termasuk Total Station, GPS Geodetik, Digital Level, dan Tiltmeter, untuk mendeteksi pergeseran struktural secara akurat. Data dikumpulkan selama periode 96 jam dan dianalisis menggunakan AutoCAD dan ArcGIS untuk mendapatkan representasi spasial pergerakan. Hasil menunjukkan bahwa Pilar 2 mengalami defleksi lateral antara 0,024%–0,048%, sedangkan Pilar 3 menunjukkan deviasi maksimum sebesar 0,010% secara vertikal dan hingga 0,055% secara horizontal—masih dalam batas toleransi aman. Pola pergeseran menunjukkan kecenderungan linier dan tidak ada perubahan sudut ekstrem. Temuan ini menegaskan bahwa struktur masih stabil dan aman digunakan, namun tetap diperlukan pemantauan berkala, terutama setelah beban puncak atau kondisi cuaca ekstrem. Penelitian ini memberikan dasar kuat bagi pengambilan keputusan teknis dalam pemeliharaan jembatan jangka panjang.

Kurva S Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik SipilVol. 13(1)
Openalex Percentile: Top 89%
Ship Hydrodynamics and Maneuverability
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Verticality and Horizontality Monitoring of Mahakam Bridge Piers Post-Barge Collision Using Geodetic and Structural Instrumentation — M. Yusuf, Aco Wahyudi Efendi, et al. · Kurva S Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil (2025) | TGRS Research Map | TGRS