Penerapan Teknologi Mortar Busa Sebagai Solusi Penggantian Jembatan Tanpa Jalur Alternatif (Studi Kasus : Penggantian Jembatan Ruas Tj. Redeb – Bts. Bulungan)

Application of foam mortar technology for bridge approach construction in the Bridge Replacement project Tj. Redeb - Bts. Bulungan provided significant cost efficiency. With the construction method half of the old bridge section remained in use for traffic lanes, while the other half was dismantled and rebuilt using foam mortar. After the foam mortar reached sufficient strength in 14 days, traffic could be diverted to the new bridge, so the remaining half of the bridge could be demolished and rebuilt using the same method, eliminating the need for temporary bridge construction and relocation of affected buildings, which are generally costly. Analyses showed that construction using foam mortar could save up to 10.77% over the conventional preferred backfill method, reducing total expenditure from IDR 7.3 billion to approximately IDR 6.59 billion. Additional benefits include a reduction in the need for retaining walls and an accelerated implementation time, thanks to its self-compacting properties and rapid hardening in 14 days. With cost efficiency and shorter project duration, the use of foam mortar is an innovative solution in bridge construction, allowing traffic to flow smoothly and reducing environmental impact due to the lack of additional materials. The results of this study support the use of foam mortar as an effective and economical construction alternative.Penerapan teknologi material ringan mortar busa untuk konstruksi oprit jembatan pada proyek Penggantian Jembatan Ruas Tj. Redeb – Bts. Bulungan memberikan efisiensi biaya yang signifikan. Dengan metode konstruksi separuh bagian jembatan lama tetap digunakan untuk jalur lalu lintas, sementara separuh lainnya dibongkar dan dibangun kembali dengan menggunakan oprit mortar busa. Setelah mortar busa mencapai kekuatan yang cukup dalam 14 hari, lalu lintas dapat dialihkan ke jembatan baru, sehingga separuh jembatan yang tersisa dapat dibongkar dan dibangun kembali dengan metode yang sama, sehingga tidak diperlukan pembangunan jembatan sementara dan relokasi bangunan yang terdampak, yang umumnya memakan biaya tinggi. Analisis menunjukkan bahwa konstruksi menggunakan mortar busa dapat menghemat biaya hingga 10,77% dibandingkan metode timbunan pilihan konvensional, mengurangi total pengeluaran dari Rp. 7,3 miliar menjadi sekitar Rp. 6,59 miliar. Keuntungan tambahan meliputi pengurangan kebutuhan dinding penahan tanah dan percepatan waktu pelaksanaan, berkat sifat self-compacting dan cepat mengeras dalam 14 hari. Dengan efisiensi biaya serta durasi proyek yang lebih singkat, penggunaan mortar busa menjadi solusi inovatif dalam konstruksi jembatan, memungkinkan arus lalu lintas tetap berjalan lancar dan mengurangi dampak lingkungan karena minimnya material tambahan. Hasil penelitian ini mendukung penggunaan mortar busa sebagai alternatif konstruksi yang efektif dan ekonomis.

Authors

Publication Details

Journal
Kurva S Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil
Published
2025-04-20
DOI
https://doi.org/10.31293/teknikd.v13i1.8627
Primary Topic
Geotechnical and construction materials studies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Penerapan Teknologi Mortar Busa Sebagai Solusi Penggantian Jembatan Tanpa Jalur Alternatif (Studi Kasus : Penggantian Jembatan Ruas Tj. Redeb – Bts. Bulungan)

Wahyu Mahendra Trias A, Sigit Herananda Prabowo
Kurva S Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil
Geotechnical and construction materials studies
article

Penerapan Teknologi Mortar Busa Sebagai Solusi Penggantian Jembatan Tanpa Jalur Alternatif (Studi Kasus : Penggantian Jembatan Ruas Tj. Redeb – Bts. Bulungan)

Wahyu Mahendra Trias A, Sigit Herananda Prabowo
article en

Abstract

Application of foam mortar technology for bridge approach construction in the Bridge Replacement project Tj. Redeb - Bts. Bulungan provided significant cost efficiency. With the construction method half of the old bridge section remained in use for traffic lanes, while the other half was dismantled and rebuilt using foam mortar. After the foam mortar reached sufficient strength in 14 days, traffic could be diverted to the new bridge, so the remaining half of the bridge could be demolished and rebuilt using the same method, eliminating the need for temporary bridge construction and relocation of affected buildings, which are generally costly. Analyses showed that construction using foam mortar could save up to 10.77% over the conventional preferred backfill method, reducing total expenditure from IDR 7.3 billion to approximately IDR 6.59 billion. Additional benefits include a reduction in the need for retaining walls and an accelerated implementation time, thanks to its self-compacting properties and rapid hardening in 14 days. With cost efficiency and shorter project duration, the use of foam mortar is an innovative solution in bridge construction, allowing traffic to flow smoothly and reducing environmental impact due to the lack of additional materials. The results of this study support the use of foam mortar as an effective and economical construction alternative.Penerapan teknologi material ringan mortar busa untuk konstruksi oprit jembatan pada proyek Penggantian Jembatan Ruas Tj. Redeb – Bts. Bulungan memberikan efisiensi biaya yang signifikan. Dengan metode konstruksi separuh bagian jembatan lama tetap digunakan untuk jalur lalu lintas, sementara separuh lainnya dibongkar dan dibangun kembali dengan menggunakan oprit mortar busa. Setelah mortar busa mencapai kekuatan yang cukup dalam 14 hari, lalu lintas dapat dialihkan ke jembatan baru, sehingga separuh jembatan yang tersisa dapat dibongkar dan dibangun kembali dengan metode yang sama, sehingga tidak diperlukan pembangunan jembatan sementara dan relokasi bangunan yang terdampak, yang umumnya memakan biaya tinggi. Analisis menunjukkan bahwa konstruksi menggunakan mortar busa dapat menghemat biaya hingga 10,77% dibandingkan metode timbunan pilihan konvensional, mengurangi total pengeluaran dari Rp. 7,3 miliar menjadi sekitar Rp. 6,59 miliar. Keuntungan tambahan meliputi pengurangan kebutuhan dinding penahan tanah dan percepatan waktu pelaksanaan, berkat sifat self-compacting dan cepat mengeras dalam 14 hari. Dengan efisiensi biaya serta durasi proyek yang lebih singkat, penggunaan mortar busa menjadi solusi inovatif dalam konstruksi jembatan, memungkinkan arus lalu lintas tetap berjalan lancar dan mengurangi dampak lingkungan karena minimnya material tambahan. Hasil penelitian ini mendukung penggunaan mortar busa sebagai alternatif konstruksi yang efektif dan ekonomis.

Kurva S Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik SipilVol. 13(1)
Openalex Percentile: Top 92%
Geotechnical and construction materials studies
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.