Financial Management and Business Communication Training for Micro Business Unit Owners

Abstract Pakal sub-district micro business owners experience limited knowledge to manage finances and business communication. This limitation hinders the growth of micro businesses to develop into small to medium businesses. The problem of micro business owners is overcome through community service activities in the form of financial management and business communication training. The objectives of the training include: 1) providing entrepreneurship knowledge, 2) providing knowledge of financial management concepts and practices, 3) improving communication science to the ability to practice business communication. The training motto was given to partners (housewives who own micro businesses) in the amount of 10 people. The training was carried out offline. Training activities consist of three stages, namely: observation, training and evaluation. The results of the training activities of participants/partners (housewives who own micro businesses) have increased their knowledge of entrepreneurship, financial management and knowledge of communication science. The training succeeded in improving participants' soft skills in the form of financial management practices and business communication with micro business partners. The implication is that the quality of partners (housewives) increases in the management of micro businesses. Pemilik usaha mikro kecamatan Pakal mengalami pengetahuan yang terbatas untuk mengelola keuangan dan komunikasi bisnis. Keterbatasan ini menghambat pertumbuhan usaha mikro untuk berkembang menjadi usaha kecil hingga menengah. Permasalahan pemilik usaha mikro diatasi melalui kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan manajemen keuangan dan komunikasi bisnis. Tujuan dari pelatihan meliputi: 1) memberikan pengetahuan kewirausahaan, 2) memberikan pengetahuan tentang konsep dan praktik manajemen keuangan, 3) meningkatkan ilmu komunikasi hingga kemampuan mempraktikkan komunikasi bisnis. Motto pelatihan diberikan kepada mitra (ibu rumah tangga yang memiliki usaha mikro) sebesar 10 orang. Pelatihan dilakukan secara luring. Kegiatan pelatihan terdiri dari tiga tahap, yaitu: observasi, pelatihan dan evaluasi. Hasil kegiatan pelatihan peserta/mitra (ibu rumah tangga yang memiliki usaha mikro) telah meningkatkan pengetahuan mereka tentang kewirausahaan, manajemen keuangan dan pengetahuan ilmu komunikasi. Pelatihan berhasil meningkatkan soft skill peserta berupa praktik pengelolaan keuangan dan komunikasi bisnis dengan mitra usaha mikro. Implikasinya kualitas mitra (ibu rumah tangga) meningkat dalam pengelolaan usaha mikro.

Authors

Publication Details

Journal
PLAKAT Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat
Published
2025-04-18
DOI
https://doi.org/10.30872/plakat.v7i1.19241
Primary Topic
Islamic Finance and Banking Studies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Financial Management and Business Communication Training for Micro Business Unit Owners

Deandra Vidyanata, Monika Teguh, Sri Nathasya Br Sitepu, Helena Sidharta
PLAKAT Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat
Islamic Finance and Banking Studies
article

Financial Management and Business Communication Training for Micro Business Unit Owners

Deandra Vidyanata, Monika Teguh, Sri Nathasya Br Sitepu, Helena Sidharta
article en

Abstract

Abstract Pakal sub-district micro business owners experience limited knowledge to manage finances and business communication. This limitation hinders the growth of micro businesses to develop into small to medium businesses. The problem of micro business owners is overcome through community service activities in the form of financial management and business communication training. The objectives of the training include: 1) providing entrepreneurship knowledge, 2) providing knowledge of financial management concepts and practices, 3) improving communication science to the ability to practice business communication. The training motto was given to partners (housewives who own micro businesses) in the amount of 10 people. The training was carried out offline. Training activities consist of three stages, namely: observation, training and evaluation. The results of the training activities of participants/partners (housewives who own micro businesses) have increased their knowledge of entrepreneurship, financial management and knowledge of communication science. The training succeeded in improving participants' soft skills in the form of financial management practices and business communication with micro business partners. The implication is that the quality of partners (housewives) increases in the management of micro businesses. Pemilik usaha mikro kecamatan Pakal mengalami pengetahuan yang terbatas untuk mengelola keuangan dan komunikasi bisnis. Keterbatasan ini menghambat pertumbuhan usaha mikro untuk berkembang menjadi usaha kecil hingga menengah. Permasalahan pemilik usaha mikro diatasi melalui kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan manajemen keuangan dan komunikasi bisnis. Tujuan dari pelatihan meliputi: 1) memberikan pengetahuan kewirausahaan, 2) memberikan pengetahuan tentang konsep dan praktik manajemen keuangan, 3) meningkatkan ilmu komunikasi hingga kemampuan mempraktikkan komunikasi bisnis. Motto pelatihan diberikan kepada mitra (ibu rumah tangga yang memiliki usaha mikro) sebesar 10 orang. Pelatihan dilakukan secara luring. Kegiatan pelatihan terdiri dari tiga tahap, yaitu: observasi, pelatihan dan evaluasi. Hasil kegiatan pelatihan peserta/mitra (ibu rumah tangga yang memiliki usaha mikro) telah meningkatkan pengetahuan mereka tentang kewirausahaan, manajemen keuangan dan pengetahuan ilmu komunikasi. Pelatihan berhasil meningkatkan soft skill peserta berupa praktik pengelolaan keuangan dan komunikasi bisnis dengan mitra usaha mikro. Implikasinya kualitas mitra (ibu rumah tangga) meningkat dalam pengelolaan usaha mikro.

PLAKAT Jurnal Pelayanan Kepada MasyarakatVol. 7(1)
Openalex Percentile: Top 89%
Islamic Finance and Banking Studies
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.