Pemetaan Status Gizi dan Keterampilan Motorik Siswa Sekolah Dasar Negeri Kelas Bawah Di Kecamatan Sukun Kota Malang

Abstract: The research problem involves the lack of motor skills among students and variations in nutritional status in elementary schools. Many students experience nutritional imbalances, and there is no research on the TGMD-2 instrument (Test Gross Motor Development-2). This study aims to assess the nutritional status and motor skills of lower-grade students in public elementary schools in the Sukun District, Malang City. The instruments used are TGMD-2 and Anthropometry. The research sample consists of 120 students, both male and female, aged 7-9 years. The research method uses a survey with a quota sampling data collection technique. The research results depict the nutritional status of lower-grade students in public elementary schools in the Sukun District, Malang City as follows: (1) The nutritional status of lower-grade students in public elementary schools in the Sukun District, Malang City, is predominantly in the "very thin" category. (2) The results of motor skills of lower-grade students are predominantly in the "Average" category. From these results, several suggestions can be made: (1) Implement diverse motor learning activities to engage students and enhance their gross motor skills. (2) Regularly assess the nutritional status and motor skills of lower-grade students for periodic evaluation, enabling timely intervention for specific issues. Abstrak: Masalah penelitian ini melibatkan kurangnya keterampilan motorik siswa dan variasi status gizi di sekolah dasar. Banyak peserta didik mengalami ketidakseimbangan status gizi, dan belum ada penelitian mengenai instrumen TGMD-2 (Test Gross Motor Development-2). Penelitian ini bertujuan untuk menilai status gizi dan keterampilan motorik siswa kelas bawah sekolah dasar negeri di Kecamatan Sukun, Kota Malang. Instrumen yang digunakan adalah TGMD-2 dan Antropometri. Sampel penelitian terdiri dari 120 peserta didik, laki-laki dan perempuan, dengan rentang usia 7-9 tahun. Metode penelitian menggunakan survei dengan teknik pengambilan data quota sampling. Dalam hasil penelitian menggambarkan tingkat status gizi peserta didik Sekolah Dasar Negeri kelas bawah di Kecamatan Sukun, Kota Malang sebagai berikut: (1) Status gizi peserta didik Sekolah Dasar Negeri kelas bawah di Kecamatan Sukun, Kota Malang dominan berada kategori sangat kurus. (2) Hasil keterampilan motorik peserta didik kelas bawah dominan berada kategori Menengah “Average”. Dari hasil tersebut dapat disarankan beberapa hal yaitu: (1) Variasi pembelajaran motorik yang beragam agar peserta didik tertarik sehingga mampu meningkatkan keterampilan motorik kasar mereka. (2) identifikasi status gizi dan keterampilan motorik anak kelas rendah untuk melakukan evaluasi secara berkala, sehingga apabila terdapat masalah, penanganan secara khusus dapat segara dilakukan.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Sport Science and Health
Published
2024-08-29
DOI
https://doi.org/10.17977/um062v6i82024p811-825
Primary Topic
Sports and Physical Education Research
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Pemetaan Status Gizi dan Keterampilan Motorik Siswa Sekolah Dasar Negeri Kelas Bawah Di Kecamatan Sukun Kota Malang

Gema Fitriady, Febrita Paulina Heynoek, Abi Fajar Fathoni, Sadidtya Dias Fauzan
Sport Science and Health
Sports and Physical Education Research
article

Pemetaan Status Gizi dan Keterampilan Motorik Siswa Sekolah Dasar Negeri Kelas Bawah Di Kecamatan Sukun Kota Malang

Gema Fitriady, Febrita Paulina Heynoek, Abi Fajar Fathoni, Sadidtya Dias Fauzan
article en

Abstract

Abstract: The research problem involves the lack of motor skills among students and variations in nutritional status in elementary schools. Many students experience nutritional imbalances, and there is no research on the TGMD-2 instrument (Test Gross Motor Development-2). This study aims to assess the nutritional status and motor skills of lower-grade students in public elementary schools in the Sukun District, Malang City. The instruments used are TGMD-2 and Anthropometry. The research sample consists of 120 students, both male and female, aged 7-9 years. The research method uses a survey with a quota sampling data collection technique. The research results depict the nutritional status of lower-grade students in public elementary schools in the Sukun District, Malang City as follows: (1) The nutritional status of lower-grade students in public elementary schools in the Sukun District, Malang City, is predominantly in the "very thin" category. (2) The results of motor skills of lower-grade students are predominantly in the "Average" category. From these results, several suggestions can be made: (1) Implement diverse motor learning activities to engage students and enhance their gross motor skills. (2) Regularly assess the nutritional status and motor skills of lower-grade students for periodic evaluation, enabling timely intervention for specific issues. Abstrak: Masalah penelitian ini melibatkan kurangnya keterampilan motorik siswa dan variasi status gizi di sekolah dasar. Banyak peserta didik mengalami ketidakseimbangan status gizi, dan belum ada penelitian mengenai instrumen TGMD-2 (Test Gross Motor Development-2). Penelitian ini bertujuan untuk menilai status gizi dan keterampilan motorik siswa kelas bawah sekolah dasar negeri di Kecamatan Sukun, Kota Malang. Instrumen yang digunakan adalah TGMD-2 dan Antropometri. Sampel penelitian terdiri dari 120 peserta didik, laki-laki dan perempuan, dengan rentang usia 7-9 tahun. Metode penelitian menggunakan survei dengan teknik pengambilan data quota sampling. Dalam hasil penelitian menggambarkan tingkat status gizi peserta didik Sekolah Dasar Negeri kelas bawah di Kecamatan Sukun, Kota Malang sebagai berikut: (1) Status gizi peserta didik Sekolah Dasar Negeri kelas bawah di Kecamatan Sukun, Kota Malang dominan berada kategori sangat kurus. (2) Hasil keterampilan motorik peserta didik kelas bawah dominan berada kategori Menengah “Average”. Dari hasil tersebut dapat disarankan beberapa hal yaitu: (1) Variasi pembelajaran motorik yang beragam agar peserta didik tertarik sehingga mampu meningkatkan keterampilan motorik kasar mereka. (2) identifikasi status gizi dan keterampilan motorik anak kelas rendah untuk melakukan evaluasi secara berkala, sehingga apabila terdapat masalah, penanganan secara khusus dapat segara dilakukan.

Sport Science and HealthVol. 6(8)
State University of Malang (ID)
Openalex Percentile: Top 48%
Sports and Physical Education Research
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.