Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Pandanwangi Kota Malang
Abstract: In 2021, the exclusive breastfeeding coverage of Pandanwangi Health Center was the lowest out of 16 health centers in Malang City, with 35.1 percent or 51 babies. Knowledge and attitudes influence exclusive breastfeeding. This study aims to find out the correlation between knowledge and attitudes with exclusive breastfeeding in the Pandanwangi Health Center working area. Researchers used quantitative methods and for the approach used cross sectional through questionnaires. The total sample was 231 respondents by obtaining it using purposive sampling method, which has inclusion criteria, namely mothers with babies aged 6 to 24 months, where they live in the Pandanwangi Health Center working area. For data analysis, researcher used the Chi-square test and multiple logistic regression. The results showed that there was no significant correlation between attitude and exclusive breastfeeding (p-value of 0.463) and a significant correlation between attitude and exclusive breastfeeding (p-value of 0.000). Multivariate results proved family support to be the biggest aspect in influencing exclusive breastfeeding for infants. It is expected to strive for exclusive breastfeeding promotion and participate in the posyandu program every month and this always gain insight related to exclusive breastfeeding. Abstrak: Tahun 2021, cakupan pemberian ASI eksklusif Puskesmas Pandanwangi mendapatkan peringkat paling rendah dari 16 Puskesmas di Kota Malang yaitu 35,1 persen atau 51 bayi. Pengetahuan serta sikap memberikan pengaruh pada pemberian ASI eksklusif. Penelitian ini tujuannya yakni dalam rangka mencari tahu korelasi pengetahuan dan sikap dengan pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Pandanwangi. Peneliti mempergunakan metode kuantitatif serta untuk pendekatannya menggunakan cross sectional melalui kuesioner. Total sampelnya sejumlah 231 responden dengan cara memperolehnya menggunakan metode purposive sampling, yang berkriteria inklusi yakni ibu dengan bayi berusia 6 hingga 24 bulan, tempat tinggalnya di wilayah kerja Puskesmas Pandanwangi. Untuk analisis datanya peneliti gunakan uji Chi-square serta regresi logistik berganda. Hasil penelitian mengatakan tidak didapatkan korelasi bermakna dari pengetahuan dengan pemberian ASI eksklusif menunjukkan (p-value sebesar 0,463) serta dijumpai korelasi signifikan dari sikap dengan pemberian ASI eksklusif (p-value sebesar 0,000). Hasil multivariat membuktikan dukungan keluarga menjadi sebuah aspek terbesar dalam pemberian pengaruh terkait pemberian ASI eksklusif untuk bayi. Diharapkan dapat mengupayakan promosi ASI eksklusif serta berpartisipasi dalam menjalani program posyandu setiap bulannya dan dengan demikian senantiasa memperoleh wawasan terkait ASI eksklusif.
Authors
- Septa Katmawanti (ORCID: https://orcid.org/0000-0002-5115-0311)
- Ema Novita Deniati
- Supriyadi Supriyadi (ORCID: https://orcid.org/0009-0000-0661-2620)
- Nur Hidayati
Institutions
- State University of Malang (ID)
Publication Details
- Journal
- Sport Science and Health
- Published
- 2024-11-29
- DOI
- https://doi.org/10.17977/um062v6i112024p1210-1216
- Primary Topic
- Public Health and Nutrition
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00