Analisis Penerapan Higiene dan Sanitasi pada Rumah Makan di Desa Bolorejo Kecamatan Kauman Kabupaten Tulungagung

Abstract: Hygiene and sanitation in restaurants were important things that interrelated in preventing the emergence of disease transmission through available food and beverages. Tulungagung Regency is an area with various culinary tours; one of its locations is in Bolorejo Village, Kauman District, Tulungagung Regency. However, there were four restaurants that didn’t comply with hygiene and sanitation standards in Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 1098 tahun 2003 concerning hygiene and sanitation of restaurants. This research aimed to explain the application of hygiene and sanitation in Bolorejo Village, Kauman District, Tulungagung Regency restaurants. This research used a descriptive method with a qualitative approach which focused on the application of food handler hygiene and sanitation carried out to maintain the restaurant environment's health in Bolorejo Village, Kauman District, Tulungagung Regency without using laboratory tests. This research was conducted from July to August 2021 at two restaurants in that location. This research used interview guidelines and observation sheets as the research instrument. The results showed that “A” Restaurant with a buffet food serving system, got a number score of 811, and “B” Restaurant, with a serving system in general, got a number score of 814 which met the requirements at the most. Abstrak: Higiene dan sanitasi rumah makan adalah hal penting yang saling berkaitan dalam mencegah timbulnya penularan penyakit melalui makanan dan minuman yang tersedia di rumah makan. Kabupaten Tulungagung merupakan salah satu daerah yang memiliki beragam wisata kuliner dan salah satu lokasinya di Desa Bolorejo Kecamatan Kauman Kabupaten Tulungagung. Namun terdapat empat rumah makan yang tidak sesuai standar higiene dan sanitasi dalam Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 1098 tahun 2003 tentang persyaratan higiene sanitasi rumah makan dan restoran. Tujuan dari penelitian yaitu memaparkan penerapan higiene dan sanitasi rumah makan di Desa Bolorejo Kecamatan Kauman Kabupaten Tulungagung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan berfokus pada penerapan higiene penjamah makanan dan sanitasi yang dilakukan dalam menjaga kesehatan lingkungan rumah makan yang berada di lokasi tersebut tanpa menggunakan uji laboratorium. Penelitian dilakukan pada bulan Juli hingga Agustus 2021 di dua rumah makan di lokasi tersebut. Instrumen penelitian menggunakan pedoman wawancara dan lembar observasi berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 1098 tahun 2003. Hasil penelitian menunjukkan Rumah Makan A dengan sistem penyajian makanan secara prasmanan mendapatkan jumlah skor 811 dan Rumah Makan B dengan sistem penyajian seperti rumah makan pada umumnya mendapatkan jumlah skor 814 yang sebagian besar telah memenuhi persyaratan.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Sport Science and Health
Published
2024-11-29
DOI
https://doi.org/10.17977/um062v6i112024p1234-1246
Primary Topic
Food Security and Socioeconomic Dynamics
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Analisis Penerapan Higiene dan Sanitasi pada Rumah Makan di Desa Bolorejo Kecamatan Kauman Kabupaten Tulungagung

Agung Kurniawan, Anindya Hapsari, Supriyadi Supriyadi, Imelda Kanza Arifin
Sport Science and Health
Food Security and Socioeconomic Dynamics
article

Analisis Penerapan Higiene dan Sanitasi pada Rumah Makan di Desa Bolorejo Kecamatan Kauman Kabupaten Tulungagung

Agung Kurniawan, Anindya Hapsari, Supriyadi Supriyadi, Imelda Kanza Arifin
article en

Abstract

Abstract: Hygiene and sanitation in restaurants were important things that interrelated in preventing the emergence of disease transmission through available food and beverages. Tulungagung Regency is an area with various culinary tours; one of its locations is in Bolorejo Village, Kauman District, Tulungagung Regency. However, there were four restaurants that didn’t comply with hygiene and sanitation standards in Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 1098 tahun 2003 concerning hygiene and sanitation of restaurants. This research aimed to explain the application of hygiene and sanitation in Bolorejo Village, Kauman District, Tulungagung Regency restaurants. This research used a descriptive method with a qualitative approach which focused on the application of food handler hygiene and sanitation carried out to maintain the restaurant environment's health in Bolorejo Village, Kauman District, Tulungagung Regency without using laboratory tests. This research was conducted from July to August 2021 at two restaurants in that location. This research used interview guidelines and observation sheets as the research instrument. The results showed that “A” Restaurant with a buffet food serving system, got a number score of 811, and “B” Restaurant, with a serving system in general, got a number score of 814 which met the requirements at the most. Abstrak: Higiene dan sanitasi rumah makan adalah hal penting yang saling berkaitan dalam mencegah timbulnya penularan penyakit melalui makanan dan minuman yang tersedia di rumah makan. Kabupaten Tulungagung merupakan salah satu daerah yang memiliki beragam wisata kuliner dan salah satu lokasinya di Desa Bolorejo Kecamatan Kauman Kabupaten Tulungagung. Namun terdapat empat rumah makan yang tidak sesuai standar higiene dan sanitasi dalam Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 1098 tahun 2003 tentang persyaratan higiene sanitasi rumah makan dan restoran. Tujuan dari penelitian yaitu memaparkan penerapan higiene dan sanitasi rumah makan di Desa Bolorejo Kecamatan Kauman Kabupaten Tulungagung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan berfokus pada penerapan higiene penjamah makanan dan sanitasi yang dilakukan dalam menjaga kesehatan lingkungan rumah makan yang berada di lokasi tersebut tanpa menggunakan uji laboratorium. Penelitian dilakukan pada bulan Juli hingga Agustus 2021 di dua rumah makan di lokasi tersebut. Instrumen penelitian menggunakan pedoman wawancara dan lembar observasi berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 1098 tahun 2003. Hasil penelitian menunjukkan Rumah Makan A dengan sistem penyajian makanan secara prasmanan mendapatkan jumlah skor 811 dan Rumah Makan B dengan sistem penyajian seperti rumah makan pada umumnya mendapatkan jumlah skor 814 yang sebagian besar telah memenuhi persyaratan.

Sport Science and HealthVol. 6(11)
State University of Malang (ID)
Openalex Percentile: Top 47%
Food Security and Socioeconomic Dynamics
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.