PENINGKATAN KREATIVITAS ANAK MELALUI PENGEMBANGAN MEDIA KREATIF DARI BAHAN ALAM PADA RUMAH BELAJAR

Science and technology continue to develop over time. The field of education is also adapting to these advancements, one of which is by preparing an excellent future generation. To cope with these developments, children need skills that can be nurtured, one of which is creativity. Every child has the potential for creativity that can be developed. Creativity helps children innovate in various situations and is one of the essential skills that support their success in pursuing further education. However, children's creativity does not grow on its own; it needs to be further cultivated. The purpose of this study is to prove that the development of creative media using natural materials can be a solution to training children's creative thinking skills. This study employs a quasi-experimental research method conducted on a single experimental group, consisting of 20 children from the "Rumah Belajar" learning community in Tawangsari Village, Pasuruan Regency. The research design used is a pretest-posttest one-group design without a comparison group, with the sample selected randomly. Data collection techniques include a creativity test covering the indicators of flexibility, fluency, and originality, analyzed through activity documentation. The results of this study show that the N-gain score for the originality indicator falls into the high category, while flexibility and fluency are in the upper-medium category. This indicates that children have started practicing creative thinking and are capable of enhancing their level of creativity. ABSTRAK Ilmu pengetahuan dan teknologi semakin berkembang dari waktu ke waktu. Dunia pendidikan pun semakin menyesuaikan diri dengan perkembangan tersebut, salah satunya dengan mempersiapkan generasi penerus yang unggul. Untuk menghadapi perkembangan tersebut tentunya diperlukan keterampilan yang dapat dikembangkan dalam diri anak, salah satunya kreativitas. Setiap anak memiliki daya kreativitas yang dapat dikembangkan. Kreativitas membantu anak untuk dapat berinovasi dalam berbagai situasi. Kreativitas merupakan salah satu keterampilan yang bisa menunjang keberhasilan anak dalam mengenyam pendidikan selanjutnya. Namun, kreativitas anak tidak dapat tumbuh dengan sendirinya. Kreativitas tersebut perlu untuk dikembangkan lebih lanjut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk untuk membuktikan bahwa pengembangan media kreatif dari bahan alam bisa menjadi salah satu solusi dalam melatihkan keterampilan berpikir kreatif anak. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi experimental) yang dilaksanakan pada satu kelompok eksperimen dengan subjek 20 anak anggota bimbingan belajar “Rumah Belajar” Desa Tawangsari Kabupaten Pasuruan. Desain penelitian yang digunakan yakni pretest-posttest one group design tanpa adanya kelompok pembanding dengan sampel yang dipilih secara acak. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melakukan tes kreativitas yang terdiri dari indikator flexibility, fluency, dan originality serta dianalisis melalui dokumentasi kegiatan. Hasil penelitian ini didapatkan nilai N-gain pada indikator originality termasuk pada kriteria tinggi, sedangkan flexibility dan fluency dalam kategori medium atas. Hal ini menunjukkan jika anak sudah mulai berlatih dalam berpikir kreatif dan mampu dalam mengembangkan tingkat kreativitas dalam dirinya.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
ELEMENTARY Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar
Published
2025-04-19
DOI
https://doi.org/10.51878/elementary.v5i1.4662
Citations
1
Primary Topic
Child Development and Education
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
8.93
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

PENINGKATAN KREATIVITAS ANAK MELALUI PENGEMBANGAN MEDIA KREATIF DARI BAHAN ALAM PADA RUMAH BELAJAR

YUDHI UTOMO, RATRI YUDHA TRIWAHYUNI, RESTIN NURFADILLAH, UTIY DEWI ZUHRIYAH et al.
1 citations
ELEMENTARY Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar
Child Development and Education
8.93
article

PENINGKATAN KREATIVITAS ANAK MELALUI PENGEMBANGAN MEDIA KREATIF DARI BAHAN ALAM PADA RUMAH BELAJAR

YUDHI UTOMO, RATRI YUDHA TRIWAHYUNI, RESTIN NURFADILLAH, UTIY DEWI ZUHRIYAH, VIA WAHYU SEPUTRI
article en
1 citations

Abstract

Science and technology continue to develop over time. The field of education is also adapting to these advancements, one of which is by preparing an excellent future generation. To cope with these developments, children need skills that can be nurtured, one of which is creativity. Every child has the potential for creativity that can be developed. Creativity helps children innovate in various situations and is one of the essential skills that support their success in pursuing further education. However, children's creativity does not grow on its own; it needs to be further cultivated. The purpose of this study is to prove that the development of creative media using natural materials can be a solution to training children's creative thinking skills. This study employs a quasi-experimental research method conducted on a single experimental group, consisting of 20 children from the "Rumah Belajar" learning community in Tawangsari Village, Pasuruan Regency. The research design used is a pretest-posttest one-group design without a comparison group, with the sample selected randomly. Data collection techniques include a creativity test covering the indicators of flexibility, fluency, and originality, analyzed through activity documentation. The results of this study show that the N-gain score for the originality indicator falls into the high category, while flexibility and fluency are in the upper-medium category. This indicates that children have started practicing creative thinking and are capable of enhancing their level of creativity. ABSTRAK Ilmu pengetahuan dan teknologi semakin berkembang dari waktu ke waktu. Dunia pendidikan pun semakin menyesuaikan diri dengan perkembangan tersebut, salah satunya dengan mempersiapkan generasi penerus yang unggul. Untuk menghadapi perkembangan tersebut tentunya diperlukan keterampilan yang dapat dikembangkan dalam diri anak, salah satunya kreativitas. Setiap anak memiliki daya kreativitas yang dapat dikembangkan. Kreativitas membantu anak untuk dapat berinovasi dalam berbagai situasi. Kreativitas merupakan salah satu keterampilan yang bisa menunjang keberhasilan anak dalam mengenyam pendidikan selanjutnya. Namun, kreativitas anak tidak dapat tumbuh dengan sendirinya. Kreativitas tersebut perlu untuk dikembangkan lebih lanjut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk untuk membuktikan bahwa pengembangan media kreatif dari bahan alam bisa menjadi salah satu solusi dalam melatihkan keterampilan berpikir kreatif anak. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi experimental) yang dilaksanakan pada satu kelompok eksperimen dengan subjek 20 anak anggota bimbingan belajar “Rumah Belajar” Desa Tawangsari Kabupaten Pasuruan. Desain penelitian yang digunakan yakni pretest-posttest one group design tanpa adanya kelompok pembanding dengan sampel yang dipilih secara acak. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melakukan tes kreativitas yang terdiri dari indikator flexibility, fluency, dan originality serta dianalisis melalui dokumentasi kegiatan. Hasil penelitian ini didapatkan nilai N-gain pada indikator originality termasuk pada kriteria tinggi, sedangkan flexibility dan fluency dalam kategori medium atas. Hal ini menunjukkan jika anak sudah mulai berlatih dalam berpikir kreatif dan mampu dalam mengembangkan tingkat kreativitas dalam dirinya.

ELEMENTARY Jurnal Inovasi Pendidikan DasarVol. 5(1)
State University of Malang (ID)
Openalex Percentile: Top 5%
Child Development and Education
8.93
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.