Analisis Konsep Arsitektur Regionalisme: Islamic Center Subang Sebagai Studi Kasus

ABSTRACTThe application of regionalism architecture is important to preserve the characteristic of local culture which is a legacy of ancestors. The research aims to analyze the application of regionalism architectural principles in the Subang islamic center building as a case study. The research method used is descriptive qualitative, where data is collected througt secondary data collection. The location of the care studi is on di Jl. Arief Rahman Hakim, Dangdeur, Kec. Subang, Kab. Subang, West Java. The result show that the Subang islamic center building applies several principles of regionalism architecture that are in accordance with the local context. The use of local material such as stone, wood, and clay roof tiles shows an effort to maintain the cultural characteristics of the local area. In addition, the technology used in the construction of the building is also able to crate efficient spaces. The adaption to the local climate is reflected in the design of ventilation and natural lighting, which support the comfort of the occupants. However, there are some elements of visual domination that do not reflect Subang’s cultural identity, such as roof design that resemble Joglo architecture from other regions. This show the influence of outside architecture that may obscure the local characteristics that should be prioritized. This research confirms the importance of integration between traditional and modern elements in supporting the preservation of local culture and result in the design of regionalism architecture in Subang islamic center which is not only a necessity, but also has the potential to inspire the development of architecture in Indonesia more broadly. This research is expectes to contribute to the development of regionalism architecture in Indonesia and encourage further exploration of the application of regionalism principles in other building context. ABSTRAKPenerapan arsitektur regionalisme menjadi penting untuk melestarikan ciri khas budaya lokal yang merupakan warisan nenek moyang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip-prinsip arsitektur regionalisme pada bangunan islamic center Subang sebagai studi kasus. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dimana data dikumpulkan melalui pengumpulan data sekunder. Lokasi studi kasus berada di Jl. Arief Rahman Hakim, Dangdeur, Kec. Subang, Kab. Subang, Jawa Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bangunan islamic center Subang menerapkan beberapa prinsip arsitektur regionalisme yang sesuai dengan konteks lokal. Penggunaan material lokal seperti batu batu, kayu, dan genteng tanah liat menunjukkan upaya untuk mempertahankan karakteristik budaya daerah setempat. Selain itu, teknologi modern yang digunakan dalam konstruksi bangunan juga mampu menciptakan ruang yang efisien. Penyesuaian terhadap iklim setempat tercermin dalam desain ventilasi dan pencahayaan alami, yang mednukung kenyamanan pernghuninya. Namun terdapat beberapa unsur domnasi visual yang kurang mencerminkan identitas budaya Subang, seperti desian atap yang menyerupai arsitektur Joglo dari daerah lain. Hal ini menunjukkan adanya pengaruh dari arsitektur luar yang mungking mengaburkan ciri khas lokal yang seharusnya diutamakan. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi antara elemen tradisional dan modern dalam mendukung pelestarian budaya lokal dan menghasilkan desain arsitektur regionalisme di islamic center Subang tidak hanya menjadi sebuah keharusan, tetapi juga berpotensi untuk menginspirasi pengembangan arsitektur di Indonesia secara lebih luas. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan arsitektur regionalisme di Indonesia dan mendorong eksplorasi lebih lanjut mengenai penerapan prinsip arsitektur regionalisme dalam konteks bangunan lain.

Authors

Publication Details

Journal
UMPAK Jurnal Arsitektur dan Lingkungan Binaan
Published
2025-03-07
DOI
https://doi.org/10.26877/umpak.v8i1.21902
Primary Topic
Architectural and Urban Studies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Analisis Konsep Arsitektur Regionalisme: Islamic Center Subang Sebagai Studi Kasus

Finta Lissimia, Anisa Anisa, Raudatul Jannah
UMPAK Jurnal Arsitektur dan Lingkungan Binaan
Architectural and Urban Studies
article

Analisis Konsep Arsitektur Regionalisme: Islamic Center Subang Sebagai Studi Kasus

Finta Lissimia, Anisa Anisa, Raudatul Jannah
article en

Abstract

ABSTRACTThe application of regionalism architecture is important to preserve the characteristic of local culture which is a legacy of ancestors. The research aims to analyze the application of regionalism architectural principles in the Subang islamic center building as a case study. The research method used is descriptive qualitative, where data is collected througt secondary data collection. The location of the care studi is on di Jl. Arief Rahman Hakim, Dangdeur, Kec. Subang, Kab. Subang, West Java. The result show that the Subang islamic center building applies several principles of regionalism architecture that are in accordance with the local context. The use of local material such as stone, wood, and clay roof tiles shows an effort to maintain the cultural characteristics of the local area. In addition, the technology used in the construction of the building is also able to crate efficient spaces. The adaption to the local climate is reflected in the design of ventilation and natural lighting, which support the comfort of the occupants. However, there are some elements of visual domination that do not reflect Subang’s cultural identity, such as roof design that resemble Joglo architecture from other regions. This show the influence of outside architecture that may obscure the local characteristics that should be prioritized. This research confirms the importance of integration between traditional and modern elements in supporting the preservation of local culture and result in the design of regionalism architecture in Subang islamic center which is not only a necessity, but also has the potential to inspire the development of architecture in Indonesia more broadly. This research is expectes to contribute to the development of regionalism architecture in Indonesia and encourage further exploration of the application of regionalism principles in other building context. ABSTRAKPenerapan arsitektur regionalisme menjadi penting untuk melestarikan ciri khas budaya lokal yang merupakan warisan nenek moyang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip-prinsip arsitektur regionalisme pada bangunan islamic center Subang sebagai studi kasus. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dimana data dikumpulkan melalui pengumpulan data sekunder. Lokasi studi kasus berada di Jl. Arief Rahman Hakim, Dangdeur, Kec. Subang, Kab. Subang, Jawa Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bangunan islamic center Subang menerapkan beberapa prinsip arsitektur regionalisme yang sesuai dengan konteks lokal. Penggunaan material lokal seperti batu batu, kayu, dan genteng tanah liat menunjukkan upaya untuk mempertahankan karakteristik budaya daerah setempat. Selain itu, teknologi modern yang digunakan dalam konstruksi bangunan juga mampu menciptakan ruang yang efisien. Penyesuaian terhadap iklim setempat tercermin dalam desain ventilasi dan pencahayaan alami, yang mednukung kenyamanan pernghuninya. Namun terdapat beberapa unsur domnasi visual yang kurang mencerminkan identitas budaya Subang, seperti desian atap yang menyerupai arsitektur Joglo dari daerah lain. Hal ini menunjukkan adanya pengaruh dari arsitektur luar yang mungking mengaburkan ciri khas lokal yang seharusnya diutamakan. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi antara elemen tradisional dan modern dalam mendukung pelestarian budaya lokal dan menghasilkan desain arsitektur regionalisme di islamic center Subang tidak hanya menjadi sebuah keharusan, tetapi juga berpotensi untuk menginspirasi pengembangan arsitektur di Indonesia secara lebih luas. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan arsitektur regionalisme di Indonesia dan mendorong eksplorasi lebih lanjut mengenai penerapan prinsip arsitektur regionalisme dalam konteks bangunan lain.

UMPAK Jurnal Arsitektur dan Lingkungan BinaanVol. 8(1)
Openalex Percentile: Top 91%
Architectural and Urban Studies
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.