Perkembangan penelitian penyakit jantung koroner: analisis bibliometrik terhadap faktor risiko dan kepatuhan pengobatan

Background: Coronary heart disease (CHD) is a leading cause of death globally, with risk factors such as hypertension, diabetes, smoking, and unhealthy lifestyle. Treatment adherence is a crucial aspect in CHD management, influenced by age, family support, and self-efficacy. Purpose: To contribute to a deeper understanding of risk factors, medication adherence, and their impact on the quality of life of CHD patients, and to map the development of research in this field over the past decade. Methods: This study uses a bibliometric approach to analyze research trends related to CHD, risk factors, and medication adherence based on scientific publications in the last decade (2014-2024). Data were collected through Publish or Perish and analyzed using VOSviewer to map publication patterns by year, country, publisher, article type, and keyword analysis. Results: Publications surged in 2014–2015, plateaued in 2016–2018, and declined sharply in 2019–2020, likely due to the COVID-19 pandemic. The United States and Australia dominate publications, with Elsevier, academic.oup.com, and Springer as the main publishers. Research articles outnumber literature reviews. "Medication adherence", "risk factor", and "coronary heart disease" are the most dominant keywords, indicating the main focus of research. VOSviewer mapping groups studies into three clusters: cardiovascular risk factors, medication adherence strategies, and patient quality of life and cardiovascular rehabilitation. Conclusion: There are several research gaps that still need to be explored further, such as the effectiveness of long-term interventions, the impact of socio-economic factors on treatment adherence, and the use of AI and big data technology in managing CHD. Suggestion: In the future, more evidence-based studies are needed that not only focus on clinical aspects, but also consider a multidisciplinary approach to improve the health and quality of life of patients with CHD in a sustainable manner. Keywords: Bibliometrics; Coronary Heart Disease; Medication Adherence; Risk Factors; VOSviewer Pendahuluan: Penyakit jantung koroner (PJK) adalah penyebab utama kematian global, dengan faktor risiko seperti hipertensi, diabetes, merokok, dan gaya hidup tidak sehat. Kepatuhan pengobatan menjadi aspek krusial dalam pengelolaan PJK, dipengaruhi oleh usia, dukungan keluarga, dan efikasi diri. Tujuan: Untuk memberikan kontribusi dalam pemahaman yang lebih mendalam tentang faktor risiko, kepatuhan pengobatan, dan dampaknya terhadap kualitas hidup pasien PJK, serta memetakan perkembangan penelitian dalam bidang ini selama satu dekade terakhir. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan bibliometrik untuk menganalisis tren penelitian terkait PJK, faktor risiko, dan kepatuhan pengobatan berdasarkan publikasi ilmiah dalam satu dekade terakhir (2014-2024). Data dikumpulkan melalui Publish or Perish dan dianalisis menggunakan VOSviewer untuk memetakan pola publikasi berdasarkan tahun, negara, penerbit, jenis artikel, dan analisis kata kunci. Hasil: Lonjakan publikasi pada 2014-2015, stabil pada 2016-2018, dan menurun tajam pada 2019-2020, kemungkinan akibat pandemi COVID-19. Amerika Serikat dan Australia mendominasi publikasi, dengan Elsevier, academic.oup.com, dan Springer sebagai publisher utama. Artikel penelitian lebih banyak dibandingkan tinjauan literatur. "Medication adherence", "risk factor", dan "coronary heart disease" menjadi kata kunci paling dominan, mengindikasikan fokus utama penelitian. Pemetaan VOSviewer mengelompokkan penelitian dalam tiga klaster: faktor risiko kardiovaskular, strategi kepatuhan pengobatan, serta kualitas hidup pasien dan rehabilitasi kardiovaskular. Simpulan: Terdapat beberapa kesenjangan penelitian (research gaps) yang masih perlu dijelajahi lebih lanjut, seperti efektivitas intervensi jangka panjang, dampak faktor sosial-ekonomi terhadap kepatuhan pengobatan, serta pemanfaatan teknologi AI dan big data dalam pengelolaan PJK. Saran: Masa mendatang diperlukan lebih banyak studi berbasis bukti yang tidak hanya berfokus pada aspek klinis, tetapi juga mempertimbangkan pendekatan multidisiplin guna meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup pasien dengan PJK secara berkelanjutan. Kata Kunci: Bibliometrik; Faktor Risiko; Kepatuhan Pengobatan, Penyakit Jantung Koroner; VOSviewer

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports
Published
2025-03-25
DOI
https://doi.org/10.56922/quilt.v5i1.800
Primary Topic
Public Health and Nutrition
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Perkembangan penelitian penyakit jantung koroner: analisis bibliometrik terhadap faktor risiko dan kepatuhan pengobatan

Rosavelina Sintaasih Budihardjo
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports
Public Health and Nutrition
article

Perkembangan penelitian penyakit jantung koroner: analisis bibliometrik terhadap faktor risiko dan kepatuhan pengobatan

Rosavelina Sintaasih Budihardjo
article en

Abstract

Background: Coronary heart disease (CHD) is a leading cause of death globally, with risk factors such as hypertension, diabetes, smoking, and unhealthy lifestyle. Treatment adherence is a crucial aspect in CHD management, influenced by age, family support, and self-efficacy. Purpose: To contribute to a deeper understanding of risk factors, medication adherence, and their impact on the quality of life of CHD patients, and to map the development of research in this field over the past decade. Methods: This study uses a bibliometric approach to analyze research trends related to CHD, risk factors, and medication adherence based on scientific publications in the last decade (2014-2024). Data were collected through Publish or Perish and analyzed using VOSviewer to map publication patterns by year, country, publisher, article type, and keyword analysis. Results: Publications surged in 2014–2015, plateaued in 2016–2018, and declined sharply in 2019–2020, likely due to the COVID-19 pandemic. The United States and Australia dominate publications, with Elsevier, academic.oup.com, and Springer as the main publishers. Research articles outnumber literature reviews. "Medication adherence", "risk factor", and "coronary heart disease" are the most dominant keywords, indicating the main focus of research. VOSviewer mapping groups studies into three clusters: cardiovascular risk factors, medication adherence strategies, and patient quality of life and cardiovascular rehabilitation. Conclusion: There are several research gaps that still need to be explored further, such as the effectiveness of long-term interventions, the impact of socio-economic factors on treatment adherence, and the use of AI and big data technology in managing CHD. Suggestion: In the future, more evidence-based studies are needed that not only focus on clinical aspects, but also consider a multidisciplinary approach to improve the health and quality of life of patients with CHD in a sustainable manner. Keywords: Bibliometrics; Coronary Heart Disease; Medication Adherence; Risk Factors; VOSviewer Pendahuluan: Penyakit jantung koroner (PJK) adalah penyebab utama kematian global, dengan faktor risiko seperti hipertensi, diabetes, merokok, dan gaya hidup tidak sehat. Kepatuhan pengobatan menjadi aspek krusial dalam pengelolaan PJK, dipengaruhi oleh usia, dukungan keluarga, dan efikasi diri. Tujuan: Untuk memberikan kontribusi dalam pemahaman yang lebih mendalam tentang faktor risiko, kepatuhan pengobatan, dan dampaknya terhadap kualitas hidup pasien PJK, serta memetakan perkembangan penelitian dalam bidang ini selama satu dekade terakhir. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan bibliometrik untuk menganalisis tren penelitian terkait PJK, faktor risiko, dan kepatuhan pengobatan berdasarkan publikasi ilmiah dalam satu dekade terakhir (2014-2024). Data dikumpulkan melalui Publish or Perish dan dianalisis menggunakan VOSviewer untuk memetakan pola publikasi berdasarkan tahun, negara, penerbit, jenis artikel, dan analisis kata kunci. Hasil: Lonjakan publikasi pada 2014-2015, stabil pada 2016-2018, dan menurun tajam pada 2019-2020, kemungkinan akibat pandemi COVID-19. Amerika Serikat dan Australia mendominasi publikasi, dengan Elsevier, academic.oup.com, dan Springer sebagai publisher utama. Artikel penelitian lebih banyak dibandingkan tinjauan literatur. "Medication adherence", "risk factor", dan "coronary heart disease" menjadi kata kunci paling dominan, mengindikasikan fokus utama penelitian. Pemetaan VOSviewer mengelompokkan penelitian dalam tiga klaster: faktor risiko kardiovaskular, strategi kepatuhan pengobatan, serta kualitas hidup pasien dan rehabilitasi kardiovaskular. Simpulan: Terdapat beberapa kesenjangan penelitian (research gaps) yang masih perlu dijelajahi lebih lanjut, seperti efektivitas intervensi jangka panjang, dampak faktor sosial-ekonomi terhadap kepatuhan pengobatan, serta pemanfaatan teknologi AI dan big data dalam pengelolaan PJK. Saran: Masa mendatang diperlukan lebih banyak studi berbasis bukti yang tidak hanya berfokus pada aspek klinis, tetapi juga mempertimbangkan pendekatan multidisiplin guna meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup pasien dengan PJK secara berkelanjutan. Kata Kunci: Bibliometrik; Faktor Risiko; Kepatuhan Pengobatan, Penyakit Jantung Koroner; VOSviewer

JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies ReportsVol. 5(1)
Penang Development Corporation (MY)
Openalex Percentile: Top 90%
Public Health and Nutrition
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.