PENINGKATAN MOTIVASI KELOMPOK WANITA TANI SARINAH DALAM PROGRAM HARUM MADU PLUS

The Sarinah Farming Women's Group was established following outreach from the Garut Regency Government, which launched the Harum Madu (Integrated Useful Home Page) program. This initiative, introduced by the Garut Regency Agriculture Service, aims to optimize home gardens by planting productive crops. The formation of the Sarinah Women Farmers Group supports this program’s activities. However, over time, a decline in members' motivation has become evident, as seen in decreasing attendance at program activities. To address this issue, a community service initiative led by the PKM team at Sangga Buana University will implement comparative study methods and training. Participants from the Sarinah Women Farmers Group (KWT) will visit a vineyard in Karangsari Village, Karangpawitan District, Garut Regency. Additionally, motivational training will be provided to group members in Cinunuk, Wanaraja, Garut Regency. The success of this initiative will be evaluated through pre-test and post-test assessments. Following the comparative study and training sessions, farmer group members demonstrated renewed enthusiasm for planting grapes as an extension of the Harum Madu program. Kelompok Wanita Tani Sarinah terbentuk setelah adanya sosialisasi dari Pemerintah Kabupaten Garut yang meluncurkan program Harum Madu (Halaman Rumah Bermanfaat Terpadu). Program ini digagas oleh Dinas Pertanian Kabupaten Garut yang bertujuan untuk memanfaatkan pekarangan rumah agar ditanami hal yang produktif. Pembentukan kelompok Wanita Tani Sarinah menunjang kegiatan program tersebut, namun seiring berjalannya waktu kurangnya motivasi dari anggota tani menjalankan program ini, terlihat dari berkurangnya kehadiran di tempat pelaksanaan program. Permasalahan motivasi tersebut akan diselesaikan dengan metode studi banding dan pelatihan dalam kegiatan pengabdian masyarakat oleh tim PkM Universitas Sangga Buana. Peserta Kelompok Wanita Tani (KWT) Sarinah akan diajak untuk mengunjungi perkebunan anggur yang ada di Desa Karangsari Kecamatan Karangpawitan Kabupaten Garut. Pelatihan motivasi diberikan kepada pelaku Kelompok Wanita Tani Sarinah di Cinunuk Wanaraja Kabupaten Garut. Keberhasilan pengabdian ini akan diperlihatkan dari hasil pre test dan post test yang dilakukan. Setelah kegiatan studi banding dan pelatihan, para anggota kelompok tani bersemangat untuk menanam anggur sebagai tambahan dalam program Harum Madu.

Authors

Publication Details

Journal
Kumawula Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published
2025-04-08
DOI
https://doi.org/10.24198/kumawula.v8i1.56480
Primary Topic
Agricultural Development and Management
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

PENINGKATAN MOTIVASI KELOMPOK WANITA TANI SARINAH DALAM PROGRAM HARUM MADU PLUS

Audita Setiawan, Ine Aprianti, Nenny Hendajany, Kusmadi Kusmadi
Kumawula Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Agricultural Development and Management
article

PENINGKATAN MOTIVASI KELOMPOK WANITA TANI SARINAH DALAM PROGRAM HARUM MADU PLUS

Audita Setiawan, Ine Aprianti, Nenny Hendajany, Kusmadi Kusmadi
article en

Abstract

The Sarinah Farming Women's Group was established following outreach from the Garut Regency Government, which launched the Harum Madu (Integrated Useful Home Page) program. This initiative, introduced by the Garut Regency Agriculture Service, aims to optimize home gardens by planting productive crops. The formation of the Sarinah Women Farmers Group supports this program’s activities. However, over time, a decline in members' motivation has become evident, as seen in decreasing attendance at program activities. To address this issue, a community service initiative led by the PKM team at Sangga Buana University will implement comparative study methods and training. Participants from the Sarinah Women Farmers Group (KWT) will visit a vineyard in Karangsari Village, Karangpawitan District, Garut Regency. Additionally, motivational training will be provided to group members in Cinunuk, Wanaraja, Garut Regency. The success of this initiative will be evaluated through pre-test and post-test assessments. Following the comparative study and training sessions, farmer group members demonstrated renewed enthusiasm for planting grapes as an extension of the Harum Madu program. Kelompok Wanita Tani Sarinah terbentuk setelah adanya sosialisasi dari Pemerintah Kabupaten Garut yang meluncurkan program Harum Madu (Halaman Rumah Bermanfaat Terpadu). Program ini digagas oleh Dinas Pertanian Kabupaten Garut yang bertujuan untuk memanfaatkan pekarangan rumah agar ditanami hal yang produktif. Pembentukan kelompok Wanita Tani Sarinah menunjang kegiatan program tersebut, namun seiring berjalannya waktu kurangnya motivasi dari anggota tani menjalankan program ini, terlihat dari berkurangnya kehadiran di tempat pelaksanaan program. Permasalahan motivasi tersebut akan diselesaikan dengan metode studi banding dan pelatihan dalam kegiatan pengabdian masyarakat oleh tim PkM Universitas Sangga Buana. Peserta Kelompok Wanita Tani (KWT) Sarinah akan diajak untuk mengunjungi perkebunan anggur yang ada di Desa Karangsari Kecamatan Karangpawitan Kabupaten Garut. Pelatihan motivasi diberikan kepada pelaku Kelompok Wanita Tani Sarinah di Cinunuk Wanaraja Kabupaten Garut. Keberhasilan pengabdian ini akan diperlihatkan dari hasil pre test dan post test yang dilakukan. Setelah kegiatan studi banding dan pelatihan, para anggota kelompok tani bersemangat untuk menanam anggur sebagai tambahan dalam program Harum Madu.

Kumawula Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatVol. 8(1)
Openalex Percentile: Top 90%
Agricultural Development and Management
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.