Efektivitas Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES) Dalam Pengembangan Government to Government (G2G) Di Desa Dukuhsari Kecamatan Jabon Kabupaten Sidoarjo

The objective of this study is to analyze and describe the effectiveness of the Village Financial System (SISKEUDES) within the framework of a Government-to-Government (G2G) development model in Dukuhsari Village, Jabon District, Sidoarjo Regency. This qualitative descriptive research was conducted through observation and interviews, utilizing primary and secondary data. The findings of the study reveal several key points. First, the implementation of SISKEUDES faces challenges, particularly due to inadequate internet infrastructure in Dukuhsari Village, which has not kept pace with technological advancements. Additionally, the technical guidance (Bimtek) provided by the Sidoarjo Regency Government through the Financial and Development Supervisory Agency (BPKP) is considered substandard, making it difficult for operators to understand how to use the application. Second, despite these challenges, the implementation of SISKEUDES has met its targets, with village financial reporting fully conducted electronically. Third, the village government is satisfied with SISKEUDES, emphasizing its role in optimizing transparency, accountability, and efficiency in village financial management. Fourth, the system’s input and output processes are functioning effectively, ensuring that all financial management data is properly recorded and integrated within SISKEUDES. Fifth, the overall achievement demonstrates that SISKEUDES has fulfilled its primary objectives, facilitating financial reporting and improving the quality of village financial governance, with transparency accessible to the public through information media and the village websiteTujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan efektivitas Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES) dalam kerangka model pengembangan Government-to-Government (G2G) di Desa Dukuhsari, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini berbasis kualitatif deskriptif yang dilakukan melalui observasi dan wawancara dengan memanfaatkan data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan beberapa poin penting. Pertama, implementasi SISKEUDES menghadapi kendala, terutama pada infrastruktur jaringan internet di Desa Dukuhsari yang belum mengikuti perkembangan teknologi. Selain itu, bimbingan teknis (Bimtek) yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dinilai kurang memadai sehingga menyulitkan operator dalam memahami cara penggunaan aplikasi tersebut. Kedua, meskipun menghadapi kendala, pelaksanaan SISKEUDES telah mencapai target, di mana pelaporan keuangan desa sepenuhnya dilakukan secara elektronik. Ketiga, pemerintah desa merasa puas dengan penggunaan SISKEUDES karena aplikasi ini berhasil mengoptimalkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi dalam pengelolaan keuangan desa. Keempat, proses input dan output dalam sistem berjalan dengan baik, memastikan seluruh data pengelolaan keuangan desa tercatat dan terintegrasi dengan benar di dalam SISKEUDES. Kelima, pencapaian secara keseluruhan menunjukkan bahwa aplikasi ini telah memenuhi tujuan utamanya, yaitu mempermudah pelaporan dan meningkatkan kualitas tata kelola keuangan desa dengan transparansi yang dapat diakses masyarakat melalui media informasi dan situs web desa.

Authors

Publication Details

Journal
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP)
Published
2025-04-01
DOI
https://doi.org/10.33366/jisip.v14i1.3218
Primary Topic
Local Governance and Development
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Efektivitas Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES) Dalam Pengembangan Government to Government (G2G) Di Desa Dukuhsari Kecamatan Jabon Kabupaten Sidoarjo

Ilmi Usrotin Choiriyah, Wanda Dwi Fristanti
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP)
Local Governance and Development
article

Efektivitas Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES) Dalam Pengembangan Government to Government (G2G) Di Desa Dukuhsari Kecamatan Jabon Kabupaten Sidoarjo

Ilmi Usrotin Choiriyah, Wanda Dwi Fristanti
article en

Abstract

The objective of this study is to analyze and describe the effectiveness of the Village Financial System (SISKEUDES) within the framework of a Government-to-Government (G2G) development model in Dukuhsari Village, Jabon District, Sidoarjo Regency. This qualitative descriptive research was conducted through observation and interviews, utilizing primary and secondary data. The findings of the study reveal several key points. First, the implementation of SISKEUDES faces challenges, particularly due to inadequate internet infrastructure in Dukuhsari Village, which has not kept pace with technological advancements. Additionally, the technical guidance (Bimtek) provided by the Sidoarjo Regency Government through the Financial and Development Supervisory Agency (BPKP) is considered substandard, making it difficult for operators to understand how to use the application. Second, despite these challenges, the implementation of SISKEUDES has met its targets, with village financial reporting fully conducted electronically. Third, the village government is satisfied with SISKEUDES, emphasizing its role in optimizing transparency, accountability, and efficiency in village financial management. Fourth, the system’s input and output processes are functioning effectively, ensuring that all financial management data is properly recorded and integrated within SISKEUDES. Fifth, the overall achievement demonstrates that SISKEUDES has fulfilled its primary objectives, facilitating financial reporting and improving the quality of village financial governance, with transparency accessible to the public through information media and the village websiteTujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan efektivitas Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES) dalam kerangka model pengembangan Government-to-Government (G2G) di Desa Dukuhsari, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini berbasis kualitatif deskriptif yang dilakukan melalui observasi dan wawancara dengan memanfaatkan data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan beberapa poin penting. Pertama, implementasi SISKEUDES menghadapi kendala, terutama pada infrastruktur jaringan internet di Desa Dukuhsari yang belum mengikuti perkembangan teknologi. Selain itu, bimbingan teknis (Bimtek) yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dinilai kurang memadai sehingga menyulitkan operator dalam memahami cara penggunaan aplikasi tersebut. Kedua, meskipun menghadapi kendala, pelaksanaan SISKEUDES telah mencapai target, di mana pelaporan keuangan desa sepenuhnya dilakukan secara elektronik. Ketiga, pemerintah desa merasa puas dengan penggunaan SISKEUDES karena aplikasi ini berhasil mengoptimalkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi dalam pengelolaan keuangan desa. Keempat, proses input dan output dalam sistem berjalan dengan baik, memastikan seluruh data pengelolaan keuangan desa tercatat dan terintegrasi dengan benar di dalam SISKEUDES. Kelima, pencapaian secara keseluruhan menunjukkan bahwa aplikasi ini telah memenuhi tujuan utamanya, yaitu mempermudah pelaporan dan meningkatkan kualitas tata kelola keuangan desa dengan transparansi yang dapat diakses masyarakat melalui media informasi dan situs web desa.

Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP)Vol. 14(1)
Openalex Percentile: Top 91%
Local Governance and Development
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.