Antropologi Karl Rahner dan Moral Eksistensial

The truth of man’s existence consists in the ontological fact that human person is a relational being. Karl Rahner (1904-1984) formulates this relationality by articulating “The Hearer of the Message” as the essence of human existence. What Rahner wants to show is that human being cannot be comprehended correctly outside his transcendental relationship with God and with his neighbors. The aim of the following article is to elaborate the questions of who we are and what we are to do as “The Hearer of the Message”. Within Rahner’s thought of the human person, Christian morality can be understood primarily as an existential mode of living, rather than as a system of doctrines. Abstrak Kebenaran mengenai keberadaan manusia terletak dalam fakta ontologis bahwa pribadi manusia adalah makhluk relasional. Karl Rahner (1904-1984) merumuskan relasionalitas itu dengan mengartikulasikan “Sang Pendengar Sabda” sebagai hakikat dari keberadaan manusia. Apa yang hendak Rahner tunjukkan adalah bahwa manusia tidak dapat dipahami secara benar kecuali dengan melibatkan relasi transendentalnya dengan Allah dan dengan sesamanya. Artikel berikut ini bermaksud menguraikan pertanyaan mengenai siapakah kita dan apa yang dapat kita lakukan sebagai “Sang Pendengar Sabda”. Melalui pemikiran Rahner mengenai pribadi manusia itu, Moral Kristiani dapat dipahami pertama-tama sebagai cara hidup yang sifatnya eksistensial ketimbang suatu perangkat doktrin atau ajaran. Kata-kata kunci: Pendengar Sabda, subjektivitas, transendensi, kebebasan, keselamatan, moralitas Kristiani

Authors

Publication Details

Journal
DISKURSUS - JURNAL FILSAFAT DAN TEOLOGI STF DRIYARKARA
Published
2025-04-08
DOI
https://doi.org/10.36383/diskursus.v21i1.684
Primary Topic
Cultural and Religious Practices in Indonesia
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Antropologi Karl Rahner dan Moral Eksistensial

Frumensius Gions
DISKURSUS - JURNAL FILSAFAT DAN TEOLOGI STF DRIYARKARA
Cultural and Religious Practices in Indonesia
article

Antropologi Karl Rahner dan Moral Eksistensial

Frumensius Gions
article en

Abstract

The truth of man’s existence consists in the ontological fact that human person is a relational being. Karl Rahner (1904-1984) formulates this relationality by articulating “The Hearer of the Message” as the essence of human existence. What Rahner wants to show is that human being cannot be comprehended correctly outside his transcendental relationship with God and with his neighbors. The aim of the following article is to elaborate the questions of who we are and what we are to do as “The Hearer of the Message”. Within Rahner’s thought of the human person, Christian morality can be understood primarily as an existential mode of living, rather than as a system of doctrines. Abstrak Kebenaran mengenai keberadaan manusia terletak dalam fakta ontologis bahwa pribadi manusia adalah makhluk relasional. Karl Rahner (1904-1984) merumuskan relasionalitas itu dengan mengartikulasikan “Sang Pendengar Sabda” sebagai hakikat dari keberadaan manusia. Apa yang hendak Rahner tunjukkan adalah bahwa manusia tidak dapat dipahami secara benar kecuali dengan melibatkan relasi transendentalnya dengan Allah dan dengan sesamanya. Artikel berikut ini bermaksud menguraikan pertanyaan mengenai siapakah kita dan apa yang dapat kita lakukan sebagai “Sang Pendengar Sabda”. Melalui pemikiran Rahner mengenai pribadi manusia itu, Moral Kristiani dapat dipahami pertama-tama sebagai cara hidup yang sifatnya eksistensial ketimbang suatu perangkat doktrin atau ajaran. Kata-kata kunci: Pendengar Sabda, subjektivitas, transendensi, kebebasan, keselamatan, moralitas Kristiani

DISKURSUS - JURNAL FILSAFAT DAN TEOLOGI STF DRIYARKARAVol. 21(1)
Openalex Percentile: Top 92%
Cultural and Religious Practices in Indonesia
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.