PERAN GURU PEMBIMBING DALAM MENCEGAH PELANGGARAN TATA TERTIB SISWA

Education is a conscious effort by society and the government to prepare students for the future through guidance, teaching, and training, both in and out of school. However, at SMP N L. Sidoharjo, many students violate school rules by speaking impolitely, chatting during lessons, skipping assignments, and lacking discipline. This study examines the role of guidance teachers in preventing disciplinary violations among eighth-grade students. Using a qualitative descriptive method, data were collected from the principal, student affairs coordinator, homeroom teacher, subject teachers, guidance teachers, and students through interviews. The data were analyzed using reduction, display, and verification techniques with source triangulation.Findings indicate frequent violations such as disobedience, rude speech, truancy, untidy attire, and disrespect toward teachers. These issues stem from parental neglect, peer influence, family problems, mobile phone use, and environmental factors. Guidance teachers play a key role in prevention through informational services, group counseling, and home visits. Their efforts have positively impacted students’ physical, intellectual, emotional, social, moral, and spiritual development. This study highlights the importance of guidance teachers in fostering student discipline and improving overall behavior. ABSTRAKPendidikan merupakan usaha sadar yang dilakukan masyarakat dan pemerintah melalui bimbingan, pengajaran, atau latihan, baik di dalam maupun luar sekolah, untuk mempersiapkan peserta didik menghadapi kehidupan di masa depan. Namun, fenomena yang terjadi di SMP N L. Sidoharjo menunjukkan adanya beberapa pelanggaran tata tertib oleh siswa, seperti berbicara tidak sopan, mengobrol saat pelajaran, tidak mengerjakan tugas, dan kurang disiplin. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran guru pembimbing dalam mencegah pelanggaran tata tertib siswa kelas VIII. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan informan yang terdiri dari kepala sekolah, waka kesiswaan, wali kelas, guru mata pelajaran, guru pembimbing, dan siswa. Data dikumpulkan melalui wawancara dan dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, serta verifikasi menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelanggaran yang sering terjadi meliputi ketidakpatuhan terhadap peraturan sekolah, berkata kasar, membolos, berpakaian tidak rapi, serta kurang menghargai guru. Faktor penyebabnya antara lain kurangnya perhatian orang tua, pergaulan bebas, masalah keluarga, penggunaan handphone, dan pengaruh lingkungan. Guru pembimbing berperan dalam pencegahan melalui layanan informasi, bimbingan kelompok, dan home visit. Dampak dari layanan tersebut cukup positif, terlihat dari perubahan perilaku siswa dalam aspek fisik, intelektual, emosional, sosial, moral, dan spiritual.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
CENDEKIA Jurnal Ilmu Pengetahuan
Published
2025-03-27
DOI
https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i1.4639
Citations
1
Primary Topic
School Leadership and Teacher Performance
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
8.93
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

PERAN GURU PEMBIMBING DALAM MENCEGAH PELANGGARAN TATA TERTIB SISWA

Febriansyah Febriansyah
1 citations
CENDEKIA Jurnal Ilmu Pengetahuan
School Leadership and Teacher Performance
8.93
article

PERAN GURU PEMBIMBING DALAM MENCEGAH PELANGGARAN TATA TERTIB SISWA

Febriansyah Febriansyah
article en
1 citations

Abstract

Education is a conscious effort by society and the government to prepare students for the future through guidance, teaching, and training, both in and out of school. However, at SMP N L. Sidoharjo, many students violate school rules by speaking impolitely, chatting during lessons, skipping assignments, and lacking discipline. This study examines the role of guidance teachers in preventing disciplinary violations among eighth-grade students. Using a qualitative descriptive method, data were collected from the principal, student affairs coordinator, homeroom teacher, subject teachers, guidance teachers, and students through interviews. The data were analyzed using reduction, display, and verification techniques with source triangulation.Findings indicate frequent violations such as disobedience, rude speech, truancy, untidy attire, and disrespect toward teachers. These issues stem from parental neglect, peer influence, family problems, mobile phone use, and environmental factors. Guidance teachers play a key role in prevention through informational services, group counseling, and home visits. Their efforts have positively impacted students’ physical, intellectual, emotional, social, moral, and spiritual development. This study highlights the importance of guidance teachers in fostering student discipline and improving overall behavior. ABSTRAKPendidikan merupakan usaha sadar yang dilakukan masyarakat dan pemerintah melalui bimbingan, pengajaran, atau latihan, baik di dalam maupun luar sekolah, untuk mempersiapkan peserta didik menghadapi kehidupan di masa depan. Namun, fenomena yang terjadi di SMP N L. Sidoharjo menunjukkan adanya beberapa pelanggaran tata tertib oleh siswa, seperti berbicara tidak sopan, mengobrol saat pelajaran, tidak mengerjakan tugas, dan kurang disiplin. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran guru pembimbing dalam mencegah pelanggaran tata tertib siswa kelas VIII. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan informan yang terdiri dari kepala sekolah, waka kesiswaan, wali kelas, guru mata pelajaran, guru pembimbing, dan siswa. Data dikumpulkan melalui wawancara dan dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, serta verifikasi menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelanggaran yang sering terjadi meliputi ketidakpatuhan terhadap peraturan sekolah, berkata kasar, membolos, berpakaian tidak rapi, serta kurang menghargai guru. Faktor penyebabnya antara lain kurangnya perhatian orang tua, pergaulan bebas, masalah keluarga, penggunaan handphone, dan pengaruh lingkungan. Guru pembimbing berperan dalam pencegahan melalui layanan informasi, bimbingan kelompok, dan home visit. Dampak dari layanan tersebut cukup positif, terlihat dari perubahan perilaku siswa dalam aspek fisik, intelektual, emosional, sosial, moral, dan spiritual.

CENDEKIA Jurnal Ilmu PengetahuanVol. 5(1)
Institut Agama Islam Negeri Bengkulu (ID)
Openalex Percentile: Top 5%
School Leadership and Teacher Performance
8.93
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.