Kekristenan di Turki: Potret Historitas Masa Kini Serta Implikasinya bagi Kekristenan di Indonesia

Turkey, once the center of early Christianity, now faces significant challenges in maintaining its Christian identity amidst the dominance of Islam marked by complex ambivalence. Although there are various freedoms guaranteed by the constitution, in practice, the Christian community often experiences discrimination and difficulties in carrying out their worship. The method used in this study is descriptive literature. The study's results demonstrate that religious populism can improve the conditions for minority religions in Turkey. Christianity in Turkey has a long and dynamic history. In the early stages of its development, the apostles of Jesus Christ preached the Gospel there, and even though they faced various obstacles and persecution and were increasingly hampered, Christianity spread further. The experience of gathering experienced by the Christian community in Turkey can be a valuable lesson for Christians in Indonesia to better understand the importance of maintaining tolerance and interfaith dialogue. Abstrak:Turki yang pernah menjadi pusat Kekristenan awal, kini menghadapi tantangan yang signifikan dalam mempertahankan identitas Kristen di tengah dominasi Islam ditandai dengan ambivalensi yang kompleks. Meskipun terdapat beragam kebebasan yang dijamin oleh konstitusi, dalam praktiknya, komunitas Kristen sering kali mengalami diskriminasi dan kesulitan dalam menjalankan ibadah mereka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dekripsif literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa situasi di Turki menunjukkan bahwa populisme keagamaan dapat menyelamatkan kondisi bagi agama minoritas. Kekristenan di Turki memiliki sejarah yang panjang dan penuh dinamika. Pada awal perkembangannya, para rasul Yesus Kristus yang memberitakan Injil di sana dan kendati mereka berhadapan dengan berbagai hambatan dan penganiyaan namun semakin dihambat, kekristenan semakin merambat. Pengalaman berkumpul yang dialami oleh komunitas Kristen di Turki dapat menjadi pelajaran berharga bagi umat Kristen di Indonesia untuk lebih memahami pentingnya menjaga toleransi dan dialog antar agama.Kata Kunci: Kristen, Turki; Sejarah; Indonesia

Authors

Publication Details

Journal
Sabda Jurnal Teologi Kristen
Published
2025-03-27
DOI
https://doi.org/10.55097/sabda.v5i2.225
Primary Topic
Cultural and Religious Practices in Indonesia
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Kekristenan di Turki: Potret Historitas Masa Kini Serta Implikasinya bagi Kekristenan di Indonesia

Abdon Arnolus Amtiran
Sabda Jurnal Teologi Kristen
Cultural and Religious Practices in Indonesia
article

Kekristenan di Turki: Potret Historitas Masa Kini Serta Implikasinya bagi Kekristenan di Indonesia

Abdon Arnolus Amtiran
article en

Abstract

Turkey, once the center of early Christianity, now faces significant challenges in maintaining its Christian identity amidst the dominance of Islam marked by complex ambivalence. Although there are various freedoms guaranteed by the constitution, in practice, the Christian community often experiences discrimination and difficulties in carrying out their worship. The method used in this study is descriptive literature. The study's results demonstrate that religious populism can improve the conditions for minority religions in Turkey. Christianity in Turkey has a long and dynamic history. In the early stages of its development, the apostles of Jesus Christ preached the Gospel there, and even though they faced various obstacles and persecution and were increasingly hampered, Christianity spread further. The experience of gathering experienced by the Christian community in Turkey can be a valuable lesson for Christians in Indonesia to better understand the importance of maintaining tolerance and interfaith dialogue. Abstrak:Turki yang pernah menjadi pusat Kekristenan awal, kini menghadapi tantangan yang signifikan dalam mempertahankan identitas Kristen di tengah dominasi Islam ditandai dengan ambivalensi yang kompleks. Meskipun terdapat beragam kebebasan yang dijamin oleh konstitusi, dalam praktiknya, komunitas Kristen sering kali mengalami diskriminasi dan kesulitan dalam menjalankan ibadah mereka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dekripsif literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa situasi di Turki menunjukkan bahwa populisme keagamaan dapat menyelamatkan kondisi bagi agama minoritas. Kekristenan di Turki memiliki sejarah yang panjang dan penuh dinamika. Pada awal perkembangannya, para rasul Yesus Kristus yang memberitakan Injil di sana dan kendati mereka berhadapan dengan berbagai hambatan dan penganiyaan namun semakin dihambat, kekristenan semakin merambat. Pengalaman berkumpul yang dialami oleh komunitas Kristen di Turki dapat menjadi pelajaran berharga bagi umat Kristen di Indonesia untuk lebih memahami pentingnya menjaga toleransi dan dialog antar agama.Kata Kunci: Kristen, Turki; Sejarah; Indonesia

Sabda Jurnal Teologi KristenVol. 5(2)
Openalex Percentile: Top 94%
Cultural and Religious Practices in Indonesia
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Kekristenan di Turki: Potret Historitas Masa Kini Serta Implikasinya bagi Kekristenan di Indonesia — Abdon Arnolus Amtiran · Sabda Jurnal Teologi Kristen (2025) | TGRS Research Map | TGRS