Hubungan Jenis Kelamin dengan Sikap Siswa tentang Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak Remaja Awal di SDN Dayeuhkolot

ABSTRACT The incidence of sexual abuse among adolescents had been increasing each year, with female adolescents being more likely to experience sexual abuse compared to their male counterparts. To reduce the occurrence of sexual abuse, it was essential to foster preventive attitudes among adolescents. This study aimed to analyze the relationship between gender and students' attitudes toward preventing sexual abuse among early adolescents. The study employed a quantitative analytic method with a cross-sectional approach. Data collection was conducted using questionnaires distributed to 43 students in grades 4-6 from an elementary school in Dayeuh Kolot, Bandung Regency, during August to December 2024. The data were analyzed using univariate and bivariate methods. The research findings showed that the majority of respondents were female (53.5%) and had a positive attitude (83.7%). Bivariate analysis using the Chi-Square test revealed a p-value of 0.678. These results indicated no significant influence between gender and early adolescent students' attitudes toward preventing sexual abuse. Based on the research results, there was no significant relationship between gender and early adolescent students' attitudes toward preventing sexual abuse. This could be due to other factors influencing these attitudes. Nevertheless, efforts to enhance positive attitudes toward sexual abuse prevention need to be promoted among both male and female students, considering the ongoing increase in sexual abuse incidents and the significant harm it causes to victims. Keywords: Attitudes, Early Adolescents, Gender, Sexual Abuse Prevention ABSTRAK Angka kejadian kekerasan seksual pada remaja dari tahun ke tahun mengalami peningkatan dengan prevalensi korban kekerasan seksual pada remaja perempuan lebih banyak daripada remaja laki – laki. Sikap pencegahan kekerasan seksual pada remaja diperlukan untuk mencegah kejadian kekerasan seksual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara jenis kelamin dengan sikap siswa tentang pencegahan kekerasan seksual pada anak remaja awal. Penelitian menggunakan metode analitik kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan data dilakukan melalui kuesioner yang disebarkan kepada siswa kelas 4-6 dari salah satu SDN di Dayeuh Kolot Kabupaten Bandung sebanyak 43 responden pada bulan Agustus-Desember 2024. Analisa data menggunakan univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukan bahwa mayoritas responden berjenis perempuan (53,5%) dan memiliki sikap positif (83,7%). Hasil analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square didapatkan p-value 0,678. Haisl tersebut menunukan tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara jenis kelamin dengan sikap siswa remaja awal terkait pencegahan kekerasan seksual. Berdasarkan hasil penelitian tidak ada hubungan yang bermakna antara jenis kelamin dan sikap siswa remaja awal terhadap pencegahan kekerasan seksual. Hal ini dimungkinkan karena ada factor lain yang mempengaruhi sikap tersebut. Walaupun demikian, peningkatan sikap positif terhadap kekerasan seksual perlu ditingkatkan pada siswa berjenis kelamin perempuan maupun laki-laki, mengingat masih terus meningkatnya akan kekerasan seksual pada kedua jenis kelamin dan dampak yang sangat merugikan bagi korbannya. Kata Kunci: Jenis Kelamin, Pencegahan Kekerasan Seksual, Remaja Awal, Sikap

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Malahayati Nursing Journal
Published
2025-03-26
DOI
https://doi.org/10.33024/mnj.v7i4.19298
Primary Topic
Legal and Social Justice Studies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Hubungan Jenis Kelamin dengan Sikap Siswa tentang Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak Remaja Awal di SDN Dayeuhkolot

Udin Rosidin, Tetti Solehati, Dea Putri
Malahayati Nursing Journal
Legal and Social Justice Studies
article

Hubungan Jenis Kelamin dengan Sikap Siswa tentang Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak Remaja Awal di SDN Dayeuhkolot

Udin Rosidin, Tetti Solehati, Dea Putri
article en

Abstract

ABSTRACT The incidence of sexual abuse among adolescents had been increasing each year, with female adolescents being more likely to experience sexual abuse compared to their male counterparts. To reduce the occurrence of sexual abuse, it was essential to foster preventive attitudes among adolescents. This study aimed to analyze the relationship between gender and students' attitudes toward preventing sexual abuse among early adolescents. The study employed a quantitative analytic method with a cross-sectional approach. Data collection was conducted using questionnaires distributed to 43 students in grades 4-6 from an elementary school in Dayeuh Kolot, Bandung Regency, during August to December 2024. The data were analyzed using univariate and bivariate methods. The research findings showed that the majority of respondents were female (53.5%) and had a positive attitude (83.7%). Bivariate analysis using the Chi-Square test revealed a p-value of 0.678. These results indicated no significant influence between gender and early adolescent students' attitudes toward preventing sexual abuse. Based on the research results, there was no significant relationship between gender and early adolescent students' attitudes toward preventing sexual abuse. This could be due to other factors influencing these attitudes. Nevertheless, efforts to enhance positive attitudes toward sexual abuse prevention need to be promoted among both male and female students, considering the ongoing increase in sexual abuse incidents and the significant harm it causes to victims. Keywords: Attitudes, Early Adolescents, Gender, Sexual Abuse Prevention ABSTRAK Angka kejadian kekerasan seksual pada remaja dari tahun ke tahun mengalami peningkatan dengan prevalensi korban kekerasan seksual pada remaja perempuan lebih banyak daripada remaja laki – laki. Sikap pencegahan kekerasan seksual pada remaja diperlukan untuk mencegah kejadian kekerasan seksual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara jenis kelamin dengan sikap siswa tentang pencegahan kekerasan seksual pada anak remaja awal. Penelitian menggunakan metode analitik kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan data dilakukan melalui kuesioner yang disebarkan kepada siswa kelas 4-6 dari salah satu SDN di Dayeuh Kolot Kabupaten Bandung sebanyak 43 responden pada bulan Agustus-Desember 2024. Analisa data menggunakan univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukan bahwa mayoritas responden berjenis perempuan (53,5%) dan memiliki sikap positif (83,7%). Hasil analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square didapatkan p-value 0,678. Haisl tersebut menunukan tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara jenis kelamin dengan sikap siswa remaja awal terkait pencegahan kekerasan seksual. Berdasarkan hasil penelitian tidak ada hubungan yang bermakna antara jenis kelamin dan sikap siswa remaja awal terhadap pencegahan kekerasan seksual. Hal ini dimungkinkan karena ada factor lain yang mempengaruhi sikap tersebut. Walaupun demikian, peningkatan sikap positif terhadap kekerasan seksual perlu ditingkatkan pada siswa berjenis kelamin perempuan maupun laki-laki, mengingat masih terus meningkatnya akan kekerasan seksual pada kedua jenis kelamin dan dampak yang sangat merugikan bagi korbannya. Kata Kunci: Jenis Kelamin, Pencegahan Kekerasan Seksual, Remaja Awal, Sikap

Malahayati Nursing JournalVol. 7(4)
Padjadjaran University (ID)
Openalex Percentile: Top 91%
Legal and Social Justice Studies
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.