Analisis Tingkat Kepuasan Pasien terhadap Pelayanan Antenatal di Klinik Yuliarpan Medika Bekasi

ABSTRACT Patient evaluations indicate that services meet a set of satisfaction standards, with these standards playing a role in determining how satisfied patients are. If their insights are comparable to or greater than anticipated, patients will be satisfied. The number of visits by pregnant women will be influenced by their level of satisfaction with the level of service provided by health service providers, which will have an impact on the medical condition of pregnant women. To determine the analysis of patient satisfaction levels with antenatal services at the Yuliarpan Medika Clinic, Bekasi in 2024. This study is an observational analytical study with a cross-sectional design. The population of this study was all pregnant patients who visited the Yuliarpan Medika Clinic, Bekasi. The maximum number of people who can be served is the total number of people, namely the number of people who can be served as a whole from the majority of patients visiting Yuliarpan Medika in one week with a maximum of 10 people. The relationship between health services provided by midwives and antenatal patient satisfaction levels was very strong. However, poor midwife attitudes were associated with one person's (10%) perception of poor service. This suggests that, although health services are generally considered very good, examples of poor midwifery can have an impact on the evaluation of overall service quality, especially Relationship Between Counseling Provided by Midwives and Antenatal Patient Satisfaction Level. However, poor midwife attitudes were the reason why one patient (10%) considered counseling inadequate. This emphasizes the importance of midwife attitudes as well as delivery methods and the quality of counseling materials in determining patient satisfaction. Keywords: Patient Satisfaction, Antenatal Services. ABSTRAK Evaluasi oleh pasien yang menunjukkan bahwa layanan memenuhi serangkaian standar kepuasan, dengan standar ini berperan dalam menentukan seberapa puas pasien. Jika wawasan mereka sebanding atau lebih besar dari yang diantisipasi, pasien akan merasa puas. Banyaknya kunjungan ibu hamil akan dipengaruhi oleh tingkat kepuasannya terhadap tingkat pelayanan yang diberikan oleh penyedia layanan kesehatan, sehingga akan berdampak pada kondisi medis pada ibu hamil. Untuk mengetahui analisis tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan antenatal di Klinik Yuliarpan Medika Bekasi tahun 2024. Penelitian ini merupakan jenis penelitian yang bersifat analitik observasional rancangan cross sectional. Populasi dari penelitian ini adalah semua pasien Hamil yang berkunjung di Klinik Yuliarpan Medika Bekasi. Jumlah maksimal orang yang dapat dilayani adalah jumlah orang keseluruhan, yaitu jumlah orang yang dapat dilayani secara keseluruhan dari mayoritas pasien yang berkunjung ke Yuliarpan Medika dalam satu minggudengan jumlah maksimal 10 orang. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat kecenderungan pelayanan kesehatan di Klinik Yuliarpan Medika memberikan hasil baik sebanyak sembilan orang, dan hasil buruk sebanyak satu orang, dikarenakan adanya pengaruh sikap bidan terhadap pasien yang tidak baik. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat kecenderungan pelayanan kesehatan di Klinik Yuliarpan Medika memberikan hasil baik sebanyak sembilan orang, dan hasil buruk sebanyak satu orang, dikarenakan adanya pengaruh sikap bidan terhadap pasien yang tidak baik. Hubungan antara layanan kesehatan yang diberikan oleh bidan dan tingkat kepuasan pasien antenatal sangat kuat. Namun, sikap bidan yang buruk dikaitkan dengan persepsi satu orang (10%) tentang layanan yang buruk. Hal ini menunjukkan bahwa, meskipun layanan kesehatan pada umumnya dianggap sangat baik, contoh kebidanan yang kurang baik dapat berdampak pada evaluasi kualitas layanan secara keseluruhan, khususnya Hubungan Antara Konseling yang Disediakan oleh Bidan dan Tingkat Kepuasan Pasien Antenatal. Namun, sikap bidan yang buruk menjadi alasan mengapa satu pasien (10%) menganggap konseling tidak memadai. Hal ini menekankan pentingnya sikap bidan serta metode persalinan dan kualitas materi konseling dalam menentukan kepuasan pasien. Kata Kunci: Kepuasan Pasien, Pelayanan Antenatal

Authors

Publication Details

Journal
MAHESA Malahayati Health Student Journal
Published
2025-03-26
DOI
https://doi.org/10.33024/mahesa.v5i4.17020
Primary Topic
Healthcare Quality and Satisfaction
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Analisis Tingkat Kepuasan Pasien terhadap Pelayanan Antenatal di Klinik Yuliarpan Medika Bekasi

Feva Tridiyawati, Eni Lestari
MAHESA Malahayati Health Student Journal
Healthcare Quality and Satisfaction
article

Analisis Tingkat Kepuasan Pasien terhadap Pelayanan Antenatal di Klinik Yuliarpan Medika Bekasi

Feva Tridiyawati, Eni Lestari
article en

Abstract

ABSTRACT Patient evaluations indicate that services meet a set of satisfaction standards, with these standards playing a role in determining how satisfied patients are. If their insights are comparable to or greater than anticipated, patients will be satisfied. The number of visits by pregnant women will be influenced by their level of satisfaction with the level of service provided by health service providers, which will have an impact on the medical condition of pregnant women. To determine the analysis of patient satisfaction levels with antenatal services at the Yuliarpan Medika Clinic, Bekasi in 2024. This study is an observational analytical study with a cross-sectional design. The population of this study was all pregnant patients who visited the Yuliarpan Medika Clinic, Bekasi. The maximum number of people who can be served is the total number of people, namely the number of people who can be served as a whole from the majority of patients visiting Yuliarpan Medika in one week with a maximum of 10 people. The relationship between health services provided by midwives and antenatal patient satisfaction levels was very strong. However, poor midwife attitudes were associated with one person's (10%) perception of poor service. This suggests that, although health services are generally considered very good, examples of poor midwifery can have an impact on the evaluation of overall service quality, especially Relationship Between Counseling Provided by Midwives and Antenatal Patient Satisfaction Level. However, poor midwife attitudes were the reason why one patient (10%) considered counseling inadequate. This emphasizes the importance of midwife attitudes as well as delivery methods and the quality of counseling materials in determining patient satisfaction. Keywords: Patient Satisfaction, Antenatal Services. ABSTRAK Evaluasi oleh pasien yang menunjukkan bahwa layanan memenuhi serangkaian standar kepuasan, dengan standar ini berperan dalam menentukan seberapa puas pasien. Jika wawasan mereka sebanding atau lebih besar dari yang diantisipasi, pasien akan merasa puas. Banyaknya kunjungan ibu hamil akan dipengaruhi oleh tingkat kepuasannya terhadap tingkat pelayanan yang diberikan oleh penyedia layanan kesehatan, sehingga akan berdampak pada kondisi medis pada ibu hamil. Untuk mengetahui analisis tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan antenatal di Klinik Yuliarpan Medika Bekasi tahun 2024. Penelitian ini merupakan jenis penelitian yang bersifat analitik observasional rancangan cross sectional. Populasi dari penelitian ini adalah semua pasien Hamil yang berkunjung di Klinik Yuliarpan Medika Bekasi. Jumlah maksimal orang yang dapat dilayani adalah jumlah orang keseluruhan, yaitu jumlah orang yang dapat dilayani secara keseluruhan dari mayoritas pasien yang berkunjung ke Yuliarpan Medika dalam satu minggudengan jumlah maksimal 10 orang. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat kecenderungan pelayanan kesehatan di Klinik Yuliarpan Medika memberikan hasil baik sebanyak sembilan orang, dan hasil buruk sebanyak satu orang, dikarenakan adanya pengaruh sikap bidan terhadap pasien yang tidak baik. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat kecenderungan pelayanan kesehatan di Klinik Yuliarpan Medika memberikan hasil baik sebanyak sembilan orang, dan hasil buruk sebanyak satu orang, dikarenakan adanya pengaruh sikap bidan terhadap pasien yang tidak baik. Hubungan antara layanan kesehatan yang diberikan oleh bidan dan tingkat kepuasan pasien antenatal sangat kuat. Namun, sikap bidan yang buruk dikaitkan dengan persepsi satu orang (10%) tentang layanan yang buruk. Hal ini menunjukkan bahwa, meskipun layanan kesehatan pada umumnya dianggap sangat baik, contoh kebidanan yang kurang baik dapat berdampak pada evaluasi kualitas layanan secara keseluruhan, khususnya Hubungan Antara Konseling yang Disediakan oleh Bidan dan Tingkat Kepuasan Pasien Antenatal. Namun, sikap bidan yang buruk menjadi alasan mengapa satu pasien (10%) menganggap konseling tidak memadai. Hal ini menekankan pentingnya sikap bidan serta metode persalinan dan kualitas materi konseling dalam menentukan kepuasan pasien. Kata Kunci: Kepuasan Pasien, Pelayanan Antenatal

MAHESA Malahayati Health Student JournalVol. 5(4)
Openalex Percentile: Top 90%
Healthcare Quality and Satisfaction
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.