Pengembangan Snedds Ekstrak Daun Pepaya (Carica Papaya L.) untuk Meningkatkan Efikasi Anthelmintik dalam Praktik Keperawatan

ABSTRACT The development of Self-Nano Emulsifying Drug Delivery System (SNEDDS) aims to enhance drug bioavailability and release effectiveness. SNEDDS utilizes papaya leaf extract as an active ingredient with therapeutic potential. This study aims to evaluate five SNEDDS formulations based on organoleptic parameters, transmittance, particle size, PDI, zeta potential, pH level, and cumulative drug release percentage. Formulations were created using an optimal mixing technique, followed by testing each parameter to determine the characteristics of the formulations. Measurements were taken at different time intervals for drug release analysis. Findings indicate that formulation F1 exhibited the best performance among the five tested formulations, with smaller particle size, lower PDI, and higher zeta potential values. The cumulative drug release percentage for F1 reached 97.54% within 240 minutes, while the control only achieved 46.17%.Conclusion: Formulation F1 demonstrates significant potential as a drug delivery system with good stability and optimal drug release. This study provides a solid foundation for further development of SNEDDS-based drug delivery systems for more effective therapeutic applications. Keywords : Papaya, SNEDDS , Penetration, Nanoemulsion ABSTRAK Pengembangan formulasi Self-Nano Emulsifying Drug Delivery System (SNEDDS) bertujuan untuk meningkatkan bioavailabilitas dan efektivitas pelepasan obat. SNEDDS menggunakan ekstrak daun pepaya sebagai bahan aktif yang memiliki potensi terapeutik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi lima formulasi SNEDDS berdasarkan parameter organoleptik, transmitan, ukuran partikel, PDI, zeta potensial, derajat keasaman (pH), dan persentase kumulatif pelepasan obat. Formulasi dibuat menggunakan teknik pencampuran yang optimal, diikuti dengan pengujian masing-masing parameter untuk menentukan karakteristik formulasi. Pengukuran dilakukan pada interval waktu yang berbeda untuk analisis pelepasan obat. Hasil menunjukkan bahwa formulasi F1 memiliki performa terbaik di antara lima formulasi yang diuji, dengan ukuran partikel yang lebih kecil, PDI yang lebih rendah, dan nilai zeta potensial yang lebih tinggi. Persentase kumulatif pelepasan obat pada F1 mencapai 97,54% dalam waktu 240 menit, sementara kontrol hanya mencapai 46,17%. Formulasi F1 menunjukkan potensi yang signifikan sebagai sistem penghantaran obat dengan stabilitas yang baik dan pelepasan obat yang optimal. Penelitian ini memberikan dasar yang kuat untuk pengembangan lebih lanjut dari sistem penghantaran obat berbasis SNEDDS untuk aplikasi terapeutik yang lebih efektif. Kata Kunci: Pepaya, SNEDDS, Pentrasi, Nanoemulsi

Authors

Publication Details

Journal
Malahayati Nursing Journal
Published
2025-03-26
DOI
https://doi.org/10.33024/mnj.v7i4.18934
Primary Topic
Papaya Research and Applications
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Pengembangan Snedds Ekstrak Daun Pepaya (Carica Papaya L.) untuk Meningkatkan Efikasi Anthelmintik dalam Praktik Keperawatan

Anugerah Budipratama Adina, Alhara Yuwanda
Malahayati Nursing Journal
Papaya Research and Applications
article

Pengembangan Snedds Ekstrak Daun Pepaya (Carica Papaya L.) untuk Meningkatkan Efikasi Anthelmintik dalam Praktik Keperawatan

Anugerah Budipratama Adina, Alhara Yuwanda
article en

Abstract

ABSTRACT The development of Self-Nano Emulsifying Drug Delivery System (SNEDDS) aims to enhance drug bioavailability and release effectiveness. SNEDDS utilizes papaya leaf extract as an active ingredient with therapeutic potential. This study aims to evaluate five SNEDDS formulations based on organoleptic parameters, transmittance, particle size, PDI, zeta potential, pH level, and cumulative drug release percentage. Formulations were created using an optimal mixing technique, followed by testing each parameter to determine the characteristics of the formulations. Measurements were taken at different time intervals for drug release analysis. Findings indicate that formulation F1 exhibited the best performance among the five tested formulations, with smaller particle size, lower PDI, and higher zeta potential values. The cumulative drug release percentage for F1 reached 97.54% within 240 minutes, while the control only achieved 46.17%.Conclusion: Formulation F1 demonstrates significant potential as a drug delivery system with good stability and optimal drug release. This study provides a solid foundation for further development of SNEDDS-based drug delivery systems for more effective therapeutic applications. Keywords : Papaya, SNEDDS , Penetration, Nanoemulsion ABSTRAK Pengembangan formulasi Self-Nano Emulsifying Drug Delivery System (SNEDDS) bertujuan untuk meningkatkan bioavailabilitas dan efektivitas pelepasan obat. SNEDDS menggunakan ekstrak daun pepaya sebagai bahan aktif yang memiliki potensi terapeutik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi lima formulasi SNEDDS berdasarkan parameter organoleptik, transmitan, ukuran partikel, PDI, zeta potensial, derajat keasaman (pH), dan persentase kumulatif pelepasan obat. Formulasi dibuat menggunakan teknik pencampuran yang optimal, diikuti dengan pengujian masing-masing parameter untuk menentukan karakteristik formulasi. Pengukuran dilakukan pada interval waktu yang berbeda untuk analisis pelepasan obat. Hasil menunjukkan bahwa formulasi F1 memiliki performa terbaik di antara lima formulasi yang diuji, dengan ukuran partikel yang lebih kecil, PDI yang lebih rendah, dan nilai zeta potensial yang lebih tinggi. Persentase kumulatif pelepasan obat pada F1 mencapai 97,54% dalam waktu 240 menit, sementara kontrol hanya mencapai 46,17%. Formulasi F1 menunjukkan potensi yang signifikan sebagai sistem penghantaran obat dengan stabilitas yang baik dan pelepasan obat yang optimal. Penelitian ini memberikan dasar yang kuat untuk pengembangan lebih lanjut dari sistem penghantaran obat berbasis SNEDDS untuk aplikasi terapeutik yang lebih efektif. Kata Kunci: Pepaya, SNEDDS, Pentrasi, Nanoemulsi

Malahayati Nursing JournalVol. 7(4)
Openalex Percentile: Top 91%
Papaya Research and Applications
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.