Hubungan pengetahuan, sikap, pengawasan dan ketersediaan APD terhadap kepatuhan penggunaan APD pada pekerja di PT. Galangan Kapal Bontuni Tirtamas Kota Kendari

Introduction: The shipbuilding industry is involved in the manufacture and repair of ships. There are many potential hazards associated with the shipbuilding process, including electrical hazards, hot temperatures, manual handling, the risk of falling or being hit by materials, metal fumes, radiation, and sparks. Data from the International Labor Organization (2024) also shows that more than 2.78 million people die each year due to work accidents or work-related diseases, of which 2.4 million (86.3%) are workers die related to work-related diseases and 380,000 workers (13.7%) die due to work-related diseases. Objective: This study was to determine the Relationship between Knowledge, Attitude, Supervision and Availability of PPE to Compliance with the Use of PPE in Workers at PT. Galangan Kapal Bontuni Tirtamas Kota Kendari. Method: The research used in the study was quantitative analytical research using an observational method with a cross-sectional study approach. Population: This study was all field workers as many as 77 workers. Sampling used the total sampling technique or saturated sample so that the research sample was 77 respondents. Data analysis in this study includes univariate and bivariate analysis. The statistical test used is the chi-square test which is analyzed using SPSS software. Results: This study shows that there is a relationship between knowledge (0.001 <0.05), attitude (0.025 <0.05), and availability of PPE (0.012 <0.05) with compliance with PPE use. However, supervision has no relationship with compliance with PPE use (0.213> 0.05). Pendahuluan: Industri galangan kapal terlibat dalam aktivitas pembuatan dan perbaikan kapal. Banyak potensi bahaya yang terkait dengan proses pembuatan kapal, termasuk bahaya listrik, suhu panas, penanganan manual, risiko jatuh atau tertimpa material, asap logam, radiasi sinar, dan percikan api. Data International Labour Organization (2024) juga menunjukkan bahwa orang meninggal akibat kecelakaan kerja atau penyakit akibat kerja lebih dan dari 2,78 juta orang kematian per tahun, diantaranya 2,4 juta pekerja (86,3%) meninggal berhubungan dengan penyakit akibat kerja dan 380.000 pekerja (13,7%) meninggal disebabkan penyakit akibat kerja. Tujuan: Penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan, Sikap, Pengawasan dan Ketersediaan APD Terhadap Kepatuhan Penggunaan APD Pada Pekerja di PT. Galangan Kapal Bontuni Tirtamas Kota Kendari. Metode: Penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif analitik dengan metode observasional menggunakan pendekatan cross sectional study. Populasi: Penelitian ini yaitu seluruh pekerja lapangan sebanyak 77 pekerja. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling atau sampel jenuh sehingga sampel penelitian sebanyak 77 responden. Analisis data dalam penelitian ini meliputi analisis univariat dan bivariat. Uji statistik yang digunakan adalah uji chi-square yang dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan (0.001 < 0.05), sikap (0.025 < 0.05), dan ketersediaan APD (0.012 < 0.05) dengan kepatuhan penggunaan APD. Namun, pengawasan tidak memiliki hubungan dengan kepatuhan penggunaan APD (0.213 > 0.05).

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Indonesian Journal of Health Science
Published
2025-03-22
DOI
https://doi.org/10.54957/ijhs.v5i2.1415
Primary Topic
Occupational Health and Safety Management
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Hubungan pengetahuan, sikap, pengawasan dan ketersediaan APD terhadap kepatuhan penggunaan APD pada pekerja di PT. Galangan Kapal Bontuni Tirtamas Kota Kendari

Kasma Wati, Yusuf Sabilu, Siti Nurfadilah H
Indonesian Journal of Health Science
Occupational Health and Safety Management
article

Hubungan pengetahuan, sikap, pengawasan dan ketersediaan APD terhadap kepatuhan penggunaan APD pada pekerja di PT. Galangan Kapal Bontuni Tirtamas Kota Kendari

Kasma Wati, Yusuf Sabilu, Siti Nurfadilah H
article en

Abstract

Introduction: The shipbuilding industry is involved in the manufacture and repair of ships. There are many potential hazards associated with the shipbuilding process, including electrical hazards, hot temperatures, manual handling, the risk of falling or being hit by materials, metal fumes, radiation, and sparks. Data from the International Labor Organization (2024) also shows that more than 2.78 million people die each year due to work accidents or work-related diseases, of which 2.4 million (86.3%) are workers die related to work-related diseases and 380,000 workers (13.7%) die due to work-related diseases. Objective: This study was to determine the Relationship between Knowledge, Attitude, Supervision and Availability of PPE to Compliance with the Use of PPE in Workers at PT. Galangan Kapal Bontuni Tirtamas Kota Kendari. Method: The research used in the study was quantitative analytical research using an observational method with a cross-sectional study approach. Population: This study was all field workers as many as 77 workers. Sampling used the total sampling technique or saturated sample so that the research sample was 77 respondents. Data analysis in this study includes univariate and bivariate analysis. The statistical test used is the chi-square test which is analyzed using SPSS software. Results: This study shows that there is a relationship between knowledge (0.001 <0.05), attitude (0.025 <0.05), and availability of PPE (0.012 <0.05) with compliance with PPE use. However, supervision has no relationship with compliance with PPE use (0.213> 0.05). Pendahuluan: Industri galangan kapal terlibat dalam aktivitas pembuatan dan perbaikan kapal. Banyak potensi bahaya yang terkait dengan proses pembuatan kapal, termasuk bahaya listrik, suhu panas, penanganan manual, risiko jatuh atau tertimpa material, asap logam, radiasi sinar, dan percikan api. Data International Labour Organization (2024) juga menunjukkan bahwa orang meninggal akibat kecelakaan kerja atau penyakit akibat kerja lebih dan dari 2,78 juta orang kematian per tahun, diantaranya 2,4 juta pekerja (86,3%) meninggal berhubungan dengan penyakit akibat kerja dan 380.000 pekerja (13,7%) meninggal disebabkan penyakit akibat kerja. Tujuan: Penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan, Sikap, Pengawasan dan Ketersediaan APD Terhadap Kepatuhan Penggunaan APD Pada Pekerja di PT. Galangan Kapal Bontuni Tirtamas Kota Kendari. Metode: Penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif analitik dengan metode observasional menggunakan pendekatan cross sectional study. Populasi: Penelitian ini yaitu seluruh pekerja lapangan sebanyak 77 pekerja. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling atau sampel jenuh sehingga sampel penelitian sebanyak 77 responden. Analisis data dalam penelitian ini meliputi analisis univariat dan bivariat. Uji statistik yang digunakan adalah uji chi-square yang dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan (0.001 < 0.05), sikap (0.025 < 0.05), dan ketersediaan APD (0.012 < 0.05) dengan kepatuhan penggunaan APD. Namun, pengawasan tidak memiliki hubungan dengan kepatuhan penggunaan APD (0.213 > 0.05).

Indonesian Journal of Health ScienceVol. 5(2)
Universitas Halu Oleo (ID)
Openalex Percentile: Top 92%
Occupational Health and Safety Management
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.