KEPUASAN KERJA MEMEDIASI PENGARUH PENGEMBANGAN KARIER DAN PERSAHABATAN TERHADAP NIAT TETAP BEKERJA

High employee turnover poses a significant challenge for outsourcing companies, especially with Generation Z's dominance, which has a flexible career orientation. This turnover increases operational costs and reduces productivity, making employee retention a strategic issue. This study examines the impact of career development and workplace friendships on the intention to stay, with job satisfaction as a mediating variable, among Generation Z employees in outsourcing companies. Data from 180 respondents were collected through online questionnaires using purposive sampling. PLS-SEM analysis revealed: (a) career development significantly influences job satisfaction and the intention to stay; (b) workplace friendships enhance job satisfaction; and (c) job satisfaction mediates the relationship between career development and workplace friendships with the intention to stay. The findings highlight the importance of clear career development programs and supportive interpersonal environments while contributing to the literature on retaining Gen Z employees in outsourcing companies through job satisfaction as a mediator. Keywords: career development; workplace friendship; job satisfaction; intention to stay. Tingkat perputaran karyawan yang tinggi menjadi tantangan besar bagi perusahaan outsourcing, terutama dengan dominasi Generasi Z yang memiliki orientasi karier fleksibel. Tingginya perputaran ini meningkatkan biaya operasional dan menurunkan produktivitas, menjadikan retensi karyawan sebagai isu strategis. Penelitian ini menganalisis pengaruh pengembangan karier dan persahabatan di tempat kerja terhadap niat untuk tetap bekerja, dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi, pada karyawan Generasi Z di perusahaan outsourcing. Data dikumpulkan dari 180 responden melalui kuesioner daring dengan metode purposive sampling. Analisis PLS-SEM menunjukkan bahwa: (a) pengembangan karier secara signifikan memengaruhi kepuasan kerja dan niat untuk tetap bekerja; (b) persahabatan di tempat kerja meningkatkan kepuasan kerja; dan (c) kepuasan kerja memediasi hubungan antara pengembangan karier dan persahabatan di tempat kerja terhadap niat untuk tetap bekerja. Temuan ini menyoroti pentingnya program karier yang jelas dan lingkungan kerja yang mendukung, serta memperkaya literatur tentang retensi karyawan Gen Z di perusahaan outsourcing melalui mediasi kepuasan kerja. Kata kunci: pengembangan karier; persahabatan di tempat kerja; kepuasan kerja; niat untuk tetap bekerja

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
MODUS
Published
2025-03-19
DOI
https://doi.org/10.24002/modus.v37i1.10713
Primary Topic
Occupational Health and Safety Management
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

KEPUASAN KERJA MEMEDIASI PENGARUH PENGEMBANGAN KARIER DAN PERSAHABATAN TERHADAP NIAT TETAP BEKERJA

Martinus Parnawa Putranta, Kezia Chris Novitiya
MODUS
Occupational Health and Safety Management
article

KEPUASAN KERJA MEMEDIASI PENGARUH PENGEMBANGAN KARIER DAN PERSAHABATAN TERHADAP NIAT TETAP BEKERJA

Martinus Parnawa Putranta, Kezia Chris Novitiya
article en

Abstract

High employee turnover poses a significant challenge for outsourcing companies, especially with Generation Z's dominance, which has a flexible career orientation. This turnover increases operational costs and reduces productivity, making employee retention a strategic issue. This study examines the impact of career development and workplace friendships on the intention to stay, with job satisfaction as a mediating variable, among Generation Z employees in outsourcing companies. Data from 180 respondents were collected through online questionnaires using purposive sampling. PLS-SEM analysis revealed: (a) career development significantly influences job satisfaction and the intention to stay; (b) workplace friendships enhance job satisfaction; and (c) job satisfaction mediates the relationship between career development and workplace friendships with the intention to stay. The findings highlight the importance of clear career development programs and supportive interpersonal environments while contributing to the literature on retaining Gen Z employees in outsourcing companies through job satisfaction as a mediator. Keywords: career development; workplace friendship; job satisfaction; intention to stay. Tingkat perputaran karyawan yang tinggi menjadi tantangan besar bagi perusahaan outsourcing, terutama dengan dominasi Generasi Z yang memiliki orientasi karier fleksibel. Tingginya perputaran ini meningkatkan biaya operasional dan menurunkan produktivitas, menjadikan retensi karyawan sebagai isu strategis. Penelitian ini menganalisis pengaruh pengembangan karier dan persahabatan di tempat kerja terhadap niat untuk tetap bekerja, dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi, pada karyawan Generasi Z di perusahaan outsourcing. Data dikumpulkan dari 180 responden melalui kuesioner daring dengan metode purposive sampling. Analisis PLS-SEM menunjukkan bahwa: (a) pengembangan karier secara signifikan memengaruhi kepuasan kerja dan niat untuk tetap bekerja; (b) persahabatan di tempat kerja meningkatkan kepuasan kerja; dan (c) kepuasan kerja memediasi hubungan antara pengembangan karier dan persahabatan di tempat kerja terhadap niat untuk tetap bekerja. Temuan ini menyoroti pentingnya program karier yang jelas dan lingkungan kerja yang mendukung, serta memperkaya literatur tentang retensi karyawan Gen Z di perusahaan outsourcing melalui mediasi kepuasan kerja. Kata kunci: pengembangan karier; persahabatan di tempat kerja; kepuasan kerja; niat untuk tetap bekerja

MODUSVol. 37(1)
Atma Jaya University Yogyakarta (ID)
Openalex Percentile: Top 93%
Occupational Health and Safety Management
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.