STRENGTHENING THE INTEGRITY OF THE NOTARY POSITION FROM THE PERSPECTIVE OF ISLAMIC ETHICS
This research aims to integrate the ethical principles and responsibilities derived from Islamic teachings, particularly as reflected in QS An-Nisa/4:58-59 and QS Al-Ma'idah/5:1, into the notarial profession in Indonesia. The primary goal is to strengthen the legitimacy, integrity, and public trust in the notarial profession, as well as to optimize the role of notaries as agents of positive change within the legal system through the creation of valid and fair deeds. This study uses a normative method with a library research approach, analyzing Qur'anic verses and related literature on Islamic ethics, law, and notarial practice. The findings show that Islamic principles such as justice, trustworthiness, and transparency are highly relevant and effective in enhancing notarial professional integrity, preventing abuses of authority, and ensuring fairness in legal transactions. The integration of Islamic ethical principles in notarial practice can promote the establishment of a legal system that is more transparent, just, and oriented toward the welfare of society. This ethics research emphasizes the importance of Islamic education for notaries and the strengthening of oversight systems based on moral values. By applying these principles, notaries can play a more significant role in creating a legal system that is fairer and more ethical, thereby increasing public trust in the profession. The results of this research are expected to serve as a foundation for ethical reforms in the notarial profession and contribute to the improvement of the legal system in Indonesia. Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip etika dan tanggung jawab yang bersumber dari ajaran Islam, khususnya yang tercermin dalam Q.S. An-Nisa/4:58-59 dan Q.S. Al-Ma'idah/5:1, ke dalam praktik profesi notaris di Indonesia. Tujuan utamanya adalah untuk memperkuat legitimasi, integritas, dan kepercayaan publik terhadap profesi notaris, serta mengoptimalkan peran notaris sebagai agen perubahan positif dalam sistem hukum melalui pembuatan akta yang sah dan adil. Penelitian ini menggunakan metode normatif dengan pendekatan studi kepustakaan, menganalisis ayat-ayat Al-Qur’an dan literatur terkait etika Islam, hukum, serta praktik notariat. Temuan penelitian menunjukkan bahwa prinsip-prinsip Islam seperti keadilan, amanah, dan transparansi sangat relevan dan efektif dalam memperkuat integritas profesional notaris, mencegah praktik-praktik penyalahgunaan wewenang, dan memastikan keadilan dalam setiap transaksi hukum. Integrasi prinsip-prinsip etika Islam dalam praktik notaris dapat mendorong pembentukan sistem hukum yang lebih transparan, adil, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini menekankan pentingnya pendidikan etika Islam bagi notaris serta penguatan sistem pengawasan berbasis nilai-nilai moral. Dengan menerapkan prinsip-prinsip ini, notaris dapat memainkan peran yang lebih signifikan dalam menciptakan sistem hukum yang lebih berkeadilan dan beretika, sehingga meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap profesi ini. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi dasar bagi reformasi etika profesional di bidang notariat, dan memberikan kontribusi terhadap perbaikan sistem hukum di Indonesia. Kata Kunci: Notaris, Etika Islam, Amanah, Keadilan, Sistem Hukum
Authors
- Ikhsan Lubis (ORCID: https://orcid.org/0000-0001-8574-4372)
- Afifi Lubis
- Duma Indah Sari Lubis
- Nelly Azwarni Sinaga
- Andi Hakim Lubis
Institutions
- Universitas Sumatera Utara (ID)
- Universitas Prima Indonesia (ID)
- Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (ID)
Publication Details
- Journal
- Petita Jurnal Kajian Ilmu Hukum dan Syariah
- Published
- 2025-03-15
- DOI
- https://doi.org/10.22373/petita.v10i1.501
- Citations
- 1
- Primary Topic
- Legal Studies and Policies
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 15.98