Earthworm Cultivation by Utilizing Organic and Inorganic Waste

The new paradigm of waste today is that it can be a resource. The concept of waste management is carried out with the 3R concept (reduce, reuse, and recycle). Reuse activities on billboard advertising waste are one form of waste use that can be reused for organic fertilizer production purposes. Efforts to manage solid advertising waste are carried out by the Sikamaseang Group, Maros Baru District, Maros Regency, by utilizing the waste as a container in the production of vermicast (worm waste), which can be used in fish farming activities in ponds. Training and coaching activities for members of the Sikamaseang Group farmer group are carried out actively with demonstration and practice methods involving all program participants. The results of these activities are containers and media for cultivating Lumbricus rubellus worms, which are used as organic fertilizer in fish farming. The knowledge and skills possessed by the participants can be applied to the production of fertilizer needs in fisheries activities in Maros Baru District, Maros Regency. Abstrak Paradigma baru sampah saat ini ialah dapat menjadi sebuah sumber daya. Konsep pengelolaan sampah tersebut dilakukan dengan konsep 3R (reduce, reuse, dan recycle). Kegiatan guna ulang (reuse) pada limbah reklame billboard merupakan salah satu bentuk penggunaan limbah yang dapat dipakai kembali untuk keperluan produksi pupuk organik. Upaya pengelolaan limbah padat advertising dilakukan oleh Kelompok Sikamaseang Kecamatan Maros Baru Kabupaten Maros dengan memanfaatkan limbah tersebut sebagai wadah dalam produksi kascing (limbah cacing) yang dapat digunakan pada kegiatan budidaya ikan di tambak. Kegiatan pelatihan dan pembinaan anggota kelompok tani Kelompok Sikamaseang dilaksanakan secara aktif dengan metode demontrasi dan praktik yang melibatkan seluruh peserta program. Hasil kegiatan tersebut ialah wadah dan media budidaya cacing Lumbricus rubellus yang digunakan sebagai pupuk organik dalam budidaya ikan. Pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki perserta dapat diaplikasikan untuk produksi kebutuhan pupuk dalam kegiatan perikanan di Kecamatan Maros Baru Kabupaten Maros.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Jurnal Sipakatau Inovasi Pengabdian Masyarakat
Published
2024-12-10
DOI
https://doi.org/10.61220/jsipakatau.v1i6.2451
Primary Topic
Invertebrate Taxonomy and Ecology
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Earthworm Cultivation by Utilizing Organic and Inorganic Waste

Muhammad Wiharto, Asrijal, Kasmawati Kasmawati, Amirah Mustarin et al.
Jurnal Sipakatau Inovasi Pengabdian Masyarakat
Invertebrate Taxonomy and Ecology
article

Earthworm Cultivation by Utilizing Organic and Inorganic Waste

Muhammad Wiharto, Asrijal, Kasmawati Kasmawati, Amirah Mustarin, Nurmila
article en

Abstract

The new paradigm of waste today is that it can be a resource. The concept of waste management is carried out with the 3R concept (reduce, reuse, and recycle). Reuse activities on billboard advertising waste are one form of waste use that can be reused for organic fertilizer production purposes. Efforts to manage solid advertising waste are carried out by the Sikamaseang Group, Maros Baru District, Maros Regency, by utilizing the waste as a container in the production of vermicast (worm waste), which can be used in fish farming activities in ponds. Training and coaching activities for members of the Sikamaseang Group farmer group are carried out actively with demonstration and practice methods involving all program participants. The results of these activities are containers and media for cultivating Lumbricus rubellus worms, which are used as organic fertilizer in fish farming. The knowledge and skills possessed by the participants can be applied to the production of fertilizer needs in fisheries activities in Maros Baru District, Maros Regency. Abstrak Paradigma baru sampah saat ini ialah dapat menjadi sebuah sumber daya. Konsep pengelolaan sampah tersebut dilakukan dengan konsep 3R (reduce, reuse, dan recycle). Kegiatan guna ulang (reuse) pada limbah reklame billboard merupakan salah satu bentuk penggunaan limbah yang dapat dipakai kembali untuk keperluan produksi pupuk organik. Upaya pengelolaan limbah padat advertising dilakukan oleh Kelompok Sikamaseang Kecamatan Maros Baru Kabupaten Maros dengan memanfaatkan limbah tersebut sebagai wadah dalam produksi kascing (limbah cacing) yang dapat digunakan pada kegiatan budidaya ikan di tambak. Kegiatan pelatihan dan pembinaan anggota kelompok tani Kelompok Sikamaseang dilaksanakan secara aktif dengan metode demontrasi dan praktik yang melibatkan seluruh peserta program. Hasil kegiatan tersebut ialah wadah dan media budidaya cacing Lumbricus rubellus yang digunakan sebagai pupuk organik dalam budidaya ikan. Pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki perserta dapat diaplikasikan untuk produksi kebutuhan pupuk dalam kegiatan perikanan di Kecamatan Maros Baru Kabupaten Maros.

Jurnal Sipakatau Inovasi Pengabdian Masyarakat
Universitas Veteran Republik Indonesia Makassar (ID), State University of Makassar (ID)
Openalex Percentile: Top 81%
Invertebrate Taxonomy and Ecology
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.