Analysis of User Satisfaction Levels to Improve the Quality of Services in Nursing Education Laboratory

Purpose - The purpose of this research is to analyze user satisfaction levels, specifically those of lecturers and students, regarding the services provided by the Nursing Laboratory at the Padang Department of Nursing, Ministry of Health Polytechnic, Padang. Design/method/approach - This research employs a qualitative research approach with a descriptive quantitative method. It is an exploratory study that utilizes a questionnaire as the primary data collection instrument. The questionnaire is based on a Likert scale and encompasses five dimensions of satisfaction: Tangibles, Reliability, Responsiveness, Assurance, and Empathy Findings - The research results indicate gaps in respondent satisfaction frequencies in the dimensions of Responsiveness and Reliability, with scores of 86.7% and 87.6%, respectively. These scores are slightly lower compared to the other three dimensions: Tangibles (88.5%), Assurance (88.6%), and Empathy (88.4%). The overall average user satisfaction level is 87.9%, which falls within the 80.1%-100% interval, indicating a "very satisfactory" rating. Research implications/limitations - Measuring user satisfaction levels in laboratory serves as an essential method for improving service quality and management in educational laboratory. These findings can provide a benchmark for future service policy directions in the laboratory. A limitation of this research is the relatively small sample size. Originality/value - Based on the findings and analysis, laboratory management must focus on improving services in the dimensions of Responsiveness and Reliability to achieve a more balanced level of service quality. Abstrak Tujuan – Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kepuasan pengguna, khususnya dosen dan mahasiswa, terhadap layanan yang disediakan oleh Laboratorium Keperawatan di Jurusan Keperawatan Padang, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Padang. Desain/metode/pendekatan – Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif kuantitatif. Penelitian ini bersifat eksploratif dan menggunakan kuesioner sebagai instrumen utama pengumpulan data. Kuesioner ini berbasis skala Likert dan mencakup lima dimensi kepuasan: Keberwujudan (Tangibles), Keandalan (Reliability), Daya Tanggap (Responsiveness), Jaminan (Assurance), dan Empati (Empathy). Temuan – Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan frekuensi kepuasan responden pada dimensi Daya Tanggap (Responsiveness) dan Keandalan (Reliability), dengan skor masing-masing 86,7% dan 87,6%. Skor ini sedikit lebih rendah dibandingkan dengan tiga dimensi lainnya, yaitu Keberwujudan (88,5%), Jaminan (88,6%), dan Empati (88,4%). Rata-rata keseluruhan tingkat kepuasan pengguna adalah 87,9%, yang berada dalam interval 80,1%-100%, menunjukkan tingkat kepuasan "sangat memuaskan". Implikasi/batasan penelitian – Pengukuran tingkat kepuasan pengguna di laboratorium menjadi metode penting untuk meningkatkan kualitas layanan dan manajemen di laboratorium pendidikan. Temuan ini dapat memberikan tolok ukur bagi arah kebijakan layanan di masa depan. Keterbatasan penelitian ini adalah ukuran sampel yang relatif kecil. Orisinalitas/nilai – Berdasarkan temuan dan analisis, manajemen laboratorium perlu berfokus pada peningkatan layanan dalam dimensi Daya Tanggap (Responsiveness) dan Keandalan (Reliability) untuk mencapai tingkat kualitas layanan yang lebih seimbang.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
EDULAB Majalah Ilmiah Laboratorium Pendidikan
Published
2024-12-29
DOI
https://doi.org/10.14421/edulab.2024.92.02
Primary Topic
Technology and Data Analysis
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Analysis of User Satisfaction Levels to Improve the Quality of Services in Nursing Education Laboratory

Hidayatul Ikhsan, M Kresna Daffa Marta Lingga
EDULAB Majalah Ilmiah Laboratorium Pendidikan
Technology and Data Analysis
article

Analysis of User Satisfaction Levels to Improve the Quality of Services in Nursing Education Laboratory

Hidayatul Ikhsan, M Kresna Daffa Marta Lingga
article en

Abstract

Purpose - The purpose of this research is to analyze user satisfaction levels, specifically those of lecturers and students, regarding the services provided by the Nursing Laboratory at the Padang Department of Nursing, Ministry of Health Polytechnic, Padang. Design/method/approach - This research employs a qualitative research approach with a descriptive quantitative method. It is an exploratory study that utilizes a questionnaire as the primary data collection instrument. The questionnaire is based on a Likert scale and encompasses five dimensions of satisfaction: Tangibles, Reliability, Responsiveness, Assurance, and Empathy Findings - The research results indicate gaps in respondent satisfaction frequencies in the dimensions of Responsiveness and Reliability, with scores of 86.7% and 87.6%, respectively. These scores are slightly lower compared to the other three dimensions: Tangibles (88.5%), Assurance (88.6%), and Empathy (88.4%). The overall average user satisfaction level is 87.9%, which falls within the 80.1%-100% interval, indicating a "very satisfactory" rating. Research implications/limitations - Measuring user satisfaction levels in laboratory serves as an essential method for improving service quality and management in educational laboratory. These findings can provide a benchmark for future service policy directions in the laboratory. A limitation of this research is the relatively small sample size. Originality/value - Based on the findings and analysis, laboratory management must focus on improving services in the dimensions of Responsiveness and Reliability to achieve a more balanced level of service quality. Abstrak Tujuan – Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kepuasan pengguna, khususnya dosen dan mahasiswa, terhadap layanan yang disediakan oleh Laboratorium Keperawatan di Jurusan Keperawatan Padang, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Padang. Desain/metode/pendekatan – Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif kuantitatif. Penelitian ini bersifat eksploratif dan menggunakan kuesioner sebagai instrumen utama pengumpulan data. Kuesioner ini berbasis skala Likert dan mencakup lima dimensi kepuasan: Keberwujudan (Tangibles), Keandalan (Reliability), Daya Tanggap (Responsiveness), Jaminan (Assurance), dan Empati (Empathy). Temuan – Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan frekuensi kepuasan responden pada dimensi Daya Tanggap (Responsiveness) dan Keandalan (Reliability), dengan skor masing-masing 86,7% dan 87,6%. Skor ini sedikit lebih rendah dibandingkan dengan tiga dimensi lainnya, yaitu Keberwujudan (88,5%), Jaminan (88,6%), dan Empati (88,4%). Rata-rata keseluruhan tingkat kepuasan pengguna adalah 87,9%, yang berada dalam interval 80,1%-100%, menunjukkan tingkat kepuasan "sangat memuaskan". Implikasi/batasan penelitian – Pengukuran tingkat kepuasan pengguna di laboratorium menjadi metode penting untuk meningkatkan kualitas layanan dan manajemen di laboratorium pendidikan. Temuan ini dapat memberikan tolok ukur bagi arah kebijakan layanan di masa depan. Keterbatasan penelitian ini adalah ukuran sampel yang relatif kecil. Orisinalitas/nilai – Berdasarkan temuan dan analisis, manajemen laboratorium perlu berfokus pada peningkatan layanan dalam dimensi Daya Tanggap (Responsiveness) dan Keandalan (Reliability) untuk mencapai tingkat kualitas layanan yang lebih seimbang.

EDULAB Majalah Ilmiah Laboratorium PendidikanVol. 9(2)
Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang (ID)
Openalex Percentile: Top 55%
Technology and Data Analysis
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.